
Hujan turun dengan sangat lebat nya mengakibatkan listrik padam di komplek rumah Alkha.
"Kha,Alkha"panggil Kimora karena takut.
"iya sayang"jawab Alkha mendekat.
Kimora langsung memeluk suami nya.
"nggak usah takut sayang ada aku"ucap Alkha menenangkan istri nya.
Kimora semakin erat memeluk Alkha. "kamu mau kemana?"tanya Kimora ketika Alkha beranjak.
"mau nyalain lilin doang"jawab Alkha.
"cepetan dong Kha,sini"rengek Kimora ketika Alkha menyalakan lilin.
Alkha tersenyum kecil kembali memeluk istri nya.
"Ra,dulu sebelum ada kamu dalam hidupku,hidupku segelap ini"ucap Alkha.
"ahh bohong banget kan dulu ada Silvia sang pelita hati"ucap Kimora.
"dulu emang aku cinta sama Silvia tapi dia nggak bisa buat aku ninggalin kebiasaan buruk aku,yang suka mabuk,suka keluar malam,karena mungkin dia hanya mencintai uang ku"ucap Alkha.
"padahal dulu Silvia orang nya pendiam banget,sewaktu SD dia sering di bully karena dia judes,galak lama nggak ketemu dia berubah drastis"ucap Kimora mengenang.
"setelah kamu hadir dalam hidup aku,aku mulai jatuh cinta sama kamu,dan perlahan kebiasaan buruk ku itu hilang,kamu menerangi seluruh kehidupanku makanya mama sama papa sayang banget sama kamu,karena kamu mampu merubah aku menjadi lebih baik"jelas Alkha.
"apa yang membuat kamu cinta sama aku?"tanya Kimora.
"pertama kali aku ketemu kamu ,hati aku udah mulai gimana gitu apalagi melihat senyum mu dan mata kamu yang indah bikin hatiku terasa sejuk"ucap Alkha.
Kimora semakin mempererat pelukan nya.Kemudian mulai memejam kan mata nya.
"kamu jangan pernah tinggalin aku ya yang,aku nggak akan pernah sakiti kamu lagi,aku janji"ucap Alkha mencium kening Kimora.Kimora mengangguk dalam pelukan suami nya.
****
"maaf pak Alkha sudah lama menunggu"ucap seorang pria setengah tua dengan perut buncitnya,dia adalah klien Alkha,Arya.
"iya pak Arya nggak apa apa"jawab Alkha.
"kenalin sekretaris saya,Silvia"ucap Arya.
Alkha kemudian memperkenalkan diri begitu pun Silvia.Kemudian membahas tentang kerja sama.
"terima kasih pak Alkha semoga kerja sama kita berjalan dengan lancar"ucap Arya.
"iya pak Arya sama sama"jawab Alkha.
"malam ini ikut saya ke Bar aja pak kita rayain kerja sama kita"ajak Arya.
"maaf pak Arya saya nggak bisa"jawab Alkha.
"di sana cewek nya cantik cantik lho pak Alkha"bisik Arya.
"bagi saya istri saya yang paling cantik pak"ucap Alkha.
"lo beneran sekretaris Arya?kok lebih kayak pacar nya ya"ucap Alkha tersenyum sinis.
"bukan urusan lo,apa emang lo nggak bisa move on dari gue?"tanya Silvia meledek.
Alkha tertawa "nggak usah kepedean,mana mungkin gue lebih suka serpihan beling sementara gue punya berlian di rumah"ucap Alkha yang membuat Silvia marah.
"gue bakal ingat penghinaan ini Kha,dan gue bakal hancurin rumah tangga lo,kalau lo nggak bisa tinggalin Kimora,gue bakal buat Kimora yang bakal ninggalin lo"batin Silvia menatap tajam Alkha.
****
Alkha pulang ke rumah mendapati Kimora tertidur di sofa.
"tumben jam segini Ara tidur,kecapekan mungkin"gumam Alkha menatap istri nya.
Dia mandi kemudian membuat minuman buat Kimora.
"kasian kamu Ra sudah capek di kantor masih harus beresin rumah"ucap Alkha mengelus rambut Kimora yang masih terlelap.
Kimora membuka mata,kaget Alkha sudah di rumah."sudah pulang?tadi kepala aku pusing terus rebahan bentar malah ketiduran"ucap Kimora.
Alkha tersenyum menarik Kimora supaya tidur di pangkuan nya.
"kita cari pembantu ya supaya kamu nggak kecapekan ngurusi semua sendiri"ucap Alkha.
"nggak usah,aku nggak mau kamu malah terbiasa sama pembantu karena semua yang urus pembantu"ucap Kimora.
"ya udah kalau itu mau kamu yang"ucap Alkha mengelus rambut Kimora.
Kimora kemudian bangun "mau kemana?"tanya Alkha.
"mau masak nanti keburu kamu lapar"jawab Kimora.Tapi Alkha menahan tangan Kimora.
"nggak usah,kita makan di luar aja"ucap Alkha.
Kimora mengangguk dan kembali duduk.
"kamu sudah mandi?"tanya Kimora
Alkha mengangguk "kamu?"tanya nya.
Kimora menggeleng "belum"jawab Kimora.
"kalau gitu buruan mandi!"suruh Alkha.
Kimora malah memeluk Alkha "aku masih mau peluk suami aku dulu"ucap Kimora.
"genit"ucap Alkha kemudian membopong istri nya ke kamar.Melempar tubuh Kimora ke kasur kemudian mendekatkan bibir nya ke bibir Kimora,yang langsung di sambut oleh Kimora.
Alkha mencium leher Kimora membuat Kimora geli.
"aku sayang kamu"ucap Kimora membuat Alkha tersenyum dan semakin bringas menciumi istri nya.
"pelan dikit yang"ucap Kimora.
"aku cinta kamu Ara,jangan tinggalin aku hanya kamu yang aku mau"ucap Alkha ketika dia mencapai klimaks dan menatap Kimora dengan lekat.