LOVE FOREVER

LOVE FOREVER
PART 18



syifa bangun pagi seperti biasanya.karna disampingnya tidak ada tian jadi dia lupa jika tian adalah suami nya.


dia Bergegas masuk kamar mandi dan


"AAAAAAAAAAA.... " teriak syifa kencang


tian pun kaget dan langsung membekap syifa


vino yang mendengar anaknya berteriak segera menuju kamar syifa.


"syifa kamu kenapa nak?? " kawatir


"syuuut.. jangan macem-macem ku makan nanti " menakuti syifa


syifa mengangguk mengerti


"nggak papa yah tadi ada kecoa " teriak syifa


"oh kirain apaan , yasudah ayah sarapan duluan ya " meninggalkan kamar syifa


dikamar mandi syifa sadar jika tian tidak memakai sehelai baju pun.dengan sekejap dia menutup muka nya.


"loe ngapain disini ?? " tanya syifa


" jangan bilang loe lupa kalau gue suami loe " menghela nafas heran


"iya lupa " sambil sesegera mungkin keluar dari kamar mandi.


"hadeh, sabar-sabar tian ini cobaan " gumam tian


diluar kamar


"ya ampun badannya bagus banget " gumam syifa


syifa pun memilih mandi di kamar zahra


setelah mandi syifa langsung ganti baju dan sarapan..


"loh loe kok pakek baju santai?? pada tian


"owh iya gue lupa bilang.. hari ini diliburin karna sekolah lagi dipakai untuk pertemuan kepala sekolah dan semua direksi sekolah atas perpindahan kepemilikan gedung sekolah "


"hah sekolah dibeli!! siapa yang beli ?? " tanya syifa


"ayahku lah "


"om charles?? "


"iya siapa lagi "


"pantas ayah meminta bantuan om charles .. om charles tajir mlintir " batin syifa


"ngapain loe bengong?? owh gue tau loe tersepona akan kegantenganku ya " kepedean


"terpesona woy tersepona bahasa apaan itu "


"kan gue nggak bisa bilang terpesona, bisanya tersepona "


" nah itu bisa "


" kan contoh "


"serah dah serah cape gue ngomong ama loe " kesal


tiba-tiba vino dan zahra kumpul untuk sarapan


"seru apaan mah!! kesel iya." kesal


"kesel kenapa sih "


"masa tadi dikamar mandi tian..hmmm " syifa terhenti karna mulutnya dibekap tian


"dikamar mandi tian salah mukul.. mau mukul kecoa eh malah kena kaki syifa "cengengesan


"oh pantas syifa teriak tadi pagi "


"apaan sih loe sakit tau " melepaskan tangan tian


"syifa, jaga sikapmu hormati tian!! dia suamimu sekarang "


" iya, iya mah "


"yaudah syifa dh selesai makan, syifa mau ke kamar dulu ganti baju "pergi meninggalkan meja makan


"owh iya tian katanya ayahmu membeli sekolah tempat syifa sekolah ya?? "


"iya Yah.. biar buat keamanan syifa juga katanya "


" oh gitu bagus deh.. biar nggak ada yang bully syifa "


"dibully sih nggak mah, cuman penggemarku di sekolah banyak takutnya kalau mereka tau syifa dekat denganku, bisa-bisa syifa dicelakain "


"ya resiko punya suami ganteng ya begitu " melirik vino


kenapa zahra melirik vino??


karna dikantor zahra sering memergoki para karyawan wanita dengan terang-terangan menggoda vino


membuat zahra marah dan cemburu


"iya,iya aku setia kok "


"ternyata ayahnya syifa takut istri hihihi" batin tian menahan tawa


setelah makan tian menghampiri syifa dikamar.


ternyata syifa bersiap untuk pergi dengan memakai kerudung


"benar-benar cantik dan soleha istriku " batin tian terbengong karna terpana melihat kecantikan syifa yang alami


"ngapain loe bengong disitu" mengagetkan tian


" ngg..nggak kok ,loe mau kemana rapi begini"


" mau ke makam papaku kenapa?"


" papa?? loe nggak boleh gitu fa ayahmu kan masih hidup "


" ayah ku itu adalah ayah tiriku tapi sudah seperti ayah kandungku sedangkan gue mau ke makam papa kandungku "


" gue nggak ngerti maksud loe dah " bingung


" kalau nggak ngerti yaudah lah ,susah jelasin sama orang kayak loe " meninggalkan kamar


" ehh tunggu, gue anter ya ?? " ucap tian


" serah loe deh "


lalu mereka melajukan mobilnya ke arah pemakaman yang berjarak kira kira 3 jam dari rumah syifa