KHILAF

KHILAF
KHILAF EP.73



Alkha berangkat ke kantor tapi Kimora tidak ikut dia merasa capek hanya ingin tiduran saja di rumah.Karena kandungan nya pun sudah memasuki waktu nya hanya tinggal menunggu saja.


"Mil,saya ada meeting jam berapa?"tanya Alkha ke sekretaris nya.


"habis makan siang pak,sama mbak Dinda"jawab Mila.


"oh,oke suruh Rio keruangan saya!"perintah Alkha


"pak Rio nya nggak masuk pak,katanya istri nya sakit"jawab Mila.


"Maya sakit?kok nggak kasih kabar ya"ucap Alkha.


Mila hanya mengangguk tak menjawab.Alkha kemudian kembali berjalan menuju ruangan nya.Ketika jam makan siang tiba Alkha ke restoran dekat kantor nya.


"Kha" sapa Dinda.Tapi di cuekin oleh Alkha.Dinda tanpa izin mengambil duduk semeja dengan Alkha.


"aku ke sini karena nanti kita kan ada meeting,jadi aku ke sini duluan sekalian mau temenin kamu makan"ucap Dinda tersenyum.


Tapi Alkha tak menjawab masih cuek dan menikmati makanan nya setelah selesai makan Alkha bangkit untuk kembali ke kantor karena masih jam istirahat jadi dia mau istirahat di kantor.


"Kha,jangan cuekin aku,aku nggak bisa Kha"ucap Dinda yang tiba tiba memeluk Alkha.


"lepasin nggak!"bentak Alkha yang kaget dengan tindakan Dinda.Tapi Dinda nggak mau malah makin erat memeluk Alkha.Ketika Alkha berusaha melepaskan pelukan Dinda.Tiba tiba...


"Alkha,kamu ngapain peluk pelukan ama wanita lain?"tanya Darwis yang kebetulan juga ada kerjaan dan mampir untuk makan.


"ayah" ucap Alkha ketika Alkha menoleh mendapati mertua nya yang sudah melotot melihat nya di pelukan Dinda.


"kamu nggak akan pernah bisa berubah"ucap Darwis marah meninggalkan tempat itu.


"yah,dengerin Alkha dulu!"ucap Alkha yang masih mencoba melepaskan pelukan Dinda.Tapi Darwis pergi begitu saja dengan marah tanpa mau mendengarkan Alkha.


Dan ketika Alkha berhasil melepaskan pelukan Dinda,Alkha berlari keluar menyusul mertua nya tapi ternyata Darwis sudah pergi melajukan mobil nya.


Alkha yang marah kembali masuk dan mendekati Dinda dengan tatapan murka.Dinda takut kemudian meminta maaf tapi Alkha mendekati nya dan langsung mencekik Dinda.


"gue udah muak ama lo,kali ini lo harus gue singkirkan untuk selama nya"ucap Alkha semakin erat mencekik Dinda.Beberapa pengunjung restoran itu berusaha untuk melerai.


"pak Alkha,lepasin pak,ingat Kimora yang menunggu bapak di rumah,ingat calon anak pak Alkha,Kimora pasti nggak suka kalau pak Alkha kayak gini,dia pasti akan marah ke pak Alkha,lepasin ya pak!"suruh Farel yang baru saja tiba buat makan tapi melihat Alkha kayak gitu.


Alkha melepaskan cekikan nya tapi masih menatap Dinda dengan murka.Membuat Dinda ketakutan.


"meeting kita batal!"ucap Alkha masih marah.Kemudian keluar dari restoran itu dan kembali ke kantor nya.


Di kantor Alkha bingung karena mertua nya salah paham ke dia.Dia mencoba menelepon Darwis tapi tidak di angkat,telepon Kimora juga tidak di jawab.


****


Di sisi lain ,Darwis yang marah ke Alkha mendatangi rumah Kimora untuk mengajak putri nya pulang.


"kenapa sih yah?kok tiba tiba jemput Kimora?"tanya Kimora.


"beresin barang kamu,ayah pengin kamu tinggal sama ayah"ucap Darwis.


Kimora yang merasa aneh kemudian bertanya, "ayah ngomong sama Kimora,ada apa?"tanya Kimora.


"Alkha sama wanita lain?pelukan?"tanya Kimora kaget.


Darwis mengangguk kemudian memeluk Kimora.Kimora tak percaya tapi Kimora paham betul ayah nya,kalau ayah nya nggak lihat secara langsung nggak akan semarah ini.


"Alkha nggak akan pernah berubah"ucap Darwis.


Kimora yang bingung hanya bisa menuruti kemauan ayah nya untuk pulang ke rumah ayah nya.Dia nggak mau membuat ayah nya semakin marah.


"pasti ada salah paham di sini,tapi ayah nggak akan semarah ini kalau nggak lihat dengan mata kepala nya sendiri,apa mungkin Alkha...ah aku harus tenang aku harus berpikiran positif,lebih baik ikuti mau ayah dulu,sambil nunggu kabar dari Alkha"ucap Kimora dalam hati.


Di jalan Darwis cuma diam saja dengan pandangan marah.Mungkin dia kecewa dengan menantu nya.Sementara Kimora masih dengan kebingungan nya.


"ayah yakin Alkha pelukan ama wanita lain?"tanya Kimora.


"maksud kamu ayah mencoba mau pisahin kamu sama suami kamu gitu?"tanya Darwis sewot.


"nggak gitu yah,maksud Kimora ayah lihat sendiri Alkha pelukan sama wanita lain?"tanya Kimora.


Darwis mengangguk, "kalau ayah nggak lihat sendiri apa mungkin ayah akan semarah ini?ayah cuma nggak mau kamu terluka terus nak"ucap Darwis masih fokus ke jalan.


Kimora hanya mengangguk kemudian dia mengambil ponsel nya dan memberitahu suami nya kalau dia pulang ke rumah ayah nya.


"kenapa?ayah marah ke aku? "tanya Alkha.


"nggak tahu,katanya ayah lihat kamu pelukan ama wanita lain" balas Kimora.


"kamu jangan percaya!" balas Alkha lagi.


"jadi kamu mau bilang kalau ayah aku bohong?" tanya Kimora.


"bukan gitu sayang,nanti aku kesana jelasin semua" balas Alkha.


Sesampai nya di rumah Lina kaget tapi bahagia, suami nya pulang bareng Kimora.


"Kimora,kamu apa kabar sayang?"tanya Lina memeluk putri nya.


"baik buk"jawab Kimora.


"ayah kok bareng ama Kimora?"tanya Lina.


"nanti kalau Alkha ke sini,Kimora nggak boleh temui dia"ucap Darwis.


Lina merasa aneh dengan suami nya kemudian mengikuti suami nya sampai ke kamar.


"ayah kenapa?"tanya Lina.


"Alkha kurang ajar buk,dia pelukan ama wanita lain,di tempat umum pula"jawab Darwis marah.


"haa,ayah yakin itu Alkha?"tanya Lina tak percaya.


Darwis mengangguk seakan kecewa dengan apa yang di lihat nya.Lina yang kaget hanya terdiam juga dengan ekspresi kecewa nya.


"kasihan Kimora,dia sedang hamil besar sekarang"gumam Lina sedih kemudian Darwis memeluk istri nya.