LOVE FOREVER

LOVE FOREVER
PART 13



"yasudah lah yang penting kan loe dh bisa milikin zahra.mau emaknya ya harus terima anaknya "


"iya lah gue tu suami dan ayah yang bertanggung jawab " percaya diri


"iya ya dah "


"hey vin gue liat tian kayaknya suka sama anak loe, gimana kalau tian gue jodohin sama anak loe aja gimana ? "


"gue sih setuju setuju aja, tapi semua keputusan ada di syifa. apalagi syifa masih SMA "


"betul juga apa yang loe bilang "


"ya ampun udah malem ya sekarang,gue harus buru-buru pulang pasti zahra udah nungguin "


lalu vino menghampiri syifa yang terus terusan dirangkul oleh dessy


"nak mari pulang sudah malam " ucap vino


"iya yah.. tante syifa pulang dulu ya udah malem "


"nggak boleh,kamu disini aja!! "


"sayang besok syifa harus sekolah jadi dia harus pulang dulu, besok sepulang sekolah kita jemput lagi ok sekalian jemput tian " bujuk charles


"benarkah "


"bener tante "


"baiklah kamu boleh pulang"


lalu vino dan syifa meninggalkan rumah tian.


syifa dan tian jalan menuju pulang.


sesampainya dirumah zahra sudah menunggu dimeja makan


"baru pulang dari mana saja kalian ?? "


" kami dari rumah tian, ternyata tian anak nya charles "sambil duduk dimeja makan


syifa juga langsung duduk dan mengambil makanan.. syifa makan dengan lahap.


" benarkah sayang,charles temen kamu waktu kecil kan "


" iya , syifa makan pelan-pelan makannya!" ucap vino


" aku lapar yah.. aku dari siang belum makan! ibu nya tian tidak membiarkan aku pergi "


" maklum sayang ibu nya tian kan lagi sakit "


"emangnya istri nya charles sakit apa sayang ?"


"depresi "


"kok bisa??"


"aku juga kurang tau .. sadahlah mari makan " ucap vino


dikamar tian


tian terus saya tersenyum memikirkan syifa.


dilamunan tian,tian terus terbayang bayang wajah syifa membuatnya tersenyum senyum sendiri.


charles sudah beberapa kali mengetuk dan memanggil tian tapi tidak ada jawaban.


dia kira tian tidur tapi pintunya terbuka sedikit,charles memutuskan untuk langsung masuk ke kamar tian.


tak diduga ternyata tian sedang melamun dibalkon kamarnya sambil tersenyum senyum menatap kamar di sebrang rumahnya.


"hmm hmm " menepuk pundak tian


"eh ayah, kapan ayah datang ?? "


"ayah sudah dari tadi masuk kesini ,melihatmu sedang melamun sambil tersenyum senyum pasti kamu sedang memikirkan orang dibalik kamar itu kan "


"nggak kok yah ,tian nggak mikirin apa apa " mengelak


"ayah pernah muda nak, ayah tau itu pasti kamarnya syifa kan ??! "


"i..i..ya "


"apa kamu benar benar menyukai syifa nak ?? jujur saja "


"iya yah.. aku sungguh-sungguh mencintai nya " ucap tian bersungguh sungguh


"bagus.. berjuanglah,pertahankan dia apapun yang terjadi "menepuk kedua pundak tian sambil berlalu pergi


"siap "


keesokan paginya tian sudah menunggu syifa di balik pintu kelas.dia sengaja berangkat pagi pagi karna tian tau syifa berangkat pagi.


tak berapa lama syifa turun dari mobilnya dan memasuki gerbang sekolah .sesampainya dikelas tiba tiba syifa ditarik ke balik pintu.


"eeh mau ngapain loe ??"syifa kaget


tian mendekatkan wajahnya ke wajah syifa


syifa dengan sergap menutup mulut nya


tian tertawa membuat syifa kebingungan


"kenapa ketawa gila ya loe "


"loe kira gue mau nyium loe ya hahaha "


"ng..nggak kok loe aja kepedean " mengelak


"tuh liat lipstik loe blepetan hahaha " tertawa sambil menyodorkan kaca


syifa kaget melihat kaca


benar saja lipstiknya blepetan .


syufa benar-benar malu ,dengan segera ia membenahi lipstiknya


"puas kan loe ketawa " sambil keluar kelas karna malu


*******//**