KHILAF

KHILAF
KHILAF EP.47



"Ra,pulang yuk"ajak Alkha.


Kimora tak menjawab dia menundukkan kepala nya.


"iya nak,kamu pulang sama Alkha ya,kasihan dedek di perut tuh,pengen deket sama ayah nya"bujuk Lina.


Kimora menatap Alkha yang sedari tadi menatap nya dan menganggukan kepala nya,kemudian Kimora berpikir sejenak dan mengangguk.


"iya buk"jawab Kimora tersenyum.


Alkha tersenyum bahagia kemudian memeluk dan mencium kening istri nya.


Darwis dan Lina serta nenek pun tersenyum bahagia.


"maafin Kimora ya nek,kalau Kimora ngerepotin nenek kemarin"ucap Kimora memeluk nenek nya.


"nggak apa apa sayang,nenek seneng ada teman nya"ucap nenek mengelus rambut belakang cucu nya.


"kita pamit dulu ya buk,ibuk jaga diri baik baik"pamit Darwis memeluk ibu nya.


Nenek mengangguk dan tersenyum.


"makasih ya nek,kemarin sudah jaga Kimora"ucap Alkha menyalami nenek mertua nya.


"iya Kimora baik baik,awas kalau cicit aku kenapa napa"ancam nenek.


"iya nek,siap"ucap Alkha memberi hormat ke nenek kemudian tersenyum.


Setelah berpamitan kemudian mereka pulang.


"Kha berhenti sebentar"ucap Kimora di tengah perjalanan.


"kenapa Ra?"tanya Alkha menghentikan mobil nya.


Kimora buru buru keluar mobil membuat Alkha panik.


Hoek hoek Kimora merasa mual.


"kamu kenapa yang?"tanya Alkha panik.


Kimora menggeleng "nggak tahu tiba tiba pusing terus mual"ucap Kimora lemas.


Alkha yang terlihat panik membuat Darwis dan Lina ikut turun dari mobil.


"Kimora kenapa Kha?"tanya Darwis.


"nggak tahu yah katanya pusing dan mual"jawab Alkha.


hoek hoek Kimora kembali mual dan lemas.


"kamu kenapa nak?"tanya Lina.


"nggak tahu buk tiba tiba mual"jawab Kimora.


Alkha kemudian berlari ke warung yang tidak jauh dari tempat dia berhenti.


"minum teh hangat dulu yang"ucap Alkha menyodorkan teh hangat ke istri nya.


"di minum dulu nak"ucap Lina.


Kimora meminum nya sedikit demi sedikit.


"apa kita makan dulu aja,di sana ada warung makan"ucap Alkha menunjuk sebuah warung makan di depan.


Kimora mengangguk.Kemudian Alkha memapah istri nya ke mobil kemudian mereka menuju rumah makan di depan situ.


"kok Kimora tambah mual ya buk?"tanya Kimora ketika ada makanan di depan nya.


"iya gitu nak kalau lagi ngidam,tapi kamu harus makan biar ada tenaga"ucap Lina.


"iya sayang,dulu ibu juga kayak gitu waktu hamil kamu"ucap Darwis.


Alkha memandang Kimora dengan kuatir karena Kimora masih terlihat mual.


"aku suapin ya?"tanya Alkha.


Kimora mengangguk.Kemudian Alkha mengambil piring Kimora dan menyuapi nya.


"adek nggak boleh nakal ya,mama biar mam mam dulu biar adek cepet gede"ucap Alkha di depan perut istri nya dan memasukkan makanan ke mulut Kimora.


Kimora tersenyum menatap suami nya.Begitu pun Lina dan Darwis tersenyum melihat menantu nya.


hoek hoek hoek Kimora mual kembali.


"sekali lagi sayang"bujuk Alkha kembali menyuapkan makanan ke mulut Kimora.Tapi Kimora menolak.


****


"nggak tidur sini aja nak?"tanya Lina ketika Alkha dan Kimora berpamitan pulang.


"nggak buk lain kali aja"jawab Kimora.


"ih,ya udah kalian hati hati,jagain Kimora dan cucu ibu Kha!"perintah Lina.


"iya buk"jawab Alkha menyalami mertua nya.


"nggak usah panik kalau Kimora kayak tadi,itu wajar kalau lagi hami muda yang penting harus tetap makan biar ada tenaga"pesan Darwis.


"iya yah,siap"ucap Alkha.


Sesampai nya di rumah Kimora kembali mual.


"ke dokter aja ya yang?"tanya Alkha agak panik.


"nggak usah,kata ibu kan wajar kalau lagi hamil muda"ucap Kimora.


"tapi aku nggak tega lihat nya"ucap Alkha.


"nggak apa apa sayang aku kuat kok,kan demi anak kita"ucap Kimora.


Alkha mencium kening Kimora masih dengan raut wajah cemas.


"kamu udah resign kan?"tanya Alkha.


Kimora mengangguk "tapi kata bu Lidya kalau mau kembali kerja masih boleh kok"ucap Kimora.


"nggak usah kerja lah,kamu di rumah saja istirahat kamu kan lagi hamil muda,aku nggak mau kamu dan calon anak kita kenapa napa"ucap Alkha.


"tapi kan pasti bosen di rumah terus"ucap Kimora cemberut.


"sabar,demi calon buah hati kita sayang"ucap Alkha membujuk Kimora.


Kimora mengangguk menuruti perkataan suami nya.Kemudian mereka tertidur karena capek.