
Sudah hampir dua minggu Kimora pergi dan Alkha sudah mulai frustasi.Sementara nenwk Kimora diam diam menghubungi Darwis memberi tahu kalau Kimora ada di sana.
"bu kita ke rumah ibu sekarang,Kimora ada di sana"ucap Darwis.
"serius yah?"tanya Lina.
Darwis mengangguk.Kemudian mereka bersiap ke rumah orang tua Darwis.
"om sama tante mau kemana?"tanya Maya yang baru pulang kerja.
"mau ke rumah nenek,katanya Kimora ada di sana"ucap Lina.
"serius?"tanya Maya senang.
Darwis dan Lina mengangguk bersamaan.
"kalau gitu Maya ikut,Maya kangen banget sama Kimora"ucap Maya kemudian bersiap ikut om dan tante nya.
Sesampai nya di rumah orang tua Darwis.
"Kimora sejak kapan ke sini buk?"tanya Darwis.
"dari pertama kamu telepon dia sebenar nya sudah di sini,tapi dia minta untuk tak memberitahu kan ke kalian"ucap nenek.
"Kimora sekarang di mana nek?"tanya Maya.
"dia ada di tepi pantai biasanya kalau jam segini"jawab nenek.
Maya langsung berlari mencari sepupu nya.Dia menatap kasihan ke sepupu nya yang duduk sendirian di tepi pantai,memandang lautan lepas di depan nya dan sesekali terlihat dia mengusap air mata nya.
"kalau emang kangen suami,pulang dong Ra"ucap Maya tiba tiba membuyarkan lamunan Kimora.
Kimora menoleh "Maya" ucap nya ketika melihat Maya duduk di samping nya.
Maya memeluk Kimora "kamu kenapa pergi tanpa ngasih kabar ke aku,kamu tahu nggak semua panik cariin kamu,apalagi Alkha dia seprti orang gila nyariin kamu kesana kemari"omel Maya.
Kimora tak kuasa menahan air mata nya dia menangis dalam pelukan Maya.
"kamu kenapa Ra?cerita ke aku"ucap Maya.
"gimana keadaan Alkha?"tanya Kimora melepas pelukan nya.
"dia kacau,dia berantakan parah"ucap Maya.
Kimora kembali menangis.
"kenapa kamu ninggalin Alkha?"tanya Maya lagi.
Belum Kimora menjawab tiba tiba
"Kimora"panggil Lina dan Darwis.
Kimora menoleh dan langsung memeluk orang tua nya.
"kamu kenapa pergi tanpa pamit sih nak,kita semua khawatir sama kamu nak"ucap Lina menangis sambil memeluk putri nya.
"kamu kenapa sayang?"tanya Darwis mengelus rambut belakang putri kesayangan nya.
Kimora melepas pelukan nya dan kembali duduk di ikuti oleh Lina dan Darwis.
"yah,buk kalian ingat nggak waktu SD Kimora mau di culik?"tanya Kimora.
"iya kenapa sayang?"tanya Lina.
"yang waktu itu kamu di selamatin oleh teman kamu yang akhir nya dia tertabrak motor dan koma itu kan?"tanya Darwis.
Kimora mengangguk "dan waktu itu Kimora berucap kalau mau menuruti permintaan teman Kimora itu sebagai bentuk ucapan terima kasih Kimora"ucap Kimora.
"kalau nggak salah nama nya Silvia bukan?"tanya Lina.
"iya buk,Silvia dan dia juga mantan kekasih Alkha"ucap Kimora.
Lina,Darwis dan Maya menoleh ke Kimora.Kimora menghela nafas kemudian meneruskan perkataan nya.
"kenapa Kimora ninggalin Alkha,karena Silvia menginginkan Alkha,dia ingin Kimora ninggalin Alkha sebagai ganti pengorbanan nya yang telah menolong Kimora pada waktu itu"ucap Kimora menangis.
"tapi kan kamu bisa nolak nak"ucap Lina.
"pertama Kimora menolak karena Kimora sangat mencintai Alkha,tapi semakin Kimora menolak Kimora semakin merasa bersalah buk"ucap Kimora.
"tapi kan lo nggak minta dia buat nyelamatin lo waktu itu"timpal Maya.
"tapi seandainya waktu itu Silvia nggak selamatin gue mungkin gue nggak ada di sini bareng kalian,dia dulu lakuin itu atas dasar persahabatan"ucap Kimora.
"terus sekarang lo ninggalin Alkha juga atas dasar persahabatan?"tanya Maya kesal.
Kimora tak menjawab hanya menangis.
"Ra,kamu melakukan ini atas dasar persahabatan tapi apa kamu memikirkan perasaan Alkha?"tanya Darwis.
Kimora menoleh ke Darwis tapi tidak menjawab.
"kamu nggak kasihan sama Alkha?kesana kemari mencari kamu,bahkan dia menyalahkan diri nya sendiri karena kamu pergi"ucap Darwis.
"dulu sebelum ada Kimora,Alkha juga bahagia sama Silvia"ucap Kimora menundukkan kepla nya.
"itu dulu Ra,sebelum akhir nya Alkha jatuh cinta sama lo,lo tahu nggak betapa kacau nya dia,frustasi nya dia nyariin lo,itu udah terlihat betapa Alkha sangat mencintai lo,lo mikirin nggak perasaan Alkha ketika lo mutusin buat ninggalin dia demi permintaan Silvia yang tak masuk akal itu"ucap Maya emosi.
"iya sayang,kamu juga harus mikirin Alkha"ucap Lina.
"Kimora yang gue kenal dulu dia orang yang sangat optimis,dia selalu memikirkan perasaan orang lain tanpa menyakiti yang lain,yang tak mudah menyerah demi mengusahakan yang terbaik ,di mana pun dia berada orang akan dengan mudah menyayangi nya,bukan Kimora yang seperti ini yang pesimis,yang mudah menyerah,bahkan cenderung menyakiti orang lain kayak gini"ucap Maya.
Kimora terdiam dia menatap kembali lautan lepas di depan nya memikirkan banyak hal.
Tittt tiittttt suara ponsel Darwis.
"hallo"
"...."
"oh iya aku coba bujuk dia"ucap Darwis menutup telepon.
"siapa yah?"tanya Lina.
"Hendra,katanya Elsa sakit dan nggak mau makan,dia mau ketemu Kimora"ucap Darwis.
"lo lihat begitu banyak yang menyayangi lo,lo juga harus pikirin kebahagiaan lo sendiri Ra,Silvia cuma iri sama lo dia mau lo tersakiti bukan karena dia cinta sama Alkha,kalau dia cinta dia nggak akan tinggalin Alkha dulu"ucap Maya.
"lo benar May,gue nggak boleh nyerah gue hatus pertahanin rumah tangga gue,gue nggak mau korbanin kebahagiaan orang orang yang sudah mensupport gue,gue bakal pulang"ucap Kimora semangat.
Darwis,Lina dan Maya pun tersenyum kemudian mereka memeluk Kimora.