
Elsa dan Lina datang ke rumah Alkha dan Kimora.
"ibu,mama"ucap Kimora ketika membuka pintu melihat ibu dan mertua nya.
"hai sayang gimana kabar kamu?"tanya Elaa mencium Kimora.
"baik ma"jawab Kimora.
"di rumah sendirian nak?"tanya Lina.
"iya bu"jawab Kimora mengangguk.
"gimana cucu mama,sehat kan?"tanya Elsa.
"alhamdulilah ma,sehat"jawab Kimora.
Mereka masuk ke dalam dan ngobrol di ruang tamu.Setelah lama ngobrol Alkha pun pulang dari kantor.
"sore sayang"ucap Alkha ketika masuk ke rumah.
"sore juga sayang"timpal Elsa tersenyum.
Alkha kaget mendengar suara yang bukan istri nya.
"mama,ibu"ucap Alkha kemudian dia menyalami mama dan mertua nya.
"udah pulang nak?"tanya Lina.
"iya bu,mama sama ibu dah lama di sini?"tanya Alkha duduk di samping Kimora.
"dari tadi siang,mama pikir Kimora bosan di rumah makanya mama sama ibu ke sini buat nemenin Kimora"jawab Elsa.
"iya nih,Kimora bosan di rumah katanya,tiap hari gangguin Alkha kerja mulu"ucap Alkha ngadu.
Kimora mencubit tangan suami nya. "apaan sih nggak usah sok ngadu deh"sewot Kimora.
"kok bisa di gangguin Kimora,emang Kimora datang ke kantor kamu?"tanya Elsa.
"nggak sih ma,tapi di chat Alkha yang romantis mulu Alkha jadi sulit fokus waktu kerja"ucap Alkha manyun.
"oh,jadi nggak mau di chat romantis oleh istri,okay besok aku nggak chat lagi,kalau perlu nggak bakal balas chat kamu"ucap Kimora marah.
"bukan gitu sayang maksud nya,aku seneng kamu chat romantis ke aku,tapi aku jadi nggak fokus kerja"ucap Alkha.
"emang kenapa?"tanya Kimora masih sewot.
"karena bawaan nya pengen pulang mulu,pengen cepetan lihat senyum kamu yang indah itu"ucap Alkha mencolek hidung Kimora.
"ish,gombal"ucap Kimora mendorong muka Alkha.Orang tua mereka tersenyum melihat anak dan menantu nya pada akur.
****
"May,ntar siang temenin gue belanja bulanan ya?" ajak Kimora.
"okay,siap"jawab Maya singkat.
Setelah jam makan siang mereka pergi ke supermarket untuk belanja bulanan.
"sini biar gue yang bawa"ucap Maya merebut barang bawaan Kimora.
"biar gue aja May,gue bisa kok"ucap Kimora merebut kembali belanjaan nya.
"lo kan lagi hamil muda nggak boleh bawa yang berat berat,gue nggak mau ya kalau sampai keponakan gue kenapa napa"ucap Maya yang kembali merebut belanjaan Kimora.
Kimora tersenyum "makasih ya May"ucap Kimora.
Setelah dari supermarket mereka pergi untuk makan.
"Kimora" ucap Silvia mendekati meja Kimora dan Maya.Silvia kebetulan menemani Arya meeting.
"Silvia"ucap Kimora menoleh.
"karena di sini rumah gue,karena gue kangen ama suami gue"ucap Kimora.
"lo udah lupa ama janji lo?"tanya Silvia.
"gue nggak pernah janji ke lo buat pergi,gue cuma janji bakal nuruti kemauan lo,tapi bukan kemauan lo yang nggak masuk akal itu"ucap Kimora tegas.
Maya tersenyum senang melihat sepupu nya berani melawan Silvia.
"lo pikir lo bisa melawan gue,asal lo tahu aja selama ini Alkha nggak pernah cinta sama lo,dia cuma jadiin lo pelarian karena dia masih cinta sama gue"ucap Silvia memcoba membuat Kimora jatuh mental nya.
"lo harus nya sadar Sil,kalau Alkha emang masih cinta sama lo,dia bakal bawa lo pulang ketika gue pergi kemarin bukan malah nyari gue dan jemput gue pulang"ucap Kimora sinis.
"sadar lo"sindir Maya meledek Silvia.
Sebelum Kimora dan Maya pergi,Kimora berhenti di samping Silvia dan berbisik.
"satu lagi lo juga harus cepet bangun dari tidur lo,jangan mimpi terus,lo hanya masa lalu buat Alkha dan gue adalah masa depan Alkha"tegas Kimora yang membuat Silvia marah kemudian mendorong Kimora hingga Kimora menabrak meja di depan nya tepat di perut nya.
Maya kaget langsung mendorong Silvia "lo gila ya"bentak Maya.
"Ra ,lo nggak apa apa?"tanya Maya panik.
Kimora meringis menahan sakit,sementara Silvia bukan nya membantu dan kasihan malah tertawa.
"maka nya jangan sok mau lawan gue"ucap Silvia meninggalkan Kimora dan Maya.
"awas lo ya"ancam Maya.Maya sudah geregetan mau jambak Silvia tapi di tahan oleh Kimora.
"mbak itu teman nya berdarah"ucap salah satu pengunjung.
Kimora dan Maya menoleh ke arah yang di tunjuk salah satu pengunjung itu.
"Ra lo berdarah"ucap Maya panik.
"May antar gue ke rumah sakit sekarang"perintah Kimora.
Maya hanya menurut dan melajukan mobil ke rumah sakit.
"Sus,SUSTER"teriak Maya memanggil suster sambil memapah Kimora yang mulai lemas.
Suster membawa Kimora ke ruang IGD,Maya yang panik kemudian menelepon Rio,membuat Rio ikutan panik.
"Kha,kita harus ke rumah sakit sekarang"ucap Rio panik.
"lo kenapa panik gitu,siapa yang sakit?"tanya Alkha.
"Kimora di bawa ke rumah sakit"ucap Rio terbata bata.
"Kimora istri gue?"tanya Alkha terkejut.Rio mengangguk.
Alkha yang kaget dan panik pun langsung berlari ke parkiran di susul Rio,mereka bergegas menuju rumah sakit.
Begitu sampai di halaman rumah sakit Alkha langsung turun dari mobil "lo parkirin mobil gue" ucap Alkha yang di turuti oleh Rio.
Alkha berlari mencari dimana Kimora di rawat begitu dia melihat Maya di depan ruang IGD dia langsung nyamperin Maya.
"Kimora gimana May?"tanya Alkha panik.
"lo tenang dulu ya Kha,dokter lagi periksa Kimora"jawab Maya menangis.
"kenapa bisa kayak gini?"tanya Alkha marah.
Maya menangis dan menceritakan apa yang terjadi ke Alkha.
"jadi ini ulah Silvia"ucap Alkha geram.Rio yang baru muncul menepuk pundak Alkha dan memeluk Maya yang masih menangis.
"lo sabar dulu Kha,kita berdoa aja semoga Kimora dan anak lo nggak kenapa napa"ucap Rio menenangkan Alkha.