
"Anastasya. hmmm akhirnya kita akan bertemu kembali!" gumam Marcel tersenyum
" sugeng. tolong terima pegawai yang ini dan minta dia untuk datang besok ke kantor " memberikan resum Anastasya
" baik pak . saya permisi " berlalu pergi
" tunggu gadisku pangeran tampanmu ini akan segera menjadi milikmu " senyum penuh arti
diruang sekertaris sugeng berusaha menelfon Anastasya.
disisi lain anas yang sedang menikmati waktu santai nya tiba-tiba mendapatkan telfon dari nomor yang tak dikenal.
"(halo , dengan anstasya disini)" menggeser warna hijau
"(maaf saya sekertaris dari PERMATA AHN SCINCARE memberitahu anda jika resum anda diterima . mohon untuk datang tepat waktu besok)" sugeng menjelaskan.
"bagaimana ini? apa terima saja ya? ini kan yang aku cita-citakan untuk bisa kerja diperusahaan yang begitu sangat terkenal "batin anas bimbang
" (maaf nona bagaimana)"
"(hmmm baiklah. besok saya akan datang tepat waktu )"
"(baik terima kasih )"menutup telfon
"arghhhh akhirnya cita-cita ku akan tercapai ! tapi bagaimana jika aku bertemu dengan pria brengsek kemaren? semoga besok tak bertemu dengan nya !" gembira dan berharap
"wah.. kenapa nih anak ayah terlihat sangat bahagia" jordan tiba-tiba muncul dan duduk disamping Anas
"ayahhh!! akhirnya aku bisa bekerja di perusahaan PERMATA AHN SCINCARE itu " bahagia
"Anak Ayah memang hebat. semoga kelak kamu bisa menjadi orang yang sukses " berharap
"terima kasih ayah " bersandar di bahu jordan .
*keesokan hari nya *
Anas datang ke kantor dan menemui sekertaris sugeng .
" mari nona saya antar keruang direktur kami " ramah dan mengantar anas keruangan president direktur .
tok.tok.tok..
"masuk!" perintah marcel
sugeng membuka pintu dan mempersilahkan anas untuk masuk.
" maaf pak . nona anastasya sudah datang " beritahu sugeng
" baik.kamu bisa pergi sekarang !"
"hai nona! kita bertemu lagi " sok akrab
" hmmm tak kusangka hari ini begitu sial untukku " ketus
" tadi ngomong apa nona" pura-pura tak mendengarnya
" hehe tak apa-apa" bersikap ramah
"oh iya duduk nona! mari kita bicarakan kontral kerja kita sekarang " menunjukan dokumen kontrak kerja
" disini anda akan menjadi sekertaris pribadi saya untuk menggantikan sekertaris sugeng yang dipindahkan ke korea . gaji anda 30 juta perbulan dan ada beberapa akomodasi yang akan diberikan perusahaan untuk anda " jelas Marcel
" 30 juta? apa nggak salah?" kaget
" nona nggak salah dengar . karna ini adalah perusahan ternama di indonesia jadi soal gaji kami nggak akan main-main . apalagi dengan adanya saya president direktur paling tampan didunia anda akan betah bekerja disini" berbicara dengan penuh percaya diri
"cih paling tampan didunia"umpat Anas
" bagaimana? nona setuju!"
"baik saya setuju" menanda tangani dokumen kontrak itu
"huh kalau bukan perusahaan ini perusahaan idaman gue. ogah banget gue beturusan sama orang narsis kayak loe " batin anas dengan menatap tajam marcel
" saya tau , kalau saya ini tampan tapi jangan dipandangi terus nanti kamu bisa jatuh cinta loh" mengagetkan Anas
" maaf pak tapi saya tidak jatuh cinta pada anda. dan tolong jangan ganggu saya" tegas Anas
" baik nona cantik" tersenyum
" satu lagi .nama saya anstasya bukan cantik " berlalu pergi
"uhhhhh rasanya mau gila liat wajahnya yang begitu imut" salah tingkah.
anas pulang kerumah ibu nya untuk menenangkan fikiran.
" ibu , aku pulang!" masuk dengan wajah kesal
"buset itu muka apa baju ya lecek amat " ledek tian yang sedang makan siang
" apaan sih kak ikut campur urusan orang aja dah !" kesal
" duh aduh anak ibu kesal kenapa?" menghampiri anas
" anas lagi kesel banget . baru juga dapet kerja diperusahaan idaman anas . tapi kenapa harus dia direktur nya " menghela nafas