
"Kha ntar pulang kerja jadi kan anterin gue kontrol?"tanya Silvia.
"emang masih sakit kepala lo?"tanya Alkha
"sedikit masih agak pusing"jawab Silvia.
Kepala Silvia sakit karena nolongin Alkha waktu itu,karena benturan agak keras kepala Silvia mengalami gejala gagar otak ringan.
"iya"jawab Alkha.
Begitu jam pulang Alkha pergi bersama Silvia sementara Rio yang melihat itu menjadi kasihan ke Kimora.
"lo kok jadi kayak gini sih Kha,apa lo nggak kasihan sama Kimora ,istri lo"gumam Rio menatap ke arah mobil Alkha yang pergi meninggalkan kantor.
Tiga jam nunggu antrian untuk kontrol.Setelah selesai kontrol Alkha mengantar Silvia ke apartemen nya tapi ketika melewati sebuah danau yang biasa Alkha dan Silvia dulu pacaran Silvia mengajak berhenti dan di turuti oleh Alkha.
"danau ini masih sama kayak yang dulu ya Kha"ucap Silvia menyenderkan kepala nya di bahu Alkha.
Alkha mengangguk "seandai nya dulu lo nggak nikah sama Hans,gue juga mau lamar lo di sini"ucap Alkha berdiri di tepi danau
Silvia kemudian ikut berdiri di samping Alkha "maafin gue ya Kha,dulu gue hianati lo"ucap Silvia memeluk Alkha.
Lala yang kebetulan juga ada di tempat itu dengan pacar nya kaget melihat Alkha pelukan dengan sorang wanita dan itu bukan Kimora.Lala mengambil foto Alkha dan Silvia yang sedang berpelukan.
"balik yuk!"ajak Alkha
Silvia mengangguk.
****
Sementara di rumah Kimora kembali merasa kecewa dengan suami nya.Dia sudah masak seperti yang Alkha suruh tapi Alkha jam segini malah belum pulang.
"akhir nya nggak ke makan lagi"ucap Kimora menatap ke makanan yang sudah ia masak.
Tadi Alkha sempat kirim pesan WA ke Kimora kalau dia mendadak ada meeting.Padahal yang sebenarnya dia nganter Silvia kontrol dan ke danau.
"semenjak Silvia jadi sekretaris Alkha aku sering makan sendiri,apa mungkin ini buat latihan aku jika sewaktu waktu emang Alkha akan kembali ke Silvia"ucap Kimora pesimis sembari membersihkan meja makan,membuang semua masakan nya.
"apa emang ini semua buat latihan gue ya May,jika sewaktu waktu Alkha kembali ke Silvia mereka kan juga udah mulai dekat sekarang,jadi entar gue udah terbiasa makan sendiri"ketik Kimora.
Maya membaca pesan dari sepupu nya denga iba.
"nggak boleh patah semangat harus tetap optimis"balas Maya menyemangati Kimora.
"kenapa May?"tanya Rio yang melihat raut sedih Maya.
"kok masih belum pulang sih"gumam Kimora membaringkan tubuh nya di sofa ruang tamu tapi kemudian dia tertidur di situ.
****
"langsung pulang?"tanya Silvia.
"iya udah malam"jawab Alkha.
Alkha kemudian melajukan mobil nya untuk pulang "maafin aku Ra"gumam nya.
Tapi di jalan dia di cegat oleh Rio yang sudah menunggu nya di depan komplek rumah nya.
"turun lo,gue mau ngomong!"perintah Rio
Alkha turun kemudian mereka mencari tempat untuk ngobrol.
"dari mana lo?"tanya Rio
"nganter Silvia kontrol"jawab Alkha.
"lo tahu Kha kalau lo udah hianati Kimora?"tanya Rio
Alkha terdiam "gue cuma berterima kasih sama Silvia waktu itu dia udah selamatin gue"jawab Alkha.
"apapun alasan lo,yang jelas lo udah buka kesempatan buat Silvia masuk dalam hidup lo dan lo tahu,lo juga sudah hancurin rumah tangga lo sendiri"ucap Rio.
Alkha terbelalak karena dia tak berpikir sampai ke situ.
"tapi gue nggak niat buat hancurin rumah tangga gue,gue akan selalu berusaha pertahain rumah tangga gue"jawab Alkha.
"lo pikir kalau sampai Kimora tahu dia akan mau maafin lo?"tanya Rio.
Alkha teringat ucapan Kimora dulu "aku bisa maafin semua kesalahan pasangan aku tapi nggak buat perselingkuhan,karena ketika pasangan ku selingkuh dan aku masih memberi kesempatan kapan hari dia juga bakal ulangi lagi,karena orang yang selingkuh dia tak akan pernah puas dengan satu pasangan kecuali dia berubah atas dasar kemauan nya sendiri" kenang Alkha.
"gue juga merasa bersalah karena sembunyiin itu dari Maya dan Kimora,karena apa?gue mau lo yang ninggalin Silvia atas dasar kemauan lo sendiri,Kimora juga sudah curiga dengan sikap lo,bahkan dia juga sudah mempersiapkan hati jika sewaktu waktu lo ninggalin dia"jelas Rio.
Alkha meneteskan air mata dia menyesal atas apa yang dia lakukan ke istri nya.
"tapi gue belum pernah niduri Silvia apa itu juga masih di anggap selingkuh?"ungkap Alkha.
"tapi hati lo sudah nggak sepenuh nya untuk istri lo,itu sudah termasuk selingkuh"jelas Rio.
Rio berdiri hendak pergi tapi kemudian berhenti "nggak lama lagi Kimora akan jadi saudara gue,jadi gue mohon kalau lo emang sudah tak mencintai nya lepas kan dia,itu akan jauh lebih baik daripada lo selingkuhi dia"ucap Rio kemudian dia pergi meninggalkan Alkha.