KHILAF

KHILAF
KHILAF EP.68



"gimana jeng semua sudah siap?"tanya Elsa ke besan nya.


"iya jeng,semua sudah siap tinggal nunggu tamu nya aja"jawab Lina.


"nggak nyangka ya jeng kita mau punya cucu,jadi nggak sabar"ucap Elsa tersenyum.


"iya jeng,semoga ibu dan bayi nya sehat sampai hari nya"ucap Lina berharap.


"Aamiin"sahut Darwis dan Hendra.


"Kimora kemana tan?"tanya Maya.


"masih di kamar May"jawab Lina.


Maya kemudian berjalan ke kamar Kimora.Dia melihat dari luar pintu Alkha sangat perhatian ke Kimora.Tanpa terasa Maya tersenyum bahagia melihat Kimora memiliki suami yang sangat sayang ke dia.


"turun yuk Kha,kan udah hampir waktu nya"ucap Kimora.


Alkha menurut dan dengan hati hati dia menuntun istri nya keluar kamar menuju ruang acara.


"hati hati Ra"ucap Maya.


"eh,lo May kapan datang?"tanya Kimora.


"barusan"jawab Maya membantu menuntun Kimora.


Setelah sampai di bawah Alkha menyambut para kolega dan teman kantor nya yang di undang dalam acara 7 bulanan nya Kimora.


"kalau nggak kuat berdiri duduk aja sayang"ucap Elsa.


"iya duduk aja jangan kelamaan berdiri nyar lo capek"ucap Maya membantu Kimora duduk.


"Rio mana May?"tanya Kimora.


Maya melayangkan pandangan nya mencari dimana suami nya tapi tak menemukan nya.


"tauk,tadi di sini"jawab Maya kembali mencari cari.


"cariin siapa lo?"tanya Alkha.


"suami gue"jawab Maya.


"eh iya daritadi gue belum lihat Rio"ucap Alkha juga melayangkan pandangan nya.


Kimora yang melihat Rio masuk bersama seorang wanita menarik baju suami nya.


"itu siapa Kha yang bareng sama Rio?"tanya Kimora.


Alkha dan Maya menoleh ke arah dimana Rio berada.Maya melotot dan mulai manyun.


"itu yang nama nya Dinda"jawab Alkha.


"cantik banget"ucap Kimora.


Alkha jongkok di depan Kimora karena nggak mau Kimora marah "masih cantikan istri aku lah"ucap Alkha meraih tangan Kimora.


"lo napa May?manyun gitu?"tanya Alkha tertawa.


"dia siapa sih Kha?"tanya Maya sewot.


"selingkuhan Rio mungkin"jawab Alkha menggoda Maya membuat Maya semakin cemberut.


"Alkha ah,kamu nggak mau temuin dia dulu?"tanya Kimora.


Alkha berdiri dan berpamitan untuk menemui Dinda dulu "aku temuin dia dulu ya yang" pamit Alkha memegang kepala Kimora.


Kimora hanya mengangguk.Sementara Maya masih menatap tak suka.Dia mau marah ke Rio tapi dia juga nggak mau Rio malu biar bagaimana pun dia juga harus jaga nama baik suami nya.


"Dinda"jawab Kimora.


"lo kenal?kayak nya bukan karyawan Alkha ya?"tanya Maya.


"gue juga baru tahu orang nya,dia klien Alkha tapi sering banget wapri Alkha"ucap Kimora ikut manyun.


"lihat tuh juga deket banget sama Rio"ucap Maya kesal.


Kimora menatap suami nya yang sedang ngobrol dengan Dinda.Begitu Alkha menoleh dia melihat istri nya yang mulai manyun.


"aku kenalin ke istri aku"ajak Alkha yang di sambut senang oleh Dinda.Karwna Dinda juga penasaran seperti apa wanita yang di nikahi Alkha.


"yang,kenalin ini Dinda,,Din kenalin ini istri aku Kimora"ucap Alkha memeluk istri nya dan membantu Kimora berdiri.


"pelan pelan yang"ucap Alkha.


"senang bertemu dengan nyonya Alkhano,saya Dinda klien sekaligus teman pak Alkhano"ucap Dinda memperkenalkan diri.


"Kimora,senang bisa bertemu dengan anda"ucap Kimora mengulurkan tangan nya.Dinda kemudian melirik ke arah Maya.


"oh ini sepupu saya Maya,yang juga istri nya Rio"ucap Kimora.


"oh ini istri pak Rio,saya Dinda"ucap Dinda mengulirkan tangan nya.


"Maya"jawab Maya singkat.


"oh iya Kha mana orang tua kamu?aku mau kenalan dong!"tanya Dinda.


Alkha melirik ke arah Kimora yang udah manyun tapi kemudian mengantar Dinda ketemu orang tua nya dan mertua nya.Elsa merasakan kalau Dinda punya perasaan lebih ke putra nya.


"silahkan duduk mbak Dinda"ucap Elsa mempersilahkan.Dinda menurut untuk duduk dia mengambil duduk dekat Rio dan Maya.


"Kha,mama cuma kasih tahu ke kamu kayak nya Dinda suka sama kamu,kamu jangan aneh aneh lagi,kalau kamu sampai khilaf lagi om Darwis nggak bakal maafin kamu begitupun Kimora dan mama"ucap Elsa.


"iya ma,Alkha sama Dinda cuma teman dan sebatas kerjaan doang"jawab Alkha.


"awas aja kalau kamu sakiti menantu mama lagi,mama nggak bakal akui kamu jadi anak lagi"ancam Elsa.


Alkha tersenyum mendengar ucapan mama nya.Terkadang Alkha juga bingung yang anak Elsa itu dia atau Kimora kok kayak nya mama nya lebih sayang ke Kimora.Mungkin karena Elsa menganggap Kimora seperti putri nya sendiri.Karena dia kan cuma punya anak laki laki semata wayang pula.


"mama nggak usah kuatir,Alkha nggak bakalan sakiti Kimora lagi,dia kan ibarat nyawa buat Alkha"jawab Alkha memeluk Elsa.


Alkha kembali ke tempat duduk Kimora.Alkha sadar Kimora sedang ngambek ke dia.


"senyum dong yang,masa ratu di acara ini cemberut gitu"ucap Alkha.


Tapi Kimora hanya diam saja tak menjawab ucapan Alkha, "kamu marah yang?"tanya Alkha memegang kedua pipi Kimora.


Kimora masih aja nggak mau menjawab, "beneran ngambek?maaf deh beneran aku sama Dinda cuma temanan nggak lebih,kamu jangan kayak mama dong"ucap Alkha pelan.


"emang mama kenapa?"tanya Kimora.


"mama mikir aku juga ada main sama Dinda sampai mama nggak mau ngakui aku anak lagi kalau beneran ada main ama cewek lain"ucap Alkha.


"mama emang mertua paling the best"ucap Kimora tersenyum.


"kadang aku juga heran anak kandung mama tuh aku atau kamu sih,kok kayak nya mama lebih sayang sama kamu"ucap Alkha manyun.


"nggak usah mengalihkan topik"sewot Kimora.


Alkha tersenyum "kamu nggak usah mikir yang aneh aneh,aku kan sudah bilang cinta aku cuma buat kamu dan calon anak kita"ucap Alkha mengelus perut Kimora.


Dinda melihat dari tempat duduk nya merasa agak nggak suka.Dan berhayal kalau Kimora itu adalah diri nya.