
Alkha dan Kimora berangkat ke kantor bareng ,Alkha mengantar Kimora dulu.
"ntar siang aku jemput makan bareng ya yang"ajak Alkha ketika sampai di kantor Kimora.
Kimora mengangguk "iya" jawab Kimora.
Kimora turun dari mobil sementara Alkha memperhatikan Kimora sampai masuk ke dalam kantor.
"Ra lo di cari bu bos"ucap Lala.
Kimora yang baru datang mengerutkan dahi nya "tumben pagi pagi bu bos nyariin gue"ucap Kimora.
Lala menggedikkan bahu nya karena tak tahu.
"permisi bu bos kata nya bu bos cari saya?"tanya Kimora masuk ke ruangan bos nya.
"eh Kimora,sini duduk sini Ra!"suruh Lidya.
Kimora menurut dan duduk di sofa yang ada di ruangan bos nya.
"ada apa bos?"tanya Kimora.
"gini Ra saya mau nanya soal wanita simpanan suami saya,dia teman kamu kan?"tanya Lidya.
"iya bos"jawab Kimora gugup.
"apa sampai sekarang masih berhubungan sama suami saya?"tanya Lidya.
"kalau soal itu saya nggak tahu bos,karena saya juga nggak pernah ketemu sekarang,cuma minggu lalu nggak sengaja ketemu,emang ada apa ya bos?"tanya Kimora.
"dia kan masih muda ya kok nggak milih cari suami aja daripada jadi selingkuhan"ucap Lidya.
"Silvia dulu juga punya suami bos,tapi sudah cerai"ucap Kimora.
"kenapa cerai?"tanya Lidya.
"karena suami nya selingkuh"ucap Kimora.
"mangkanya dia jadi kayak gitu mungkin mau balas dendam"ucap Lidya.
Kimora hanya menggedikkan bahu nya kemudian pamit untuk kembali bekerja.
****
Jam makan siang Alkha menjemput Kimora untuk makan siang bareng.
"mau makan di mana yang?"tanya Alkha.
"di mana aja asal sama kamu pasti enak"ucap Kimora gombal.
Alkha menoleh ke istri nya sembari tersenyum "pinter gombal ya sekarang"ucap Alkha menarik hidung istri nya.
"kan belajar dari kamu"jawab Kimora tersenyum.
Lagi asyik makan dan bercanda Silvia menghampiri mereka.
"makan di sini juga Kha?"tanya Silvia.
Mereka menoleh "iya"jawab Alkha sinis.
"eh Silvia,gabung sini Sil!"ajak Kimora.
"ngapain sih yang"sewot Alkha.
Silvia sudah menarik kursi mau duduk tapi Alkha menolak.
"lo cari tempat lain aja Sil,gue nggak napsu makan bareng sama lo"ucap Alkha ketus.
"Alkha,ah"ucap Kimora mendelik.
Silvia berdiri dengan marah tapi Kimora menahan tangan nya sebelum dia pergi.
"lo mau kemana Sil?gabung sini aja biar ada teman nya"pinta Kimora.
"biarin aja sih yang dia cari tempat lain"ucap Alkha tapi langsung mingkem ketika mendapat pelototan dari Kimora.
"gabung aja Sil,duduk lagi ya"pinta Kimora lagi.
"lo nggak usah sok baik,lo seneng kan Alkha bersikap gitu kayak gue"ucap Silvia ketus.
Kimora terbelalak mendengar ucapan Silvia begitupun Alkha.
"kok lo ngomong gitu sih Sil?"tanya Kimora.
"lo harus nya terima kasih Kimora mau maafin lo sama gue,tapi lo malah kayak gini ke istri gue"ucap Alkha marah.
"terima kasih?"tanya Silvia tersenyum sinis.
"Sil kita kan sahabat"ucap Kimora pelan.
"sahabat yang lupa akan janji nya sendiri atau sahabat yang tak tahu berterima kasih"bisik Silvia membuat Kimora menjadi merasa bersalah.
Silvia menyeringai tapi Kimora menangkap tangan nya "Sil" ucap nya.
"permintaan gue masih berlaku"ucap Silvia pelan kemudian melirik ke Alkha dan pergi.
"Sil,Silvia"seru Kimora menyusul Silvia tapi di tahan oleh Alkha.
"yang udah yang biarin dia pergi"ucap Alkha,Kimora menatap Silvia dengan sedih.
Begitu Silvia pergi Kimora menjadi diam membuat Alkha curiga.
"kamu kenapa diam?Silvia ngomong apa ke kamu?"tanya Alkha.
Kimora menggeleng "aku cuma merasa nggak enak aja sama Silvia"ucap Kimora.
"nggak enak kenapa?"tanya Alkha.
"dulu seandainya kita nggak nikah mungkin sekarang kamu balikan lagi sama Silvia"ucap Kimora pelan.
"kamu nyesel nikah ama aku?"tanya Alkha kesal.
"nggak gitu,kamu kok ngomong nya gitu"ucap Kimora serba salah.
"lagian kamu,kita bisa bersama itu karena takdir,mungkin Tuhan mempertemukan kamu sama aku untuk melengkapi aku yang tidak sempurna ini"ucap Alkha menggenggam tangan Kimora.
"Tuhan juga menciptakan kamu untuk melengkapi kekurangan aku"ucap Kimora tersenyum.
Mereka saling pandang,tersenyum dengan bahagia.
"kita janji ya Ra,kita jangan pernah tinggalin satu sama lain,karena aku hanya akan mencintai kamu,menualah bersama ku!"pinta Alkha.
Kimora tersenyum dan mengangguk menahan air mata nya yang akan jatuh karena terharu.