
Setelah beberapa saat Maya di luar akhir nya yang di tunggu datang juga.
"kok di luar May?"tanya Rio turun dari motor.
"di dalam panas,Alkha ama Kimora mesra mesraan mulu"jawab Maya manyun.
Rio tertawa "kamu pengen?sabar ya neng!"ucap Rio.
Maya memonyongkan bibir nya kemudian tersenyum.
"tadi katanya Alkha kamu bareng ama cewek waktu pulang kantor?"tanya Maya ketika Rio duduk di sebelah nya.
"nggak,Alkha bohong tuh"Rio menyanggah.
"beneran nggak?"cecar Maya.
"sumpah sayang nggak"Rio kembali menyanggah.
"tuh panas juga kan lo"ucap Alkha tiba tiba keluar.
"sialan lo fitnah gue"ucap Rio memukul lengan Alkha yang tertawa tawa.
"eh Rio udah datang"sahut Kimora dari dalam.
"yang tadi Rio pukul lengan aku,sakit"rengek Alkha manja ke istri nya.
"uh sini sini,sakit ya?kasihan"ucap Kimora memeluk dan mengelus lengan suami nya.
"tuh kan mulai"ucap Maya sewot.Alkha tersenyum dan menjulurkan lidah nya.
Mereka masuk dan ngobrol di ruang tamu.Maya menceritakan ke Rio kalau tadi Kimora menampar Silvia.
"serius?"tanya Rio.
"iya,maaf ya Io"ucap Kimora mengangguk.
"nggak apalah kalau emang Silvia keterlaluan"jawab Rio.
"jadi nggak nih?"tanya Alkha.
"jadi kemana?"tanya Rio balik.
"katanya kalian mau traktir gue ama Ara"jawab Alkha.
"masa Direktur minta traktir karyawan"sindir Rio.
"anggap aja kompensasi karena karyawan berani mukul Direktur nya"jawab Alkha tersenyum.
"pinter lo,nggak salah kalau lo jadi Direktur"puji Rio.
"bisa aja lo,tapi kompensasi harus tetap di bayar loh"ucap Alkha tersenyum.
Rio tertawa mendengar perkataan Alkha.Kemudian mereka berangkat mencari cincin nikah Maya dan Rio.Mereka naik motor berboncengan.
"pak Alkhano"sapa Arya yang kebetulan makan di tempat itu juga.
"pak Arya"ucap Alkha menyalami Arya.
"kebetulan ketemu di sini boleh gabung sekalian nggak?"tanya Arya.
"oh,silahkan pak Arya"jawab Alkhamempersilahkan.
"kenalin ini pacar baru saya"ucap Arya memperkenalkan pacar nya ke Alkha.
"kalau pak Alkha kesepian Tari bisa telepon temen nya buat temenin pak Alkha"ucap Arya tersenyum.
"maaf pak saya sama istri saya dia lagi ke toilet"jawab Alkha agak kesal.
"oh,kirain.tapi kalau butuh bisa hubungi saya,sia sia kegantengan pak Alkha kalau cuma punya satu wanita"ucap Arya tersenyum.
"maaf pak saya tidak tertarik sama wanita lain,cinta saya cuma buat istri saya"ucap Alkha.
Arya yang paham Alkha merasa tidak nyaman akhir nya diam dan hanya tersenyum.
"lama banget sih yang?"tanya Alkha ketika Kimora datang.
"iya tadi antri sayang"jawab Kimora. "eh pak Arya"sapa Kimora ke Arya.
Arya hanya tersenyum.
Brakkkk
Suara meja di gebrak mereka berempat kaget dan menoleh.
"Silvia"gumam Kimora.
"pak saya nggak bisa ya bapak giniin,bapak kan udah sama saya kok malah jalan sama wanita jalang ini"ucap Silvia mendorong pacar Arya.
"heh,kaamu jangan bikin malu saya ya!"bentak Arya menahan tangan Silvia yang mau menjambak pacar nya.
"kok bapak belain dia ya?bapak nggak mau saya putusin tapi bapak selingkuh terus"tanya Silvia marah.
Plakkk
Arya menampar Silvia.Alkha dan Kimora kaget.Maya dan Rio baru ke butik buat fiting kebaya.
"kamu jangan bikin malu saya,terserah saya mau pacaran sama siapa saja yang penting uang buat kamu selalu aku kasih,paham?"ucap Arya marah kemudian pergi meninggalkan tempat itu.
"lo nggak apa apa Sil?"tanya Kimora mendekati Silvia.
"nggak usah sok baik lo"ucap Silvia geram.
"udahlah yang nggak usah urusin dia"ucap Alkha menarik tangan Kimora.
"tapi kan kasihan Silvia,Alkha"ucap Kimora.
Silvia malah mendorong Kimora ke tembok.
"lo nggak usah sok baik,karena kebaikan lo itu palsu Ra"ucap Silvia.
Alkha yang marah melihat istri nya di dorong langsung mencekik leher Silvia.
"lo bener bener keterlaluan ya Sil"ucap Alkha marah.
Kimora yang kaget suami nya marah seperti itu langsung menenangkan suami nya.
"Alkha,Alkha udah ya sayang,kasihan Silvia,lepasin ya sayang!"perintah Kimora tapi Alkha masih dengan amarah nya.
"Alkha lihat aku!kamu cinta kan sama aku?kalau kamu cinta aku tolong lepasin!"ucap Kimora lagi.
Kali ini Alkha menurut dan melepas cekikan nya sari leher Silvia dan menarik tangan Kimora.
"jangan pernah muncul lagi di hadapan gue!"ucap Alkha meninggalkan tempat itu dan menggandeng tangan istri nya.