LOVE FOREVER

LOVE FOREVER
PART 49



" woy bro baru bangun loe !"yang sedang menyiapkan makan malam.


"ngapa nggak bayar pembantu aja buat ngurusin rumah?" duduk dimeja makan


" orang ditanya malah balik nanya loe bener-bener dah "menggelengkan kepalanya.


" iya ya bawel . gue tadi ketiduran baru bangun karna denger Syifa mandi "


" makanya jangan kebanyakan gituan .nggak tau apa gue lagi mati-matian nahan nafsu "dengan mimik muka sedih


" huahahaha rasain loe nggak dikasih ya ama Lulu "mentertawakan Andra.


"ketawa aja teros ntar loe juga ngerasain kalau syifa lahiran nanti "


" nggak mungkinlah pasti Syifa ngasih gue dong " dengan penuh percaya diri


" gila loe ya. orang perempuan lahiran itu nya dijahit woy luka bedarah-darah liatnya aja ngilu ya kali gue setega itu . kalau nggak percaya sono tanya nyokap loe dia pasti bilang nggak boleh "


" masa sih boong kali loe " nggak percaya


" yaudah kalo loe nggak percaya !" ikut duduk dimeja makan


" nggak percaya apa? kalian lagi ngomongin apaan sih heboh banget " yang tiba-tiba muncul dan langsung nimbrung ikut makan malam


" itu tu Ti.."terhenti karna Tian membekap mulutnya.


" bukan apa-apa kok sayang . udah terusin aja makannya " tersenyum


selesai makan Tian termenung sendiri diteras depan rumah . dia memikirkan apa yang diomongin Andra tadi waktu makan malam.


" apa sebaiknya gue tanya mama ya . eee nggak ah malu banget kalo harus tanya mama ! " gumam Tian sendiri


" aha tanya mbah go*g*e aja ya " mengambil ponselnya.


Tian mulai searching-searching tentang apa yang tidak boleh dilakukan pasca ibu melahirkan.


" apa 40 hari! gila lama banget . gue harus puasa selama itu " tercengang


"woy ngapa loe teriak-teriak sendiri ? gila loe ya" ucap Andra menghampiri tian.


" bukan urusan loe! " bersikap biasa


" halah loe pasti mikirin apa yang gue omong tadi kan ! hayo ngaku.." ledek Andra


" udah bilang aja iya, nggak usah gengsi dah loe. ni ya gue bilangin nahan nafsu tu berat banget bro "


" udah ngapain ngomongin begituan sih? ngomong-ngomong ngapa loe nggak nyari pembantu/ baby sitter aja sih buat bantu bini loe "


" bini? istri Tian bukan bini ! "


" sama aja"


" beda dong istri tu belahan jiwa separuh dari nyawa dan soal itu kata lulu lebih baik semua urus sendiri apa lagi gue libur. pake pembantu itu malah boros" ceramah Andra


" iya pak ustadz "


"syifa kemana nggak keliatan "


"syifa tidur "


"Andraaaaaa!!! sayangg !!cepat kemari !!" teriak Lulu


"Tian, gue pergi dulu ok. bos besar udah manggil" berlalu pergi


"dasar suami takut istri. kalau dipikir-pikir ntar kalau gue punya anak seru kali ya nggak kayak gini bingung mau ngapain? " gumam tian


"sebaiknya aku menyusul syifa ke kamar saja " beranjak masuk .


betapa terkejut nya tian saat masuk kMar mendapati syifa sudah tergeletak dilantai.


"syifa kamu kenapa sayang ?" panik


tian pun membopong syifa ke kasur.setelah meletakkan syifa, tian menemui Andra dikamarnya.


" dra tolongin gue . syifa pingsan !" panik


" apa pingsan!" ucap serentak Lulu dan andra


" sebentar Tian gue telfon dokter pribadi gue dulu " mengambil ponselnya dan menghubungi dokter pribadi agar segera datang kerumahnya.


*1 jam yang lalu dikamar tamu*


setelah makan syifa kembali kekamar . tiba-tiba syifa merasa mual .


"hueekk... " syifa bolak balik ke kamar mandi karna sangat mual.