
Alkha kembali ke kantor dengan muka di tekuk.Rio melihat nya dan mengikuti nya ke ruangan Alkha.
"lo kemana Kha?"tanya Rio
Alkha menoleh kaget "eh lo"ucap Alkha.
"lo kenapa ?muka lo kusut amat gitu?"tanya Rio mengulang pertanyaan tadi.
Alkha menghela nafas kemudian duduk dan memijit kening nya pelan.
"gue tadi habis meeting ketemu Silvia,dia menggoda gue"ucap Alkha.
Rio kaget membulatkan mata nya "Silvia godain lo?serius?"tanya Rio
Alkha mengangguk pelan.
"terus lo tolak atau terima godaan dia?"tanya Rio
"gue tolak lah ,gue nggak mau sakiti Ara"jawab Alkha.
"terus kenapa muka lo kusut gitu?nyesel lo nolak Silvia?"tanya Rio
Alkha terdiam masih memijit kening nya.Rio tahu betul kalau Alkha lagi galau dengan perasaan nya sendiri.
"lo harus nya sadar sekarang lo sudah punya istri,lo jangan main main lah,lo harus tegas dengan perasaan lo,jangan sampai lo salah dalam mengambil keputusan,dan lo jatuh lagi seperti dulu,kalau dulu ada Kimora yang menyemangati lo,tapi kali ini dia akan ninggalin lo kalau sampai lo jatuh lagi karena Silvia"ucap Rio beranjak dan keluar dari ruangan Alkha.
Alkha memejamkan mata nya "bener apa yang di katakan Rio,gue nggak mau jatuh lagi karena Silvia dan kehilangan Ara"gumam Alkha.
****
Kimora sore sudah sampai di rumah seperti biasa dia beberes rumah dan masak untuk makan malam.
"selamat malam sayang"ucap Alkha yang baru pulang memeluk Kimora dari belakang.
Kimora langsung berbalik sehingga posisi mereka saling berhadapan.
"sudah pulang yang?"ucap Kimora mencium pipi Alkha.
"aku ke atas mandi dulu ya?"ucap Alkha
Kimora mengangguk dan kembali mempersiapkan makan malam.Setelah selesai makan dan mencuci piring,Kimora dan Alkha duduk di ruang tamu nonton tivi.
"Kha"panggil Kimora sambil memeluk suami nya.
"kenapa?"tanya Alkha mengelus rambut Kimora.
"kenapa pas kamu ulang tahun kamu nolak hadiah dari Silvia?"tanya Kimora.
Alkha menoleh ke arah Kimora "karena aku nggak mau membuat istri aku cemburu"jawab nya.
"aku nggak cemburu kok"ucap Kimora.
Alkha mencium kening Kimora "tapi aku nggak mau memberi kesempatan ke siapa pun untuk mengganggu rumah tangga kita,karena aku nggak mau kehilangan senyum kamu,cinta kamu"ucap Alkha.
"kamu tahu nggak?kenapa waktu kamu ulang tahun aku ngasih kamu kado sepatu?"tanya Kimora.
"emang kenapa?"tanya Alkha
"aku dan kamu ibarat sepasang kaki yang berjalan meski saling kejar tapi kita akan berhenti di tujuan yang sama dan sepatu itu adalah yang melindungi kaki kita dari panas,kerikil dan batu yang tajam yang bisa melukai kita"jelas Kimora.
Alkha tersenyum memeluk Kimora lebih erat "semoga rumah tangga kita langgeng sampai selamanya ya yang"ucap Alkha.
Kimora tersenyum dan mengangguk dalam pelukan Alkha dan semakin mempererat pelukan nya "semoga juga kita cepat di beri momongan"ucap Kimora.
"Aamiin ya Allah"ucap Alkha mencium kening istri nya.
"Ra"lirih Alkha
Kimora mendongakkan wajah nya "iya"jawab Kimora
Kimora mengangguk "iya lah dari dulu juga udah pengen punya,emang kamu nggak mau punya momongan?"tanya Kimora.
"ya mau lah,masa nggak mau"jawab Alkha.
"semoga aja ya yang ,kita cepat di beri kepercayaan dan kita juga jangan lupa berdoa dan usaha"ucap Kimora.
"tadi kan udah berdoa,sekarang ganti usaha nya dong"ucap Alkha membuat Kimora tersenyum memeluk Alkha.
"yuk!"ajak Alkha
"kemana?"lirih Kimora yang masih memeluk suami nya.
"usaha biar cepat di kasih momongan"bisik Alkha menggendong istri nya ke kamar.
"dasar genit"ucap Kimora mengalungkan tangan nya ke leher Alkha.
****
"pagi sayang"ucap Alkha membawa sarapan ke kamar.
Kimora yang baru membuka mata mencoba duduk dan melihat sarapan di depan nya.
"kamu yang buat sarapan?"tanya Kimora
"iya dong"jawab Alkha.
"tumben"ucap Kimora tersenyum.
"karena aku lihat semalam kamu sangat kecapekan"ucap Alkha sambil tersenyum.
Membuat Kimora membulatkan mata nya "apaan sih"ucap Kimora.
"nggak apa apa lah sekali sekali bikin sarapan buat istri tersayang"gombal Alkha.
Setelah sarapan Kimora menuju kamar mandi untuk mandi tapi Alkha langsung mengikuti nya dan mencium tengkuk Kimora.
"ah,emang kamu belum mandi?"tanya Kimora
Alkha menggeleng masih menciumi leher Kimora.Dan mereka pun terhanyut dalam kemesraan itu.
"sudah sayang nanti kita telat"ucap Kimora ketika Alkha menarik handuk yang menutupi tubuh nya.
"hari ini nggak usah ke kantor ya"pinta Alkha mendekap Kimora.
"ya harus ke kantor dong sayang"ucap Kimora.
"tapi aku masih pengen"ucap Alkha.
Kimora mendelik "tapi ini udah jam berapa sayang,jangan gini ah"ucap Kimora.
Alkha tak menghiraukan ucapan istri nya,dia masih menciumi leher Kimora.Membuat Kimora hanya bisa pasrah.
"dasar nakal"ucap Kimora tersenyum.
Setelah selesai mereka kembali mandi dan bersiap siap berangkat ke kantor.
Kimora memandangi suami nya yang fokus menyetir "Alkha ternyata ganteng banget ya"batin nya.
"kalau kamu nggak mau ke kantor,kamu boleh godain aku terus"ucap Alkha tiba tiba membuat Kimora salah tingkah.
"siapa juga yang godain kamu"ucap Kimora.
"dari tadi mandangin aku sambil senyum senyum gitu ngapain kalau nggak godain aku,mau lagi?kalau iya aku balik ke rumah nih"tanya Alkha sambil tersenyum.
Kimora tak menjawab hanya tersenyum kecil menggigit bibir bawah nya.