LOVE FOREVER

LOVE FOREVER
PART 2



"mbk ning berapa semuanya?" syifa


mbk Ning adalah ibu kantin di sekolah syifa.


mbk ning pun menghampiri syifa


"sudah dibayar non semuanya " ramah


"kamu yang bayar Lu..! "tanya syifa pada Lulu


"nggak tu Fa gue aja lupa bawa dompet makanya kan gue minta traktir elu.. hehehe "Lulu cengengesan


"siapa yang bayar mbak kan kami belum bayar? "Syifa bingung


"rahasia non, orangnya minta nggak boleh dikasih tau namanya! saya permisi dulu non "pergi kembali melayani yang lain


"oh yasudah terima kasih ya mbk!" ucap Syifa


mbk Ning pun membalas dengan senyuman


"widihh fans baru ni! ampe bayarin makan segala lagi " ledek Lulu


"apaan sih loe!! "kesal


tak terasa jam sekolah sudah berakhir. Syifa menunggu ayahnya untuk menjemputnya.


"Fa gue duluan ya, jemputan gue dah dateng " Lulu pergi bersama pacarnya


"ya ati ati loe dijalan "


"ok bos "mengedipkan mata


Lulu pun pergi bersama sang pacar,


sedangkan Syifa masih menunggu.


*1 jam sudah berlalu*


tiba tiba ada mobil berhenti didepannya,


kaca mobilnya pun terbuka.


"pak Tian "kaget


"cepat naik "perintah Tian


"saya pak"bingung dan tengak tengok


"siapa lagi disini kan cuma ada kamu "tegas


"nggak terima kasih pak saya lagi nunggu jemputan"tolak Syifa


"cepat naik!! atau aku akan masukkan dalam daftar perilaku jelek dalam raportmu!! "ancam Tian


"baik baik pak "akhirnya menurut


Syifa pun naik ke mobil Tian,Tian melajukan mobilnya dengan kecepatan yang sedang.suasana begitu sangat canggung membuat syifa bingung harus berbuat apa?


"anjiirrr gue ngapain yak mau diancam saya guru killer ini?"batin Syifa


diam diam Tian terus melirik ke arah Syifa


"rumahmu di komplek Melati kan "ucap Tian


"loh kok bapak tau ?"bingung


"saya juga tinggal disitu!. saya juga kenal ayahmu,tepatnya aku adalah tetanggamu " Tian tersenyum


"kyaaaa... astaga senyumnya meluluhkan hati gue" batin Syifa


"masa sih pak? kok saya nggak pernah liat bapak" nggak percaya,karna memang nggak pernah liat.


"saya baru pindah minggu kemaren, wajar saja jika kamu nggak pernah tau saya "jawab Tian


akhirnya Syifa sampai dirumah. Syifa pun turun dari mobil Tian.


"tante.. "sapa Tian pada Zahra


Zahra sedang menyiram tanaman kesayangannya


"oh nak Tian sini mampir dulu "ramah


"nggak makasih tante,Tian pamit dulu! "


"oh gitu yasudah terima kasih sudah mengantar Syifa pulang "senyum


"iya tante sama-sama"


"hmmmm "Zahra berdehem


"mama kenapa?"tanya Syifa


"ternyata anak mama sudah dewasa " ledek Zahra


"ih mama apaan sih " malu


"udah,mama tahu kok. ayok masuk makan dulu "ajak Zahra


"iya ma"


lalu Zahra masuk menyiapkan makan siang.


sedangkan Syifa pergi ganti baju.


beberapa menit kemudian syifa pun keluar untuk makan.


syifa mulai makan tapi zahra terus memandanginya.


"mama kenapa kok liat aku gitu banget " Syifa bingung


"ganteng kan "dengan tatapan penuh makna


"siapa yang ganteng ?? "bingung


"tian lah!"


"biasa aja tu ma.. lagian tian itu guru paling galak disekolah tahu ma "sebal


"bukan galak, sayang tapi disiplin "tegas Zahra


"oh iya mama lupa kasih tau kalau papamu lagi nemenin Hanan study tour di Bali sekalian berkunjung ke tempat om kamu.. jadi beberapa hari kedepan kamu akan diantar jemput sama Tian,ok!!"jelas zahra


"ya ampun mah ngapain minta tolong dia sih!! kan Syifa dah gede dah bisa pulang pergi sekolah sendiri "eluh syifa


"mama nggak suka dibantah ya syifa!"tegas Zahra sambil melotot


"ok,ok fine terserah mama aja deh " pasrah


"nah itu baru anak mama yang nurut "tersenyum


selesai makan syifa langsung masuk kekamarnya. dia benar benar tidak setuju keputusan ibunya untuk diantar jemput Tian selama Vino ke Bali,tapi dilain sisi Syifa nggak bisa ngebantah omongan ibunya.


membuat syifa hanya bisa menurut


keesokan harinya


Syifa sudah bersiap ke sekolah. Syifa baru saja menyelesaikan sarapannya.


tinn..tin..


terdengar suara klakson mobil.


Zahra yang berada didepan rumah pun berteriak


"Syifa..!! cepat nak Tian sudah datang "teriak


"iya ma sebentar "sahut Syifa sambil menghampiri Zahra


"aku berangkat sekolah dulu ya mah "pamit Syifa sambil mencium tangan Zahra


Syifa pun menaiki mobil tian


"berangkat dulu ya tante "sapa Tian


"iya hati hati dijalan! tante titip Syifa ya "


"iya tante "


tian pun melajukan mobilnya menuju arah sekolah.sepanjang perjalanan syifa dan tian hanya diam tanpa sepatah kata pun.hingga akhirnya mereka sampai disekolah.


"pak saya turun disini saja! nggak enak kalau dilihat murid murid lain "


Tian pun memberhentikan mobilnya didepan gerbang.karna masih pagi jadi gerbang sekolah masih sepi


syifa turun dari mobil dan langsung masuk kedalam sekolah.


"Syifa... "Teriak Lulu


"tumben loe berangkat pagi? "heran


"enak aja biasanya juga gue berangkat pagi juga! kadang kadang aja kesiangan hehehe " Lulu cengengesan


"yaudah yuk ke kelas "ajak Syifa