
Silvia datang ke rumah Kimora dan Alkha bersama Hans,suami nya.Mereka telah kembali rujuk.
"siapa tuh yang ketok pintu?"tanya Kimora.
"nggak tahu,coba aku tengok"jawab Alkha kemudian berjalan menuju pintu.Ketika dia membuka pintu dia merasa kaget kalau ternyata adalah Silvia dan Hans.
"ngapain lo?"tanya Alkha ketus.
Silvia dan Hans paham kalau Alkha masih marah ke mereka,tapi mereka mencoba untuk sabar,karena tujuan mereka datang adalah untuk minta maaf.
"siapa yang?"tanya Kimora berjalan mendekat ketika tadi mendengar Alkha bersuara agak keras.
"eh, Silvia masuk Sil!"suruh Kimora mempersilahkan Silvia dan Hans masuk ke rumah.
Silvia dan Hans masuk kemudian duduk di ruang tamu bersama Alkha,sementara Kimora ke dapur untuk buat minum.
"tumben Sil,?"tanya Kimora sembari meletakkan minuman di atas meja.
"iya Ra,mau jenguk lo,katanya perut lo udah besar"jawab Silvia tersenyum.
"kalau udah besar mau lo celakai lagi?"tanya Alkha sinis.Kimora melirik suami nya dan menggenggam tangan nya.
"iya Sil udah mau 9 bulan"jawab Kimora.
Silvia menganggukkan kepala.
"oh iya katanya Rio,lo habis keguguran ya?maaf ya Sil,gue belum sempet jenguk lo"ucap Kimora.
"iya nggak apa apa Ra,mungkin itu karma buat gue yang udah pernah jahatin lo,gue minta maaf ya Ra?"ucap Silvia menundukan kepala nya.
"enak banget minta maaf"ucap Alkha masih sinis.Tapi Kimora makin erat menggenggam tangan Alkha supaya Alkha tidak terlalu emosi.
"udahlah Sil,yang lewat nggak usah di ingat lagi,yang terpenting sekarang gue ama Alkha udah di kasih ganti nya,gue maafin lo kok"ucap Kimora.
"yang.."ucap Alkha nggak percaya istri nya dengan mudah memaafkan orang yang sudah mencelakai nya.
Kimora menoleh dan menatap Alkha sembari tersenyum menbuat Alkha tak bisa memberontak.
"makasih ya Ra lo udah maafin Silvia,beberapa hari ini dia stres nggak bisa tidur karena merasa bersalah ke kalian,akhir nya hari ini dia memberanikan diri ke sini buat minta maaf ke kalian"ucap Hans mewakili Silvia.
"makasih ya Ra"jawab Silvia terisak.
"ya udah kalau gitu kita pamit dulu ya Kha,Ra" ucap Hans.
Kimora tersenyum dan mengangguk,sementara Alkha masih kesal tapi ketika Kimora mengantar Silvia dan Hans sampai depan,Alkha mengikutinya dan menggandeng Kimora.
"kamu terlalu baik tahu nggak yang"ucap Alkha ngomel.Kimora hanya tersenyum mendengar omelan suami nya.
"kalau kamu gitu terus,yang ada mereka semua bakal sakiti kamu terus loh"ucap Alkha masih ngedumel.
Kimora duduk di ruang tamu,mengisyaratkan Alkha untuk duduk di samping nya.Alkha hanya bisa nurut dan duduk di samping istri nya.
"ketika kamu sakiti aku kemarin karena kamu selingkuh,gimana perasaan kamu?"tanya Kimora.
"perasaan aku sakit,aku merasa bersalah"ucap Alkha dengan lemas mengingat ketika dia ke gep oleh Kimora saat bercumbu dengan Silvia.
"terus?"tanya Kimora lagi.
"aku nggak tenang karena perasaan bersalah itu"jawab Alkha.
"seperti itulah yang di rasakan Silvia pada saat dia menyadari kesalahan nya,dia nggak tenang..seperti kamu dulu dia memberanikan diri untuk datang dan minta maaf,dan tugas aku memaafkan,seandai nya aku orang jahat mungkin waktu itu aku juga nggak mau maafin kamu karena kamu juga udah sakiti aku pada waktu itu"ucap Kimora tersenyum.
"tapi kan beda yang,Silvia mencelakai kamu sementara aku cuma sakiti hati kamu"ucap Alkha.
"beda nya dimana?justru aku ngerasa luka yang kamu kasih itu jauh lebih sakit,karena saat Silvia mencelakai aku,membuat aku jatuh ada kamu di samping aku jadi aku masih bisa kuat"ucap Kimora yang membuat Alkha tersentak.
"maafin aku ya yang,aku bener bener khilaf waktu itu,aku nggak kuat nahan godaan,maafin aku yang,maafin aku"ucap Alkha mulai tersedu.
Kimora menarik suami nya dalam pelukan nya kemudian mengelus rambut Alkha, "hei,kenapa nangis?"tanya Kimora.
"aku bukan suami yang baik,maafin aku!"ucap Alkha masih tersedu.
Kimora memegang kedua pipi Alkha dengan lembut, "lihat aku ! kamu suami terhebat bagi aku,kalau kamu bukan suami yang baik aku nggak akan mau di sisi kamu sekarang,kamu memang bukan laki laki sempurna,tapi kamu menyempurnakan aku"ucap Kimora memeluk suami nya.
Alkha membalas pelukan istri nya, "aku sayang banget sama kamu,aku janji nggak akan pernah ada yang nama nya khilaf lagi dalam rumah tangga kita,seperti kamu aku akan berusaha jaga hati aku"ucap Alkha memeluk istri nya lebih erat.Kimora hanya tersenyum dan mengangguk dalam pelukan Alkha.
"aku cinta kamu,Ara ku"ucap Alkha menatap Kimora kemudian mencium kening Kimora.