
"La,Kimora kemana?"tanya Alkha ke Lala teman sekantor Kimora.
"Kimora meeting di luar sama bu bos"jawab Lala
"meeting di mana?"tanya Alkha
"nggak tahu gue,emang kenapa sih?Kimora nggak ngomong sama lo?"tanya Lala penasaran.
"oh ya udah makasih ya"ucap Alkha menyeringai keluar kantor Kimora.
"gue balik kantor dulu aja ntar gue jelasin di rumah"ucap Alkha melajukan mobil nya kembali ke kantor nya.
Sesampai di kantor Alkha berpapasan dengan Rio.
"dari mana bro?"tanya Rio
"ke kantor Ara"jawab Alkha lemas.
"habis ngantar istri kok lemas gitu lo?"tanya Rio.
"Ara marah kayak nya ama gue"ucap Alkha.
"kok bisa?"tanya Rio
"kayak nya dia lihat Silvia di ruangan gue,pas gue mijitin kaki Silvia"jelas Alkha
"lagian lo ngapain sih,masih nanggepin Silvia,lo kan udah ada Ara,jadi bingung ndiri kan lo"ucap Rio kesal.
Alkha tak menjawab dia berjalan menuju ruangan nya.
"Silvia sudah pergi Mil?"tanya Alkha.
"sudah pak,nggak lama setelah pak Alkha keluar Silvia juga keluar pak"jelas Mila.
Alkha mengangguk kemudian masuk ke ruangan nya,dia membaringkan tubuh nya di atas sofa memijit kening nya karena pusing.
"nanti aku jemput sayang" ketik Alkha mengirim chat ke Kimora.
Setelah satu jam dia meraih ponsel nya dan melihat tak ada balasan dari Kimora,membuat dia marah dan melempar ponsel nya ke atas meja.
"kamu beneran marah Ra"ucap nya pelan memukul pelan dahi nya.
****
"yang aku minta uang dong buat beli tas"ucap Silvia
Marcel mengambil dompet nya dan memberi uang beberapa lembar ke Silvia.
"makasih sayang,kamu emang paling baik deh"girang Silvia mencium pipi Marcel.
Marcel dan Silvia masih berhubungan meakipun dulu pernah ke tangkep basah istri Marcel tapi mereka masih saja menjalin hubungan.Bagi Silvia yang terpenting kebutuhan hedonis nya terpenuhi.
"lumayan lah sebelum gue bisa dapetin Alkha lagi,dia yang jadi ATM berjalan gue"batin Silvia tersenyum melirik Marcel.
"kok mandang aku sambil senyum senyum gitu kenapa yang?aku ganyeng ya?"tanya Marcel
Silvia tersenyum terpaksa "huek mau muntah gue,kalau bukan karena duit lo gue nggak mau lah sama lo,masih gantengan Alkha kemana mana lah"batin Silvia bergidik.
****
Alkha menunggu Kimora di depan kantor Kimora tapi yang di tunggu nggak kunjung muncul.Sementar Kimora masih belum menjawab atau maj mengangkat telepon Alkha.
"Alkha,ngapain lo di sini?"tanya Lala
"Kimora masih di dalam La?"tanya Alkha
"oh"ucap Alkha "ya udah kalau gitu gue langsung pulang aja"lanjut Alkha berpamitan.
Lala mengangguk dan merasa aneh dengan sikap Alkha.
Sesampai nya di rumah Alkha langsung bergegas ke dapur untuk memasak makan malam sekaligus mau membujuk Kimora supaya tidak marah lagi.
"akhirnya seleaai juga,gue mandi dulu ah"ucap Alkha.
Selesai mandi Alkha kembali ke depan "Ara kok belum pulang sih"gumam nya.
Tapi begitu dia mendengar suara mobil di depan dia langsung berlari membukakan pintu buat Kimora.
"selamat malam sayang"ucap Alkha menyambut Kimora.
Kimora terkejut karena biasa nya jam segini Alkha belum pulang.
"kamu sudah pulang?"tanya Kimora dingin.
Alkha mengangguk "buruan mandi,aku sudah siapin makan malam buat kita"ucap Alkha memeluk Kimora dari belakang.
Kimora tak menjawab malah berlalu begitu aja membuat Alkha hanya bisa menghela nafas.Selesai mandi Kimora meja makan untuk makan malam.
"malam ini biar aku aja yang cuci piring"ucap Alkha.
Kimora tak menjawab langsung beranjak ke kamar.Alkha yang paham istri nya lagi ngambek hanya menghela nafas.
Setelah selesai cuci piring Alkha menyusul Kimora ke kamar.Dia melihat Kimora yang tidur dengan posisi miring.
"sudah tidur yang?"tanya Alkha mencium pundak Kimora.
Kimora yang belum tidur cuma diam aja.
"seharian aku telepon,aku chat nggak di angkat ,nggak di balas kenapa sih yang"gerutu Alkha
Kimora masih saja tak bersuara.
"biasanya ke kantor nganter makan siang,juga cuma di titipin ke Mila,aku kangen tahu nggak"dumel Alkha.
"udah di temenin mantan masa iya masih kangen sama istri"sewot Kimora.
Alkha menarik pundak Kimora sehingga posisi Kimora jadi terlentang.
"kok ngomong nya gitu sih,jangan salah paham dong sayang"ucap Alkha mencium pipi Kimora tapi Kimora menghindar.
"kamu beneran marah?"tanya Alkha menarik dagu Kimora supaya menoleb ke arah nya.
"ngapain aku harus marah,aku sadar kok kalau hati suami aku cuma buat mantan nya" sinis Kimora.
"kamu ngomong apa sih yang,aku sama Silvia tadi nggak ngapa ngapain ,Silvia kaki nya terkilir karena aku dorong,aku cuma meresa bersalah tadi"jelas Alkha memeluk erat istri nya dan mencium pipi Kimoea.
Kimora kembali melwngoskan muka nya menghindari ciuaman Alkha.
"percaya dong Ra,aku cuma cinta sama kamu sekarang,aku kayak orang gila tadi bolak balik kantor kamu cariin kamu"lirih Alkha.
Kimora terdiam.
"aku cuma takut kamu belum bisa lupain Silvia dan ninggalin aku"lirih Kimora.
Alkha menatap Kimora dan mencium kening istri nya.
"kamu jangan kuatir sayang,hati ku cuma ada kamu,Silvia hanya masa lalu,kamu masa depan aku"ucap Alkha mempererat pelukan nya san kembali mencium puncak kepala Kimora.