KHILAF

KHILAF
KHILAF EP.46



Alkha bersama kedua mertua nya pergi menjemput Kimora.Begitu sampai di rumah nenek Alkha turun dari mobil dan berlari mencari Kimora.


"Kimora kemana nek?"tanya Alkha.


"di sana"jawab nenek menunjuk dimana Kimora berada.


Alkha melihat Kimora yang duduk sendirian memandang laut lepas di depan nya.Alkha duduk di samping Kimora tanpa bersuara.Kimora yang menyadari ada orang di samping nya langsung menoleh.


"Alkha" ucap nya kaget ketika melihat Alkha di samping nya.


Alkha menoleh dan tersenyum ke Kimora.


"kamu ngapain di sini?"tanya Kimora.


"kangen ama istri"ucap Alkha kembali menatap lautan leps di depan nya.


"bukan nya kamu sendiri yang bilang kalau aku bukan istri kamu lagi"ucap Kimora .


"siapa yang bilang kalau istri yang aku kangeni itu kamu?"goda Alkha


Kimora menoleh dan menatap Alkha tajam dengan wajah cemberut.


"oh udah ada yang lain toh"ucap Kimora cemburu kemudian dia berdiri.


Alkha tersenyum kecil melihat Kimora cemburu kemudian menahan tangan Kimora dan ikutan berdiri.


"nggak ada dan nggak akan pernah ada yang lain,hanya kamu istri aku"ucap Alkha memencet hidung Kimora sembari tersenyum.


"ngapain senyum senyum?"tanya Kimora ketus.


Tapi Alkha tak menjawab malah mencium pipi Kimora dan memeluk nya.


"aku kangen sama kamu"ucap Alkha.


Kimora tak membalas juga tak menolak pelukan Alkha.


"bukan nya perasaan kamu sudah berubah ke aku"ucap Kimora.


Alkha menatap Kimora "kemarin itu karena aku sedang marah,cinta aku ke kamu tak akan pernah berubah tapi malah bisa nambah"ucap Alkha kembali memeluk Kimora.


"kenapa kamu marah?"tanya Kimora.


"karena kamu ninggalin aku,aku kira kamu sudah tak mencintai aku lagi"lirih Alkha.


Kimora tersenyum tapi masih belum membalas pelukan Alkha.Kemudian mereka kembali duduk.


"Ra,kenapa kamu ninggalin aku?"tanya Alkha pelan.


Kimora menoleh ke Alkha kemudian menoleh lagi ke lautan lepas.


"karena aku ingin kamu bahagia"jawab Kimora.


Alkha menoleh menatap tajam ke Kimora.


"aku bahagia kalau sama kamu"ucap Alkha kesal.


"kamu mau tahu alasan kenapa aku pergi?"tanya Kimora.


"sewaktu kecil aku pernah hampir di culik,tapi ada satu teman aku yang nyelamatin aku pada waktu itu,saat dia melarikan diri dia tertabrak motor hingga koma,aku merasa bersalah pada waktu itu,hingga aku berucap aku bakal nuruti apa mau dia sebagai ganti pengorbanan dia,akhir nya kita jadi sahabat,kamu tahu siapa sahabat aku itu? SILVIA"ucap Kimora kemudian dia berdiri.


"beberapa hari yang lalu Silvia nagih janji itu ke aku,dia minta aku ninggalin kamu,aku dilema saat itu,aku berat karena aku sangat mencintai kamu,di sisi lain aku terus di kejar rasa bersalah"ucap Kimora pelan.


Alkha berdiri kemudian memeluk istri nya dari belakang.


"lalu kenapa kamu akhirnya ninggalin aku?"tanya Alkha.


"saat Silvia mencoba bunuh diri aku ke rumah sakit dan di saat itu aku sadar kalau Silvia sangat mencintai kamu,aku pikir jika aku pergi aku bisa menepati janji aku ke Silvia dan bisa melihat kamu bahagia"jawab Kimora.


"kamu harus tahu Ra,bahagia ku jika bersama kamu,seandai nya kamu nggak kembali mungkin hari ini aku juga akan ada di sini,karena untuk apa aku hidup jika kamu jauh dari aku"ucap Alkha mencium pundak Kimora.


"tapi jika waktu itu Silvia nggak nolongin aku,mungkin aku juga nggak akan sama kamu sekarang"ucap Kimora.


"jodoh,maut,rejeki itu di tangan Tuhan,kita bisa ketemu sampai saling mencintai seperti sekarang itu semua karena memang sudah di gariskan oleh Dia Sang Pemberi Hidup"ucap Alkha mempererat pelukan nya.


"kamu ingat nggak perkataan kamu?"tanya Alkha.


"perkataan yang mana?"tanya Kimora.


"waktu itu kamu pernah bilang kalau aku dan kamu bagai sepasang kaki yang berjalan meskipun saling kejar tapi kita akan berhenti di tujuan yang sama"ucap Alkha mengingat kan.


Kimora mengangguk "ingat,waktu itu aku kasih kamu sepatu"ucap Kimora tersenyum.


Alkha mengangguk "sepatu itu ibarat cinta kita,dia melindungi dari batu dan kerikil tajam,seperti Silvia mungkin dia hadir sebagai kerikil dalam rumah tangga kita tapi semakin kuat cinta kita,akan semakin kuat pula rumah tangga kita"ucap Alkha.


Kimora mengangguk mengerti apa yang di maksud Alkha.Kemudian Kimora berbalik dan berhadapan dengan Alkha.


"Kha maaf aku sudah korbanin hati kamu untuk rasa bersalah aku"lirih Kimora.


Alkha mencium kening istri nya "kita lawan Silvia bersama sama ya,kita tunjukin ke Silvia kalau kita kuat dan kita saling mencintai"ucap Alkha.


Kimora mengangguk dan memeluk suami nya erat.


"tapi kamu jangan musuhin Silvia ya,biar bagaimana pun karena dia aku masih ada di sini sekarang,menjadi istri kamu"ucap Kimora.


"jangan terlalu baik Ra,Silvia punya niat jelek ke kamu,dia ingin kamu jatuh"ucap Alkha.


"asal bersama kamu dan masih memiliki cinta kamu,jatuh seperti apapun aku pasti akan bangkit lagi"jawab Kimora.


Alkha tersenyum dan mencium kening Kimora kemudian kembali memeluk Kimora.


"aku akan selalu berikan tangan aku ketika kamu jatuh,dan memberi pundak aku ketika kamu lelah,aku tak akan membiarkan kamu jatuh pasti akan selalu aku pegang tangan kamu"ucap Alkha.


"aku sayang banget sama kamu Kha"ucap Kimora.


Alkha melepas pelukan nya menatap ke istri nya yang juga menatap nya.


"aku juga sayang kamu,dan juga sayang dedek"ucap Alkha jongkok dan mencium perut Kimora.


"kamu tahu aku hamil?"tanya Kimora.


Alkha tersenyum mengangguk "aku nemu kertas hasil cek darah kamu,makanya aku langsung ke sini buat jemput kamu dan dedek"jawab Alkha mengelus perut Kimora dan kembali mencium perut nya.


Kimora tersenyum bahagia melihat suami nya berbicara sendiri di depan perut nya.