
"yang aku ikut ke kantor boleh nggak?aku jenuh di rumah"tanya Kimora ketika Alkha akan berangkat kerja.
"beneran kamu mau ikut ?"tanya Alkha balik.
Kimora mengangguk,dan kemudian mereka berangkat ke kantor bersama.
"mbak Kimora,tumben ikut ke kantor?"tanya Mila menggandeng istri bos nya itu.
"iya Mil,bosen di rumah mulu"jawab Kimora.
"hati hati mbak"ucap Mila yang masih menggandeng Kimora ke ruangan Alkha.
"makasih ya Mil"ucap Kimora sembari duduk.
Mila tersenyum dan mengangguk ke Kimora, "iya mbak sama sama"jawab Mila.
"Mil,hari ini saya ada meeting jam berapa?"tanya Alkha.
"jam 10 pak,habis itu ada meeting dengan pak Hadi dan mbak Dinda jam 1 siang pak"jawab Mila.
"oh,oke..kamu sudah bisa kembali bekerja"ucap Alkha kemudian Mila keluar ruangan.
"kalau butuh apa apa bilang ke saya aja ya mbak,saya keluar dulu"ucap Mila berpamitan.
"iya Mil,jawab Kimora tersenyum.
"aku kerja dulu kamu di sini aja nonton film"ucap Alkha memberi Kimora sebuah laptop.
Kimora tersenyum dan menganggukan kepala nya.
Tokk tokk
"masuk!"ucap Alkha
Ternyata Rio,dia minta ijin pulang setengah hari mau ke rumah sakit,Silvia di rawat karena keguguran.
"terus gimana keadaan nya sekarang?"tanya Kimora panik.
"belum tahu Ra,gue juga baru di kasih kabar Hans"jawab Rio.
Alkha mengijinkan Rio untuk pulang setengah hari.Setelah itu Rio keluar untuk kembali bekerja.
"kasihan juga ya Kha?"ucap Kimora.
"ngapain kasihan,itu karma karena dia dulu udah buat kita kehilangan calon anak kita,biar dia rasain gimana sakit nya"jawab Alkha.
"udahlah yang,lupakan aja semua nya kita kan juga udah ada ganti nya"ucap Kimora menenangkan Alkha.
"tapi kan kalau dulu ada,kita kan jadi punya anak 2"ucap Alkha.
Kimora mendekati suami nya kemudian duduk di pangkuan nya,menjewer kedua telinga Alkha pelan.
"habis dedek ini lahir kita bikin lagi yang banyak kalau perlu 11 biar kayak klub sepak bola"ucap Kimora tersenyum.
Alkha menatap Kimora dengan senyuman nakal kemudian mencium bibir Kimora.
"Alkha ah,ini di kantor loh"ucap Kimora.
"kapan hari itu kita juga lakuin di sini"bisik Alkha.
"kamu kan mau meeting,siap siap gih"ucap Kimora membuat Alkha manyun.
Sampai jam mau makan siang Alkha belum selesai meeting nya.Alkha menyuruh Kimora menunggu nya di restoran depan kantor,setelah selesai meeting Alkha langsung ke sana.
"sendiri aja?"tanya Dinda ketika melihat Kimora makan sendirian.Dinda sengaja datang lebih awal ke kantor Alkha karena ingin ngajak Alkha makan siang.
"eh,mbak Dinda,iya mbak,Alkha nya masih meeting"jawab Kimora tersenyum.
"silahkan!"jawab Kimora sembari tersenyum.Meskipun Kimora merasa kalau Dinda nggak suka kepada nya,karena Dinda menatap Kimora dengan tajam.
"kamu sudah lama nikah sama Alkha?"tanya Dinda.
"hampor 3 tahun mbak"jawab Kimora.
Dinda menatap Kimora yang sedang makan dengan porsi banyak.
"kamu makan sebanyak ini sendiri?"tanya Dinda.
"hehe,iya mbak biasalah orang hamil bawaan nya lapar mulu"jawab Kimora tertawa.
"kamu nggak takut setelah kamu melahirkan Alkha akan ninggalin kamu karena badan kamu jadi melar?"tanya Dinda masih agak judes.
Kimora tersenyum kembali, "Alkha bukan laki laki kayak gitu mbak"jawab Kimora santai.
"sekarang kamu bisa bilang gitu karena kamu belum tahu aja,untuk lelaki kayak Alkha dengan ketampanan dan kekayaan nya nggak akan sulit dapatin wanita seperti apapun yang dia mau"ucap Dinda ketus.
"maksud mbak Dinda,Alkha di belakang saya punya wanita lain gitu?"tanya Kimora.
Dinda mengangkat kedua alis nya, "siapa tahu"ucap nya tersenyum.
"kamu seharusnya sudah tahu kan mbak bagaimana suami saya setelah kamu di tolak oleh dia?"tanya Kimora tersenyum kecil.
Dinda membulatkan mata nya tak percaya kalau Kimora tahu dia pernah di tolak Alkha.
"kamu jangan bangga Alkha nolak aku karena kamu sedang hamil,lihat aja setelah anak nya lahir pasti dia akan cari wanita lain dengan mudah"ucap Dinda agak marah.
"kamu seharus nya paham mbak Dinda,kalau seorang lelaki tidak akan suka sama wanita yang mudah di dapat,kalau pun dia suka itu karena wanita nya yang murahan"jawab Kimora masih dengan senyuman nya.
Dinda menggebrak meja,tak terima dengan ucapan Kimora,dia merasa tersindir.Tapi Kimora masih saja tersenyum tak menghiraukan tatapan tajam Dinda.
"maaf saya mau kembali ke kantor suami saya"ucap Kimora berdiri.
"jujur aku kaget ketika tahu kamu adalah istri Alkha,aku kira lelaki kayak Alkha akan punya istri yang cantik,seksi,berpendidikan tapi,tak tahu nya di bandingkan aku jauh lebih cantikan aku"ucap Dinda menyindir Kimora.
"apa guna nya wajah cantik tapi nggak bisa dapatin lelaki single?mbak Dinda emang lebih cantik dari saya tapi kenyataan nya saya yang di nikahi oleh Alkha"ucap Kimora dengan senyuman mengejek.
"kita lihat aja,Alkha pasti akan jatuh dalam pelukan aku!"ucap Dinda geram.
Kimora tertawa mendengar ucapan Dinda, "kamu percaya nggak kamu orang yang kesekian yang bilang kayak gitu,saya tahu dengan ketampanan dan kesuksesan Alkha,banyak sekali wanita yang mendambakan nya,tapi sampai sekarang cuma saya yang dia cintai,kalau pun dia mau selingkuh sama kamu,dia nggak akan pernah bilang kalau kamu pernah merayu nya"ucap Kimora beranjak dan meninggalkan Dinda,tapi Dinda menjulurkan kaki nya sehingga Kimora tersandung.
"akh"pekik Kimora tapi Alkha yang sudah datang ke restoran itu langsung menangkap istri nya.
"kamu nggak apa apa yang?"tanya Alkha,Kimora terkejut kemudian menatap Alkha yang memeluk nya.Kemudian Kimora menggeleng.
Alkha melepaskan pelukan nya dan berjalan mendekati Dinda dengan tatapan marah.
"Kha,maaf aku nggak sengaja"ucap Dinda ketakutan.
"kamu benar benar keterlaluan,kamu mau mencelakakan istri dan calaon anak aku?"tanya Alkha marah tangan nya mengepal.
"maaf Kha,maaf"ucap Dinda takut.
Alkha mengayunkan tangan nya tapi kemudian di tahan oleh Kimora, "Alkha,jangan Kha,dia wanita"ucap Kimora.
"aku nggak peduli mau dia wanita,dia sudah berani mau mencelakai kamu"jawab Alkha tak melepaskan tatapan nya ke Dinda.
"sayang,kamu nurut ya sama aku,aku dan anak kita baik baik saja kok"ucap Kimora memeluk Alkha membuat Alkha luluh,kemudian memeluk Kimora balik.
"siapapun yang mau mencelakai kamu,aku nggak akan pernah maafin dia"ucap Alkha melirik ke Dinda.Kimora mengangguk di pelukan Alkha.
"aku cinta banget sama kamu"ucap Alkha mencium kening Kimora.Alkha bermaksud menunjukan ke Dinda kalau dia sangat mencintai istri nya.