
" woy bro baru bangun loe !"yang sedang menyiapkan makan malam.
"ngapa nggak bayar pembantu aja buat ngurusin rumah?" duduk dimeja makan
" orang ditanya malah balik nanya loe bener-bener dah "menggelengkan kepalanya.
" iya ya bawel . gue tadi ketiduran baru bangun karna denger Syifa mandi "
" makanya jangan kebanyakan gituan .nggak tau apa gue lagi mati-matian nahan nafsu "dengan mimik muka sedih
" huahahaha rasain loe nggak dikasih ya ama Lulu "mentertawakan Andra.
"ketawa aja teros ntar loe juga ngerasain kalau syifa lahiran nanti "
" nggak mungkinlah pasti Syifa ngasih gue dong " dengan penuh percaya diri
" gila loe ya. orang perempuan lahiran itu nya dijahit woy luka bedarah-darah liatnya aja ngilu ya kali gue setega itu . kalau nggak percaya sono tanya nyokap loe dia pasti bilang nggak boleh "
" masa sih boong kali loe " nggak percaya
" yaudah kalo loe nggak percaya !" ikut duduk dimeja makan
" nggak percaya apa? kalian lagi ngomongin apaan sih heboh banget " yang tiba-tiba muncul dan langsung nimbrung ikut makan malam
" itu tu Ti.."terhenti karna Tian membekap mulutnya.
" bukan apa-apa kok sayang . udah terusin aja makannya " tersenyum
selesai makan Tian termenung sendiri diteras depan rumah . dia memikirkan apa yang diomongin Andra tadi waktu makan malam.
" apa sebaiknya gue tanya mama ya . eee nggak ah malu banget kalo harus tanya mama ! " gumam Tian sendiri
" aha tanya mbah go*g*e aja ya " mengambil ponselnya.
Tian mulai searching-searching tentang apa yang tidak boleh dilakukan pasca ibu melahirkan.
" apa 40 hari! gila lama banget . gue harus puasa selama itu " tercengang
"woy ngapa loe teriak-teriak sendiri ? gila loe ya" ucap Andra menghampiri tian.
" bukan urusan loe! " bersikap biasa
" halah loe pasti mikirin apa yang gue omong tadi kan ! hayo ngaku.." ledek Andra
" udah bilang aja iya, nggak usah gengsi dah loe. ni ya gue bilangin nahan nafsu tu berat banget bro "
" udah ngapain ngomongin begituan sih? ngomong-ngomong ngapa loe nggak nyari pembantu/ baby sitter aja sih buat bantu bini loe "
" bini? istri Tian bukan bini ! "
" sama aja"
" beda dong istri tu belahan jiwa separuh dari nyawa dan soal itu kata lulu lebih baik semua urus sendiri apa lagi gue libur. pake pembantu itu malah boros" ceramah Andra
" iya pak ustadz "
"syifa kemana nggak keliatan "
"syifa tidur "
"Andraaaaaa!!! sayangg !!cepat kemari !!" teriak Lulu
"Tian, gue pergi dulu ok. bos besar udah manggil" berlalu pergi
"dasar suami takut istri. kalau dipikir-pikir ntar kalau gue punya anak seru kali ya nggak kayak gini bingung mau ngapain? " gumam tian
"sebaiknya aku menyusul syifa ke kamar saja " beranjak masuk .
betapa terkejut nya tian saat masuk kMar mendapati syifa sudah tergeletak dilantai.
"syifa kamu kenapa sayang ?" panik
tian pun membopong syifa ke kasur.setelah meletakkan syifa, tian menemui Andra dikamarnya.
" dra tolongin gue . syifa pingsan !" panik
" apa pingsan!" ucap serentak Lulu dan andra
" sebentar Tian gue telfon dokter pribadi gue dulu " mengambil ponselnya dan menghubungi dokter pribadi agar segera datang kerumahnya.
*1 jam yang lalu dikamar tamu*
setelah makan syifa kembali kekamar . tiba-tiba syifa merasa mual .
"hueekk... " syifa bolak balik ke kamar mandi karna sangat mual.