LOVE FOREVER

LOVE FOREVER
PART 14



"hihihi benar benar lucu "tertawa kecil


syifa berlari keluar wajahnya marih memerah,


dia benar-benar malu dibuat tian dan entah kenapa jantungnya berdebar begitu kencang.


"kenapa setiap gue deket tian rasanya deg deg an banget ya " gumam syifa tiba-tiba


"DORRRRR "mengagetkan syifa


"ee..ee.. setan setan "kaget


"buset dah temen sendiri dikatain setan ! ngeselin dah loe "kesal


" sorry. loe tau-tau nongol kaget gue "


"lagian sih loe bengong pagi-pagi, mikirin apaan sih "


tiba-tiba ponsel nya syifa berbunyi


"(assalamualsikum yah ada apa ??) " jawab syifa


"(nanti pulang sekolah bareng tian ya nak! ayah sama mamah ada yang perlu diomongin sama kalian )"


"(tapi yah.. )"


"( nggak ada tapi-tapian dengarkan omongan ayah )"


"(hmmm baiklah )"menutup panggilannya


"yang nelpon bokap loe ?? " tanya lulu


"iya!" lesu


"ko lesu gitu? bokap loe ngomong apaan ?? " tanya lulu


"gimana nggak lesu coba, bokap gue nyuruh gue pulang bareng pak tian "kesal


"widih bisa pdkt nih "


"pdkt dari hongkong .. pusing gue " eluh syifa


"yaudah kita masuk kelas aja bel masuk udah bunyi ,jangan sampai kita kena semprot pak tian karna terlambat "bergegas masuk kelas


mereka memasuki ruang kelas.tak terasa pelajaran hari ini sangat lancar.kini semua siswa sudah berhamburan keluar kelas tinggal tian dan syifa dikelas.


"ayo pulang tadi om vino minta gue anter loe pulang "menghampiri syifa


"iya iya bawel"berjalan keluar mendahului tian


tian melajukan mobilnya kerumah syifa.


sesampainya dirumah syifa,tian dan syifa kaget karna semua orang berkumpul.ada vino,zahra,charles dan dessy.


"cantikku sudah pulang "dessy menarik syifa duduk


"iya tante "tersenyum


"ada apa ini pah?? " tanya tian


"kami berencana menikahkan kalian "


"apa MENIKAH !!" UCAp syifa dan tian


"tapi yah syifa kan masih sekolah " menolak


"itu bisa diatur,pernikahan ini hanya keluarga dan tetangga terdekat saja yang tau. kamu nggak usah kawatir serta resepsi pernikahan akan dilakukan saat kamu lulus sekolah " jelas vino


"mah syifa nggak mau,tolongin syifa mah " rengek syifa pada zahra


"patuhi keputusan ayahmu nak "


"loe juga ngomong apa kek jangan diem aja!! "kesal


"gue nggak bisa nolak keputusan orang tua,ya mau gimana lagi " pasrah


"serah dah serah kalian ajalah " marah meninggalkan ruang keluarga


"maafkan kelakuan syifa ya, syifa terlalu kami manja dari dulu jadi begitulah "


"nggak papa gue maklumi kok.. yaudah gue pamit dulu ya, oh iya persiapan pernikahan sudah lengkap besok bisa kita laksanakan " berjalan keluar


"ok kalau begitu biar syifa jadi urusan zahra "


lalu keluarga tian pulang kerumah mereka.


dikamar syifa.


syifa merasa senang dan bingung.karna ia tidak menyangka jika harus menikah dengan tian, yang membuatnya bimbang adalah tian adalah guru disekolahnya.bagaimana jika teman temannya tau? itu akan membuat reputasinya buruk.


keesokan paginya


syifa sudah bersiap untuk berangkat sekolah


tiba-tiba zahra masuk membawa sebuah gaun.


"ya ampun syifa!! kamu mau kemana? "kaget melihat syifa


"sekolah lah ma emang mau kemana "


"nggak boleh , hari ini kamu sama tian bakal nikah!! cepet ganti baju !!" menyerahkan gaunnya


"tapi ma syifa belum siap buat nikah" rengek syifa


" semua orang sudah berkumpul. jangan buat mama dan papa malu "


zahra langsung membantu syifa ganti baju dan berdandan.di rumah tian semua orang sudah berkumpul menunggu syifa datang.


dari pintu depan syifa berjalan menuju arah tian.. syifa begitu cantik memakai gaun itu membuat tian tidak mengalihkan pandanganan dari syifa


"hei nak sabar ok, bentar lagi sah " goda charles sambil menepuk pundak tian


membuat tian tersadar


"iya yah " ucap tian tersenyum


"astaga rasanya jantungku ingin copot " batin syifa


jantung syifa berdebar kencang,dia benar-benar gugup karna sebentar lagi dia akan sah menjadi istri tian.