LOVE FOREVER

LOVE FOREVER
PART 74



"hmm hmmm" dessy mengagetkan anas dan marcel.


seketika marcel melepaskan tangan nya dan salah tingkah.anas yang juga salah tingkah langsung berpura pura tak terjadi apapun.


" ah ibu! kapan ibu datang?" gugup


" hmm lupa? oh iya ini ada buah untuk mu!"meletakkan nya di meja.setelah itu dessy menghampiri anas dan mencium kening anas.


" aku bangga padamu nak. jangan sia-sia kan orang yang begitu mencintaimu " dessy tersenyum seraya membelai lembut pipi anas.


" nak marcel,ibu juga terima kasih sudah menjaga anas dengan baik" tersenyum


"itu sudah kewajibanku menjaga istri dan calon anak ku. justru aku yang terima kasih pada ibu, sudah melahirkan malaikat secantik anas " ucap marcel sepenuh hati


" ih apaan sih kak,lebay deh ?" mencubit lengan marcel.


" aduh!! jangan gitu dong kan atitt " manja


"sudah,sudah sebaiknya kalian segera istirahat. ibu jugA mau istirahat! selamat malam " berjalan pergi meninggalkan kamar anas.


" hahhhh gugup nya tiba-tiba ibu dateng " membaringkan tubuhnya di pangkuan anas.marcel tersenyum-senyum menatap lekat wajah anas.


membuat anas merah merona. " kok kakak liatin aku gitu sih? apa wajahku kotor" malu.


" nggak kok. aku cuma terkesima melihat kecantikan istriku ini.hmmm aku juga ingin mendengarkan anak kita sedang apa ya sekarang " memiringkan badan nya dan mendekatkan kuping nya ke perut anas.


terdengar gerakan halus dan tendangan kecil dari perut anas.marcel merasa takjub bisa merasakan gerakan sang calon buah hati nya. marcel juga benar-benar senang bisa menghabiskan waktu bersama dengan istri nya.


*5 tahun kemudian*


oliver,olivia dan leandro atau biasa dipanggil an an ( putra dari marcel dan anas) sudah menginjak usia 5 tahun .


hari ini merupakan hari pertama mereka sekolah. mereka begitu populer dikarenakan wajah tampan dan cantik. tian dan syifa sempat kewalan meladeni sifat Oliver yang terlampau dewasa sebelum usia nya.


bahkan saat tian dan syifa menjemput pun dibuat kaget dengan kerumunan yang mengerumuni Oliver.


"via,dimana kakakmu ?"


" itu kakak " menunjuk kearah kerumunan dan


Doengggg...


hawa dingin dan dingin penuh aura suram menyelimuti wajah Oliver.


" astaga anak ini kenapa berekspresi seperti itu " menepuk jidat.


" ini semua salah mu! kan jani nurun ke Oliver" marah


" kok gara-gara aku sih " berasa tak bersalah


" iya kak. aku juga capek beldili mulu" membuka pintu dan langsung duduk berdampingan dengan Olivia.


" loh via sama An An mana ?" bingung


" aku disini ayah " membuka kaca mobil


" oh syukurlah.kirain kemana ?" menghela nafas lega.


" iver ,ayo pulang !" panggil syifa


oliver tak menjawab.dia langsung menghampiri mobil dan bergegas masuk mobil.


" ya allah ,bisa begini ini anak. nggak boleh seperti ini ! aku akan membuat oliver menjadi laki-laki yang hangat dan penuh perhatian " ucap syifa bertekad


" sayang! ayo pulang " panggil tian dari dalam mobil.syifa langsung masuk mobil tanpa berkata apa apa.


tian melajukan mobilnya dengan kecepatan normal.suasana begitu hening hingga syifa memutuskan untuk membuka pembicaraan.


" hmm anak-anak ! gimana hari pertama sekolah kalian? pasti menyenangkan kan "


" membosankan"Oliver


" nggak seru" olivia


" payah" leandro


" eh, bisa begitu ?" bingung


" ma, aku ingin home schooling aja lah!" ucap leandro dengan datar.


" loh kenapa?"


" anak-anak perempuan nya norak dan begitu merepotkan!" cemberut


" aku juga sependapat dengan kakak " olivia


"nggak bisa gitu sayang. anak mama yang pintar.mama kan udah daftarin kalian disitu! dan kalian tidak bisa seenaknya dong " nasehati syifa. tapi oliver dan olivia malah hanya diam seperti tak menghiraukan omongan syifa


" tante, tante !"


" iya sayang apa?"


" apa papaku tampan?"


" hmm entahlah . cob Tanya ke bunda kamu pasti dijawab "


" ah nggak mau ! setiap hari bunda hanya bisa berkata ' suamiku yang tampan pujaan hatiku' itu hanya membuatku merasa jijik " ucap leandro dengan datar