
" masuk !"teriak marcel.
" maaf pak saya ingin mengembalikan gaun ini pada bapak " meletakkan tas berisi gaun
" loh kenapa dikembalikan . ini kan sangat cocok untuk nona cantik kenakan " bingung
" tapi saya tak bisa menerima barang semahal ini pak. apalagi kemaren bapak sudah menolong saya " merasa tak enak hati
" kumohon terima ya! hatiku akan hancur jika dikau menolaknya "memohon
"tapi.. "
marcel memasang wajah sedih yang membuat Anas akhirnya luluh.
" baiklah saya akan terima " menghela nafas
" terima kasih " berdiri dan memeluk Anas
anas terbelalak kaget dan langsung mendorong Marcel hinggu terbentur dinding
"aduhhh " terbentur tembok
" maaf pak saya nggak sengaja " merasa bersalah
" nggak papa kok . nggak sakit !" berusaha tetap tenang
terlihat darah segar mengalir dari kepala marcel. ternyata tembok itu terdapat paku yang akan digunakan untuk memajang barang.
"astaga !! bapak berdarah " panik dan keluar mengambil kotak obat .
marcel pun duduk dikursi nya karna kepala nya terasa pusing . tak lama Anas masuk membawakan obat dan perban.
"maaf pak . saya obatin dulu " mulai membersihkan dan memperban kepala marcel yang terluka .
tiba-tiba marcel jatuh pingsan.
"pak luka nya sudah selesai diperban" membangunkan marcel
" pak bangun!" tapi tak ada jawaban
" jangan-jangan pak marcel pingsan! aduh gimana ini ! " panik dan bingung
anas berlari keluar karna panik .
"candy tolongin pak marcel pingsan !" panik
candy adalah asisten sekertaris nya Anas yang juga teman dekat nya dikantor.
"sebentar-sebentar aku telfon dokter dulu " ikut panik
beberapa menit kemudian akhirnya dokter sampai dan memeriksa keadaan marcel. beberapa menit kemudian .
" bagaimana dok leadaan pak marcel?" anas terlihat kawatir sekaligus merasa bersalah
" baik dok . saya akan merawat pak marcel dengan baik " menuruti perkataan dokter
lalu anas mengantar panji ke luar ruangan .
marcel yang tadi nya pingsan eh pura-pura pingsan langsung bangun kegirangan .
*30 menit yang lalu*
marcel menghubungi panji untuk membantu nya mendapatkan perhatian Anas. dengan alasan mengejar cinta sejati akhirnya panji setuju.
ponsel panji berdering
" marcel? tumben ni orang telfon .pasti ada yang nggak beres" curiga
"(hallo ada apa tumben telfon) " menggeser hijau
"(widih santai bro. gini gue mau minta tolong buat.....)"jelas marcel
"( ada bayaran nya nggak ni )"
"( jelas ada dong! kerja sama dengan marcel pasti selalu untung )"
"(baik. gue setuju!)"menutup panggilan nya
and
setelah mengantar dokter panji , anas kembali keruangan marcel.
marcel pun kembali berpura-pura baru membuka mata.
"uhh aku kenapa?" memegang kepala nya
" pak marcel !" menghampiri
"sepertinya kepala saya gagar otak "
" nggak kok. pak marcel cuma syok ringan nggak parah"
" aku ingin pulang,tapi dirumah nggak ada orang . sebaiknya aku hubungi kepala pelayan reon untuk segera datang" terlihat kasian
"nggak usah pak. biar saya temani bapak dirumah itung-itung buat nebus kesalahan saya" merasa bersalah
" tapi nona cantik kan nggak nyaman berada didekat saya"
"nggak kok pak. lagian kan hanya sementara "
"baiklah .sekarang kita pulang !" mulai berjalan tapi sempoyongan
" mari pak saya bantu jalan" memegangi tangan marcel
neohuideul-eul salanghae💞💟