LOVE FOREVER

LOVE FOREVER
PART 66



miring kanan, miring kiri tapi anas tetap saja tidak bisa tidur.


"apa kamu gakpapa?"


"hmm, ntahlah ! aku nggak bisa tidur!" duduk


"kamu lapar?"


" kenapa kamu tanya begitu? nyindir?" kesal


" bukan gitu kok! cuma biasanya kalau bumil tidak bisa tidur itu bisa jadi karna dia lapar!"


"kalau aku lapar, udah aku makan buah yang di meja itu!"


"oh iya lupa, ada buah ya di meja. terus kamu kenapa nggak bisa tidur?"


" kamu tidur disofa gih! aku kok nggak nyaman kamu ada disini" ketus


"kok gara-gara aku sih ?"bingung


"saya juga nggak tau? mungkin anak ini nggak suka dengan keberadaan anda" memalingkan wajah


" hmmm, ok baiklah! aku akan tidur disofa" berpindah ke sofa


anas segera membaringkan tubuh nya kembali.sebenarnya anas merasa tidak bisa mengontrol perasaan nya jika dekat dengan marcel.akhirnya kini anas bisa tertidur pulas setelah marcel tidur disofa.


dini hari tadi marcel merasa kedinginan tidur disofa.jadi ia memutuskan untuk kembali ke tempat tidur dan membaringkan badan nya disamping anas.


*keesokan hari nya*


anas terbangun dan merasa tubuhnya sulit bergerak. anas lalu membuka mata nya dan mendapati marcel yang sedang tidur memeluknya.


"astaga tangan nya kenapa berat begini sih!" gerutu anas sambil mencoba melepaskan pelukan marcel.


beberapa saat kemudian anas masih belum bisa melepaskan pelukan marcel.semakin dia berusaha, pelukan marcel semakin kuat.


kruyukkk...


"aduh kamu laper ya sayang" mengelus perutnya.


kini anas benar-benar merasa kesal karna lapar


"MARCELLLLLLLLL!!!!!"teriak anas sekuat tenaganya


" astaga! kenapa kamu teriak-teriak sih cintaku" menutup kuping nya


"gini kek dari tadi!" beranjak keluar kamar karna pelukan anas sudah terlepas.


"eh cintaku pujaan hatiku kamu hendak kemana?"mengikuti anas


"aku ingin makan!" membuka kulkas tapi tak satupun makanan yang ditemukan kecuali buah dan sayur mentah.


"hadehhh kenapa tidak ada makanan?" menghela nafas kecewa


" kamu duduk disini, aku akan masakan sesuatu untukmu!" mendudukan anas dikursi


"yaudah,cepetan!"


30 menit berlalu


"tara soup ayam siap untuk dinikmati " meletakkan nya kemeja.


" aku nggak suka ayam nya ganti!"


" apa? tapi ini enak kok " mencoba mencicipinya juga


" aku bilang nggak suka ayam , ganti ya ganti! " kesal


" tapi kata ibumu , kamu suka soup ayam"


" ntahlah aku merasa rasa ayam nya aneh ,nggak enak !"


"ok, ok baiklah aku buatkan soup daging untumu " kembali memasak


1 jam berlalu kini soup daging nya sudah matang. marcel kembali menyajikannya ke meja.


"hmm,lumayan dari pada yang tadi " anas memakannya hingga habis tak tersisa.


"kamu gak sisain buat aku " kecewa karna soup daging adalah makanan faforitnya.


"itu makan soup ayam mu saja, kan kamu bilang itu enak jadi habiskan ya " meninggalkan marcel sendiri


"tapi..tapi aku nggak suka ayam " berbicara pelan karna anas sudah masuk kamar.


*dirumah tian*


" tian kamu nggak kerja?" tanya dessy karna hari sudah hampir siang tapi tian masih bersantai nonton tv.


" nggak mah, hari ini kantor aku liburkan .ya itung-itung biar mereka bisa istirahat"


" oh iya gimana keadaan sekolah sma milik kita?"


" oh sekolah itu , makin berkembang kok mah.pemasukan dari sekolah juga lumayan meningkat dari tahun kwmarin "


" syukurlah.dimana syifa?"


" biasa mah kaki nya kumat lagi jadi dia dikamar istirahat"


" kamu jangan sampai lalai jagain syifa ya !"


"ok siap mah, tian tahu kok! . oh iya lupa!"


" lupa apaan ?"


" syifa bilang ingin dibeliin bubur ayam . aku pergi dulu ya ma" buru- buru pergi


" hadeh anak ini " menghela nafas.


tian jalan kaki mengelilingi komplek.mencoba mencari penjual bubur ayam.hingga ia mendapatkan penjual bubur ayam nya.


"bang bubur nya 1 ya !"


"yah mas buburnya habis! tinggal satu porsi untuk mbak ini "


" aduh gimana nih? cari dimana lagi ya?" bingung


" tian " sapa seorang wanita yang hendak pergi sehabis beli bubur


" loh rara kamu disini? "


" iya rumahku deket sini.kamu sendiri ngapain disini?"