
sesampai nya dipemakaman syifa menuju ke makam azka(ayah kandung syifa) diikuti tian dibelakangnya
"sebenernya kita mau kemana sih " tanya tian
bingung
"loe nggak liat ini kuburan, ya pasti mau ke makam lah "kesal
"iya gue tau loe mau kemakam tapi makam siapa" bingung
"nah sampai " sambil membersihkan makam papa nya.
tian hanya diam mengamati apa yang dilakukan syifa
"pah syifa datang! gimana papah bahagia kan disurga.. syifa selalu doain papah " tersenyum
"ini makam bokap kandung loe " tanya tian
"iya "
" berarti mamah loe pernah nikah 2x dong "
"nggak,, mamah cuma punya ayah " ucap syifa tertunduk
"terus "
"papah tinggalin mamah saat mamah hamil aku dan ayah lah yang menerima mamah dengan tulus bahkan menjagaku dengan sepenuh hati "
"sorry gue nggak maksud ngingetin loe "
" nggak papa , lagian udah berlalu lama gak perlu diinget-inget lagi "
tian merasa sedih melihat raut wajah syifa yang terlihat sedih ..
"fa yuk jalan-jalan bete gue"
" ayok, gue juga udah selesai "
lalu mereka pergi meninggalkan makam.
tian dan syifa bersenang-senang seharian.
mereka merasa sangat bahagia hingga akhirnya mereka memutuskan untuk pulang ..
sesampainya dirumah tian langsung membaringkan tubuhnya ke kasur. dia teringat saat bertemu dengan bapak-bapak
saat itu tian nggak sengaja duduk bersebelahan menunggu syifa kelar dari salon.bapak itu bertanya apakah tian pengantin baru.
tian menjawab iya tapi tian juga mengatakan jika istrinya masih sekolah jadi dia tidak berani berbuat lebih
bapak itu menyarankan untuk memakai pengaman atau dikeluarkan diluar dengan begitu akan aman..
kurang lebih begitu.membuat tian terus kepikiran.tak berapa lama syifa ikut berbaring disampingnya ..
syifa berniat memejamkan mata
tian memeluknya dari belakang tangan nya mulai bermain dibadan syifa
"jangan "menghentikan tangan tian
"nggak papa kan udah sah " bisik tian
" jangan, nanti kalau hamil gimana ??"
" aku bakal jaga-jaga kok "
" tapi .. " sambil membalikan badannya
"nggak papa sayang " rayu tian
tian ******* bibir syifa
.
.
.
.
.
akhirnya mereka selesai dengan ena2 nya
keesokan pagi nya syifa merasa susah berjalan
selangkangannya terasa perih..
zahra merasa bingung melihat syifa jalan pincang.
" kamu kenapa jalannya begitu nak " tanya zahra
" aku jatoh ma dikamar mandi kayaknya keseleo "
" cepat-cepat diurut sayang biar cepet sembuh " kawatir
" iya ma ini mau tian bawa urut " sahut tian dari belakang
" yaudah kami pergi dulu ma "
mereka pun menuju ke mobil.
*didalam mobil*
" masih sakit ya " tanya tian
" nggak usah tanya-tanya dah! udah tau sakit ini gara-gara loe " marah
"iya sorry abis gue semangat banget.. tapi enak kan " goda tian
".ihh apaan sih nggak jelas dah loe " memalingkan wajahnya karna malu
akhirnya mereka sampai dirumah charles
"assalamu alaikum" ucap syifa dan tian
" waalaikum salam, tian kok baru dateng sekarang sih " kecewa
" iya yah baru sempat, oh iya dimana mama ?? " tanya tian
" mama di amerika nak sedang menjalani pengobatan agar bisa sembuh seperti dulu, oh iya syifa kamu istirahat dikamar saja "
syifa mengangguk dan pergi menuju kamar tian
sedangkan tian dan charles ngobrol berdua diruang tamu.
"kayaknya udah gol nih " ledek charles
" iya dong yah " percaya diri
" gimana lancar " penasaran
" mantap lancar banget "mengacungkan jempol
" hahaha bagus itu baru anak ayah "tersenyum bangga
**********