
ditengah tengah makan lulu melihat pak tian sedang makan siang tak jauh dari meja nya.
" hemm fa pak tian udah dateng.katanya loe kangen deketin sono "
" apaan sih! siapa juga yang kangen " syifa salah tingkah
"halah ngaku aja kalau kangen!kalau nggak kangen ngapain bengong melulu ,nanyain pak tian dimana melulu " ledek lulu
"ihh lulu "malu
"siapa yang kangen sama saya " disamping kuping syifa
ya dari tadi tian mendengarkan percakapan mereka
muka syifa langsung merah merona
" pak tian! ngapain pak tian disini? " syifa salah tingkah
" kangen ya sama saya!" percaya diri
"ehmm kayak nya ada yang ketinggalan di kelas gue duluan ya fa "lulu meninggalkan syifa
"tungguin gue woyy "hendak menyusul lulu
tapi tangan syifa ditahan dan ditarik tian kepelukannya.
spontan tian langsung mencium bibir syifa
BLUSHHH..
wajah syifa merah dibuatnya.
saat itu posisi meja syifa dipaling pojok jadi tidak ada yang memperhatikan nereka.
syifa langsung mendorong tian mundur
"apaan sih loe main cium cium aja " malu
"lumayan.. manis.. "merasakan sisa-sisa ciumannya dengan syifa
"loe kira gue permen apa manis " marah karna salah tingkah
" katanya kangen sini dong peluk " percaya diri
" ihh ngapain sih "berlari meninggalkan syifa
tian hanya tersenyum kecil melihat tingkah syifa yang begitu menggemaskan.
sepulang sekolah syifa menunggu ayah nya untuk dijemput tiba tiba ada mobil berhenti dan membuka kaca nya.
"hai nak nama kamu syifa ya"
ya itu charles, dia sengaja untuk membawa syifa kerumah nya.
"maaf om siapa ya "bingung
" saya ayah nya tian .. mari kuantar pulang saya juga mau kerumah tian " berbohong
" hmm tapi om "ragu-ragu
" udah naik aja percaya saja sama om"
"hmmm baiklah om "menaiki mobil itu
charles pun melajukan mobil nya kearah rumahnyA.. syifa bingung karna jalan nya bukan arah untuk pulang dia pun bertanya.
"loh om ini bukan arah rumah syifa om " bingung
" om tau kok.. om mau menjemput mama nya tian dulu "
"loh bukannya orang tua pak tian udah meninggal ya "
" iya mereka orang tua angkat tian dan kami orang tua kandung tian.kami baru saja dipertemukan "tersenyum
" oh begitu om "
akhirnya mereka sampai sirumah.charles memperingatkan syifa agar tidak sembarangan berkata karna emosi dessy belum stabil.
" mari masuk "
" iya om " memasuki rumah megah charles
"wahhh gila rumahnya udah kayak istana " batin syifa terkagum kagum
"nah ini mama nya tian "menunjuk seorang wanita paruh baya.
"mah ini syifa pacarnya tian "
" kekasih anakku ya. cantik siapa namanya? " membelai wajah syifa
" syifa tante "
"mau makan ..? " ucap dessy
"nggak makasih tante tapi katanya mau ketemu tian "alasan pulang
" oh iya.. ayo sayang kita pergi bertemu an an kecil aku sudah rindu sangat " kekanak kanakan
" baiklah ayo berangkat "
lalu mereka menaiki mobil menuju rumah tian.
beberapa jam berlalu akhirnya mereka sampai
dessy tak henti-henti nya merangkul syifa.
" kami datang "memasukki rumah tian
"loh mama kok ngasih tau tian mau datang kan bisa tian jemput "menghampiri ayah dan mama nya
"lihat lah mama bawa si cantik calon mantu mama ya kan syifa "melemparkan senyum manis pada syifa
" ehhmm iya tante "tersenyum terpaksa
tian menahan tawa nya karna ia tau pasti ayahnya yang meminta syifa menuruti kemauan mama nya.
tiba-tiba tian mendapat telfon dari vino
"(hallo nak tian apa syifa disitu.. sampai sekarang dia belum juga pulang )" kawatir
"( syifa disini om .. om kesini saja jemput sendiri )"
"( baiklah )"menutup telfon nya
charles,dessy,tian dan syifa ngobrol bersama terlihat sangat bahagia.
"assalamualaikum " ucap vino
" masuk aja om! "
" wah lagi kumpul kumpul ya. loh charles loe disini "kaget
charles dulu nya adalah sahabat baik vino sejak kecil karna charles memilih jadi pemimpin gangster dan menjadi terkenal vino tidak pernah bertemu dengannya lagi.
"vino.. ya ampun apa kabar loe? " memeluk vino
"gue baik.. loe sendiri kemana aja btw tian anak loe.. "
" iya .. dan ini dessy istri gue. syifa anak loe?"
" iya syifa anak gue "
vino dan charles asik ngobrol berdua
mereka mengenang masa masa lalu.
"bukannya loe tinggal di surabaya ya kok pindah ke jakarta kenapa ??" charles
"gue ngurusin perusahaan nya ken dijakarta " vino
"loh emang ken pergi kemana sampe loe yang ngurus perusahaan? "
"semenjak ayah adam dan mama sherin meninggal ken pindah ke bali bersama anak dan istri nya. membangun bisnis baru. "
"apa!! om adam dan tante sherin meninggal kapan?? " ucap charles kaget
"sudah lama sekitar 10 tahunan lebih .. " vino menundukkan kepalanya
"maaf gue nggak tahu "
"nggakpapa kok "
"ngomong ngomong istri loe namanya siapa ??"
"zahra.. adeknya ken "
"zahra!! gue nggak nyangka loe bisa nikah sama zahra gadis pujaan loe dari dulu "
"iya gue juga nggak nyangka .. tapi ini semua berkat alm ayahnya syifa gue bisa nikah sama zahra "
"loh gue kira syifa anak kandung loe?"bingung
"bukan.. syifa anak dari mantan pacar zahra, tapi dia sudah meninggal sejak syifa berusia 2 tahun."