
" nggak tahu tiba-tiba lantai menjadi licin gue jatoh abis itu nggak inget apa apa"
"oh yasudah kamu istirahatlah gue tinggal dulu, loe mau makan apa kali aja loe nggak mau makan makanan rumah sakit"
" gue mau soto ayam aja "
" baik bos.. " berlalu pergi
setelah Tian pergi Syifa langsung menangis tersedu sedu ia masih tidak terima anak nya gugur begitu saja ia beranggapan pasti ada yang sengaja membuatnya terjatuh
dia pun menelfon Lulu
"(halo Lulu )" sesenggukan
saat itu Lulu sedang bersantai dipijit kaki oleh Andra sambil makan buah
" ( halo fa loe kenapa nangis)"kaget mendengar sahabatnya menangis
"(gue keguguran huhuhu!!) "
"(kok bisa, ngomong sama gue siapa yang bikin loe sampai keguguran )" membela sang sahabat
"(gue juga nggak tahu lu makanya gue minta tolong suami loe buat cari tahu, gue nggak mau bikin Tian makin ngerasa bersalah)"
"(baiklah fa loe yang sabar ya , gue bakal cari tu orang Sampek ketemu)"
setelah itu Syifa menutup telponnya
" ada apa sayang siapa yang telfon??" tanya Andra
" syifa dia keguguran huhuhu aku nggak bisa bayangin sakitnya kehilangan anak" mewek
"tenang saja sayang aku bakal selalu jagain kamu dan calon anak kita" lembut
" ay tolong bantuin syifa ya cari tahu siapa yang bikin Syifa sampai jatoh"
" iya baik sayang .. tapi kamu dirumah saja ya kan kakimu lagi sakit sakit" perhatian
" iya baik bos"
" yasudah aku pergi dulu, baik baik dirumah" seraya mencium kening Lulu.
semenjak nikah mereka jadi semakin mesra.andra juga sangat lembut pada lulu . membuat hubungan mereka semakin erat .
Andra sama sekali nggak keberatan dengan masa lalu Lulu.karna dia tahu itu semua terjadi juga karna kesalahannya ,dia bakal bikin Lulu selalu bahagia
Andra pergi menuju sekolahan Syifa.
sesampainya di sekolahan Andra segera mengecek semua rekaman cctv di toilet.
Andra menemukan gerak gerik aneh dari seorang gadis yang rasa rasanya pernah bertemu.
setelah diingat ingat
"Reno tolong selidiki gadis didalam video ini" ucap Andra pada Reno salah seorang kepercayaannya
"baik tuan muda " berlalu pergi
2 hari kemudian Reno menyerahkan semua berkas identitas Anas
" hasil penyelidikan kami menemukan jika gadis ini bernama Anas. anak dari pemimpin perusahaan bernama Jordan dan ibu nya bernama dessy "
"tapi dari penyelidikan sang ibu dimasukan ke rumah sakit jiwa karna depresi " lanjut Reno
" dessy?? jangan-jangan Tante Dessy ,sebaiknya aku tanyakan Om Charles saja" gumam Andra
dirumah tian
Syifa sudah pulang dari rumah sakit , Tian juga memberi perhatian lebih pada Syifa ..
sesungguhnya Syifa masih sangat terpukul dan sedih karna kehilangan bayinya tapi dia berusaha tetap ikhlas walaupun itu sangat menyakitkan
diruang tamu sudah ada Andra dan Charles yang sedang berbincang
" Om saya mau tanya sesuatu boleh?"
"boleh ,mau tanya apa?? "
"Om tau orang yang nama nya Jordan ??"
"ya Om tau , dialah yang merebut Tante dari tangan Om dulu "
"Om tau nggak kalau Tante pernah melahirkan anak dari Jordan ??"
"Om tau kok. cuma Om belum pernah bertemu"
"Om maaf ya menurut penyelidikan saya yang menyebabkan Syifa jatuh itu anak dari Jordan dan soal motif dia melakukan itu saya belum tahu"
" benarkah, tapi dia itu adik nya Tian loh "kaget
" saya juga nggak tau Om kali aja dia nggak tau kalau Tian kakaknya"
"kamu ada benar nya juga , sebaiknya aku sebar beberapa mata mata untuk melindungi keluargaku "
" baiklah Om saya pamit titip salam buat Tante dan yang lainnya "
"loh kenapa buru-buru nanti saja pulangnya??"
"maaf Om saya nggak bisa.maklum bumil dirumah lagi sakit kaki nya jadi ngga bisa ditinggal lama-lama"
" oh iya. ya udah salam buat istrimu ya semoga sehat sampai lahiran nanti "
"aamiin" berlalu pergi