KHILAF

KHILAF
KHILAF EP.51



Sudah satu jam lebih Kimora di periksa tapi dokter belum keluar juga.Alkha yang panik mondar mandir,duduk berdiri duduk berdiri lagi.


"sabar ya Kha"ucap Rio.


"kalau sampai terjadi apa apa sama istri dan anak gue,gue nggak bakal maafin Silvia"ucap Alkha geram.


Rio yang adalah abang tiri Silvia,mengangguk pelan paham apa yang di rasakan sahabat nya.


"May,lo udah hubungi orang tua Ara?"tanya Alkha.


"udah,mereka udah perjalanan ke sini bareng orang tua lo"jawab Maya terisak.


Tak lama kemudian orang tua dan orang tua Alkha sampai di rumah sakit dengan panik.


"Kimora gimana May?"tanya Lina cemas.


"masih di dalam tan"jawab Maya.


"kok bisa kayak gini sih Kha?"tanya Elsa panik juga.


"semua gara gara Silvia ma,Ara di dorong"ucap Alkha.


"Silvia?"tanya Elsa kaget.


Alkha dan Maya mengangguk.


"kamu tenang ya Kha,Kimora dan cucu ayah pasti baik baik saja"ucap Darwis menenangkan menantu nya yang terlihat panik,walau sebenar nya dia sendiri juga kuatir dengan keadaan anak dan cucu nya.


"iya yah"jawab Alkha mengangguk.


Setelah beberapa saat akhir nya dokter keluar juga.


"gimana keadaan istri saya dok?"tanya Alkha tegang.


"pasien baik baik saja dia tertidur sekarang karena obat bius,tapi kami mohon maaf kami tidak bisa menyelamatkan janin yang ada di kandungan nya,karena benturan yang terlalu keras mengakibatkan pasien keguguran"jelas dokter.


Pecahlah tangisan mereka "nggak mungkin,nggak mungkin"gumam Alkha di sela tangisan nya dan memukul tembok di depan nya.


"yang sabar nak,sabar"ucap Elsa menangis dan memeluk putra nya.


"anak Alkha ma"ucap Alkha yang masih menangis.Elsa memeluk dan mengelus kepala putra nya.


"ini salah gue yang nggak bisa jagain Kimora"ucap Maya menangis dalam pelukan Rio.


"sabar May,kamu jangan nyalahin diri kamu sendiri"ucap Rio.


Alkha masih ke ruang dimana Kimora di rawat dia menangis menatap istri nya yang masih terlelap karena obat bius.Dia mencium tangan istri nya masih dengan menangis.


"Kha,makan dulu kamu belum makan kan dari tadi siang?"tanya Elsa.


"Alkha nggak lapar ma"jawab Alkha masih menciumi tangan Kimora.


"Alkha makan nanti bareng Ara aja ma,kalau Ara udah bangun"jawab Alkha.


Elsa menyerah membujuk putra nya untuk makan,karena dia paham betul gimana putra nya.


Kimora mulai membuka mata nya.


"kamu sudah bangun sayang?"tanya Alkha mengelus pipi Kimora.


"Kha,tadi aku pendarahan,dokter bilang anak kita nggak bisa di selamatkan"ucap Kimora menangis.


Alkha mencium kening Kimora,mengangguk dan ikut menangis.


"iya,aku tahu sayang"ucap Alkha.


"maafin aku ya Kha,yang nggak bisa jagain anak kita"ucap Kimora terisak.


"udah jangan nangis ini semua udah takdir sayang"ucap Alkha mengusap air mata Kimora.


"kamu pasti marah dan kecewa sama aku"lirih Kimora.


Alkha memegang kedua pipi Kimora "kamu ngomong apa?aku nggak marah sayang,ini kan juga bukan keinginan kamu"ucap Alkha menatap istri nya yang terlihat begitu terpukul.


"kata dokter juga aku akan sulit kalau hamil lagi,karena benturan yang terlalu keras,kalau kamu sudah kepingin banget punya anak,aku restui kok kamu punya anak dari wanita lain"ucap Kimora.


"kamu nggak usah mikir yang aneh aneh,sulit bukan berarti nggak bisa kan,kita terus berusaha dan berdoa pasti Tuhan bakal denger doa kita,aku juga nggak mau punya keturunan dari wanita lain"ucap Alkha mencium pipi Kimora.


Kimora menangis tersedu sedu.


"kamu jangan punya pikiran kayak gitu lagi ya?kita lalui ujian ini bersama sama,asalkan kamu masih bersama aku,aku akan kuat hadapi rintangan seberat apapun"ucap Alkha mencium kening istri nya.


Kimora mengangguk dan kembali menangis.Sementara Maya yang juga merasa bersalah ikut menangis terharu melihat betapa besar nya cinta Alkha ke sepupu nya.


"Ra,maafin gue nggak bisa jagain lo tadi"ucap Maya menangis dan memeluk Kimora.


"lo nggak salah May,semua ini sudah takdir"ucap Kimora memeluk Maya mengelus punggung sepupu nya itu.


"Ra,Kha atas nama Silvia gue minta maaf ya karena dia sudah buat kalian kehilangan anak kalian"ucap Rio menundukkan kepala merasa bersalah sama sahabat nya.


"udahlah bro,ini juga bukan salah lo,tapi gue tetep nggak akan maafin Silvia"ucap Alkha geram.


Rio menunduk dan mengerti bagaimana perasaan Alkha yang baru kehilangan calon anak yang sudah di nanti nya.


"nggak boleh gitu Kha"ucap Kimora.


"tapi yang,Silvia sudah sangat keterlaluan"ucap Alkha marah.


"aku juga sangat terpukul,tapi sudah lah nggak usah ladeni Silvia lagi biar Tuhan yang balas semua,karena karma itu masih ada"ucap Kimora menenangkan suami nya.


Alkha mengangguk tapi di dalam hati nya masih sangat marah atas perlakuan Silvia yang membuat dia kehilangan calon anak yang sudah ia nanti nantikan.