
Akhir nya acara pernikahan Maya dan Rio berjalan dengan lancar.Semua keluarga berfoto ria.Silvia menatap tak suka dari kejauhan.
"La,sini foto bareng!"panggil Kimora.
Lala yang datang bersama Farel tersenyum dan gabung untuk ikutan foto.Alkha terlihat sedikit cemburu tapi Kimora mampu menenangkan nya.
"Silvia"gumam Kimora ketika Silvia mendekati mereka.
Semua menoleh kaget dan Silvia hanya tersenyum kecil.
"boleh ikutan foto nggak?"tanya Silvia.
"boleh dong Sil,sini"ucap Kimora menarik pelan tangan Silvia.
Setelah acara selesai keluarga Rio meminta izin untuk membawa Maya pulang.Darwis yang sebagai wali Maya mengizinkan dengan sedih,karena dia sudah menganggap Maya seperti putri nya sendiri.
"Paman titip Maya ya Io!"ucap Darwis sedih.
"iya paman"jawab Rio.
"paman terimakasih selama ini paman dan tante sudah rawat Maya"ucap Maya menangis.
Lina memeluk keponakan nya dengan sedih pula.
"Ra,maaf gue sekarang udah nggak bisa jagain orang tua lo"ucap Maya sedih.
"ngomong apa sih,lo kan juga butuh membina keluarga sendiri May,jaga diri lo ya"ucap Kimora memeluk sepupu nya.
Maya menangis dan mengangguk dalam pelukan Kimora.
"jagain Maya ya Io,awas aja kalau lo sakiti dia,lo bakal berurusan ama gue"ucap Kimora sembari memukul pelan lengan Rio.
Rio mengangguk "iya Ra,lo tenang aja"ucap Rio menggenggam tangan Maya.
Suasana perpisahan itu menjadi sangat mengharukan.
"mama Elsa"sapa Silvia ketika Elsa keluar.
Elsa hanya menoleh sinis.
"mama kok jadi dingin banget sih ma ke Silvia"ucap Silvia pelan.
"jangan panggil saya mama!"pinta Elsa masih sinis dan beranjak tapi Silvia menahan tangan Elsa.
"ma,kenapa mama Elsa benci Silvia?dulu mama sayang banget sama Silvia"tanya Silvia.
Elsa menoleh dan menatap tajam ke arah Silvia.
"karena kamu anak saya hampir kehilangan harapan untuk hidup,kamu ninggalin Alkha dan menikah dengan sahabat nya membuat Alkha sangat terpuruk,tapi saya juga bersyukur karena Alkha terhindar dari orang yang nggak baik,dan sekarang menikah dengan seorang malaikat"ucap Elsa geram.
"maafin Silvia ma,Silvia menyesal waktu itu ninggalin Alkha"ucap Silvia.
"kamu menyesal karena sekarang Alkha sukses kan?"tamya Elsa sinis.
"nggak ma,Silvia beneran menyesal"ucap Silvia memelas.
"kamu jangan pernah goda Alkha lagi,karena jika kamu berani rusak rumah tangga anak saya,saya nggak segan segan buat kamu menyesal"ucap Elsa tegas.
"mama kok di luar?"tanya Kimora tiba tiba.
"iya cari udara segar sayang,mama nggak kuat di dalam suasana nya mengharukan"jawab Elsa.
Silvia hanya tersenyum kecil tapi tidak beranjak dari tempat nya.
"Alkha mana sayang?"tanya Elsa.
"di dalam ma,Kimora agak pusing jadi keluar bentar"jawab Kimora.
"kamu beneran sakit?udah minum obat belum?"tanya Elsa panik.
Membuat Silvia menatap tak suka karena kelihatan banget Elsa sayang banget ke menantu nya.
"belum ma,masuk angin kalau nggak kecapekan mungkin aja mungkin ma"jawab Kimora.
"kalau sakit ke dokter sayang jangan di biarin sakit terus"ucap Elsa.
Kimora tersenyum dan mengangguk kemudian mencium pipi dan memeluk mertua nya.
"iya ma"ucap Kimora senang.
Elsa memeluk dan mengelus rambut menantu nya.
"di cariin malah pada di sini"ucap Alkha tiba tiba.
Membuat mereka bertiga kaget dan menoleh.
"kok pada peluk pelukan,aku mau dong di peluk"ucap Alkha tersenyum.
"Kha,lusa Maya kan honeymoon kan?kamu nggak mau ikut honeymoon juga sama Kimora?"tanya Elsa.
"honeymoon apa ma,orang udah nikah lama juga"jawab Kimora tersenyum.
"ide bagus tuh ma,sekalian liburan kan juga udah lama nggak liburan"jawab Alkha.
"nah itu maksud mama"jawab Elsa.
"gimana sayang mau nggak?"tanya Alkha menarik Kimora dalam pelukan nya.
Kimora mengangguk dan tersenyum mengiyakan rencana liburan Alkha.Di sisi lain Silvia melirik tak suka ke arah Kimora.
"lihat aja gue bakal rebut senyum kamu Ra,seperti lo rebut semua perhatian orang orang yang pernah sayang ke gue"batin Silvia marah.
****
"besok jadi ikut liburan Rio sama Maya yang?"tanya Kimora.
Alkha mengangguk "jadi sayang,aku udah pesan tiket dan hotel nya juga"jawab Alkha.
"kamu mau ninggalin kerjaan kamu untuk liburan bareng aku?"tanya Kimora karena dia tahu suami nya sangat sibuk.Meski terkadang mereka juga liburan walau hanya sehari tapi kali ini mereka liburan selama 1 minggu.
Alkha menatap Kimora "kok ngomong gitu sih?jangankan cuma pekerjaan,hidup aku bakal aku serahin ke kamu asal bisa buat kamu bahagia"ucap Alkha mencium pipi Kimora.
Kimora tersenyum menatap suami nya yang tersenyum menatap nya juga.
"playboy sih jadi mulut nya manis banget"sindir Kimora.Membuat Alkha menatap nya tajam kemudian menggelitik Kimora.
"geli Alkha,ampun dong ah"ucap Kimora kegelian tapi Alkha nggak berhenti menggelitik sampai akhir nya mencium bibor nya.
"i love you" ucap Kimora yang membuat Alkha tersenyum bahagia.