
"yang kenapa sih kamu nggak nikahin aku aja?"tanya Silvia
"iya sayang aku baru cari uang buat biaya nikah kita,apa kamu nikah kita yang biasa biasa aja?"tanya Marcel
Silvia menggeleng.
"makanya sabar ya sayang kita senang senang dulu aja"ucap Marcel
"iya sayang"ucap Silvia memeluk Marcel
****
"May"panggil Rio
"eh kam"jawab Maya
"habis mengantar catering?"tanya Rio
Maya mengangguk.
"mau makan siang bareng?"tanya Rio gugup
"boleh kebetulan aku juga belum makan siang,tapi bukan nya di kantor kamu semua karyawan dapat jatah makan siang ya?"tanya Maya
"iya sih tapi mau ngobrol aja ama kamu"ucap Rio gugup
Maya tersenyum malu.
"hai Ra"seru Maya ketika melihat Kimora di parkiran
"Maya"ucap Kimora menghampiri Maya
"ngapain lo di sini?eh ada Rio juga"tanya Kimora
Rio hanya tersenyum mengangguk.
"nganterin catering"jawab Maya
"jadi catering lo yang kerja sama dengan kantor Alkha?"tanya Kimora
Maya mengangguk.
"oh gue ngaterin makan siang buat Alkha dulu ya"pamit Kimora
"iya,gue ama Rio juga mau makan bareng"ucap Maya
"cie"goda Kimora
"apaan sih"ucap Maya mencubit pinggang Kimora
Sementara Rio hanya tersenyum malu malu.
****
"itu kan Silvia"gumam Rio
"kamu lihat apa?"tanya Maya menoleh ke arah Rio menatap
"itu kayak mantan pacar nya Alkha"jawab Rio
Maya kembali menoleh ke arah pandangan Rio "mantan pacar Alkha yang ninggalin Alkha demi menikah dengan pria yang lebih kaya itu?"tanya Maya
Rio mengangguk "kamu tahu?"tanya Rio
"iya ,Kimora yang cerita"ucap Maya
"tapi kayak nya itu bukan suami nya deh"ucap Rio
"Ha?terus sama siapa dia?"tanya Maya penasaran
Rio menggedikkan bahu nya tanda dia tak tahu.
****
"kan aku mau nya makan masakan istri aku,sekalian biar bisa lihat dia,kangen tauk"jawab Alkha
Kimora tersenyum mendengar gombalan Alkha.
"tadi aku lihat Maya sama Rio mau makan siang bareng katanya"ucap Kimora
"oh jadi beberapa hari ini Rio nanyain soal Maya terus karena mau ngedeketin Maya"gumam Alkha
"masa sih Rio nanyain Maya?"tanya Kimora
Alkha mengangguk "nggak apa apa lah Rio orang nya baik,setia juga"ucap Alkha
Kimora membereskan sisa makan siang suami nya.
"aku langsung balik kantor ya yang"pamit Kimora
"kok buru buru amat?"tanya Alkha
"iya jam setengah dua ada meeting,jadi harus segera balik biar nggak telat"ucap Kimora
"yang,kalau kamu capek resign aja dari pekerjaan kamu fokus ngurus rumah"ucap Alkha
"kenapa?"tanya Kimora memegang pipi Alkha
"aku cuma kasihan sama kamu,sudah capek kerja masih ngurus rumah,bahkan pulang terkadang juga naik taksi kalau aku pulang malam,aku nggak tega lihat nya"lirih Alkha
Cup
Kimora mengecup bibir suami nya membuat Alkha tersenyum bahagia
"aku masih senang dengan pekerjaan ini,kalau untuk mengurus rumah itu kan memang sudah kewajiban aku sebagai istri"ucap Kimora
Alkha menatap kagum dengan semangat istri nya kemudian dia mencium kening Kimora.
"aku anter ya?"pinta Alkha
Kimora mengangguk kan kepala.
****
Alkha yang meeting dengan klien nya di sebuah Restoran melihat Silvia bersama laki laki tapi bukan Hans,suami nya.
"hai Kha"sapa Silvia
Alkha hanya mengangguk dan tersenyum kecil.
"siapa yang?"tanya Marcel
"mantan pacar aku"ucap Silvia semabari tersenyum menghina ke arah Alkha
"oh,kenalin gue Marcel calon suami Silvia"ucap Marcel mengulurkan tangan nya.
"Alkha"jawab Alkha menyambut uluran tangan Marcel
"aku ke toilet duku yang"pamit Marcel meninggalkan Alkha dan Silvia berdua.
"bukan nya suami lo Hans ya?"sinis Alkha
"nggak usah bahas si pecundang itu"ucap Silvia kesal
"apa karena Hans sudah tak sekaya dulu jadi lo tinggalin dia?seperti yang lo lakuin ke gue dulu?"tanya Alkha ketus
"lo masih belum bisa move on dari gue?"tanya Silvia tertawa
"nggak usah ke PD an,istri gue 1000 kali lebih baik dari lo yang terpenting istri gue nggak matre"ucap Alkha tersenyum kecil kemudian meninggalkan Silvia.
"lihat aja lo pasti bakal mengemis ngemis cinta lagi ke gue"geram Silvia memukul pelan meja di depan nya.