
Karena Elsa sudah pulang jadi Alkha pulang ke rumah sementara Kimora sedang mempersiapkan makan malam.
"kamu dah pulang Kha"ucap Kimora ketika Alkha masuk ke rumah.
Alkha masih saja cuek ke Kimora dia tidak menjawab pertanyaan Kimora.Alkha ke kamar,setelah mandi dia ke ruang makan untuk makan.
"mau aku suapin Kha?"tanya Kimora.
"nggak usah aku dah terbiasa makan sendiri"ucap Alkha dingin.
Kimora yang sudah nggak kuat dengan sikap Alkha pun akhir nya memberanikan diri.
"apa kamu nggak suka aku pulang?"tanya Kimora.
"biasa aja"jawab Alkha dingin.
"kalau kamu emang nggak suka ya udah aku pergi lagi aja"ucap Kimora.
"terserah kamu mau pergi atau mau pulang aku nggak akan larang kamu lagi,tapi ketika kamu pergi lagi dari rumah ini kamu sudah bukan istri aku lagi"ucap Alkha yang membuat Kimora tersentak.
"kamu mau nalak aku?"tanya Kimora.
"itu semua tergantung kamu sendiri "ucap Alkha.
"apa kamu masih mencintai aku?"tanya Kimora.
Alkha tak menjawab hanya diam dan menikmati makanan nya.
"jawab Kha!"seru Kimora.
"maaf Ra hat-"lirih Alkha tapi terpotong oleh Kimora.
"aku paham,aku kira ketika aku mutusin buat pulang kita akan bisa bersama dan bahagia lagi tapi ternyata aku salah,mungkin emang takdir kita hanya cukup sampai di sini"ucap Kimora beranjak menuju kamar.
Di kamar dia menangis sejadi nya "asal kan bersama kamu nak,mama akan baik baik saja"ucap Kimora mengelus perut nya.
"kamu beneran mau pergi lagi?"tanya Alkha marah ketika Kimora membereskan pakaian nya.
"ya" ucap Kimora.
"berati kamu memilih untuk mengakhiri rumah tangga kita?"tanya Alkha kesal.
Kimora meneteskan air mata nya "bertahan pun percuma perasaan kamu juga sudah berubah,berpisah mungkin lebih baik untuk kita"ucap Kimora pelan.
"aku kasih kamu kesempatan,kamu masih mau tinggal atau mau pergi?"tanya Alkha.
"maaf Kha,aku nggak bisa terus tinggal sama orang yang sudah tidak mencintai aku"ucap Kimora melangkah kan kaki nya.
"terserah tapi kamu harus ingat ketika kamu melangkahkan kaki keluar rumah ini,kamu bukan istri aku lagi"ucap Alkha marah.
Tapi Kimora tetap melangkah kan kaki nya keluar rumah dia memejamkan mata nya menahan air mata nya.
"dan biarkan dia bersama aku,sebagai pengganti kamu"gumam Kimora memegangi perut nya.
Kimora berjalan keluar komplek dia mencegat taksi yang sedang lewat kemudian pergi ke rumah orang tua nya.
"lo kenapa Ra kok nangis?"tanya Maya ketika Kimora masuk ke rumah.
Kimora menangis tersedu sedu "akhir nya rumah tangga aku hancur May"ucap Kimora terisak.
"kok bisa?Alkha nalak lo?"tanya Maya memeluk Kimora.
Kimora mengangguk.
"mungkin sudah takdir rumah tangga kita harus berakhir"ucap Kimora.
"kamu kenapa lagi Ra?"tanya Darwis yang muncul dari dapur.
Kimora malah menangis membuat Darwis dan Lina bingung.Kemudian Kimora menceritakan semua ke orang tua nya.
"lo sudah bilang ke Alkha alasan lo pergi ninggalin dia kemarin?"tanya Maya.
Kimora menggeleng "setelah gue pulang kemarin dia nggak mau ngomong sama gue,di cuek ke gue,dia juga bilang perasaan nya sudah berubah ke gue,jadi gue mutusin untuk pergi,karena buat apa kita bersama kalau rasa cinta itu sudah tidak ada? tapi sudah lah di jelasin pun akan percuma karena dia sudah tak mencintai gue lagi dia nggak akan terima alasan apapun "ucap Kimora.
Lina memeluk putri nya dan mengelus rambut nya.
"sabar ya nak,semua pasti akan baik baik saja"ucap Lina.
"yah,buk mulai besok Kimora mau tinggal sama nenek aja"ucap Kimora.
"terus kerjaan kamu gimana?"tanya Darwis.
"Kimora akan resign yah,dan cari kerja di tempat nenek aja"ucap Kimora.
Kimora sebenar nya hanya mau menenangkan diri,dia nggak mau punya banyak pikiran karena dia sekarang juga harus mikirin kesehatan janin yang ada di kandungan nya.
"terserah kamu aja nak,kalau itu emang sudah menjadi tekad kamu"ucap Darwis.
"iya yah,sekalian Kimora mau menenangkan pikiran sambil menunggu surat gugatan cerai dari Alkha"ucap Kimora.
Kemudian Kimora berpamitan untuk tidur,di kamar dia kembali menangis tak menyangka jika rumah tangga nya harus berakhir seperti ini.
"meskipun tanpa ayah kamu nak,mama akan berusaha merawat dan menghidupi kamu dengan layak"ucap Kimora kembali mengelus perut nya.
Sementara di rumah Alkha yang masih emosi membanting barang yang ada di dekat nya.
"kenapa kamu lebih memilih ninggalin aku daripada hidup bareng aku Ra?"gumam Alkha marah.
"apa kamu sudah beneran tidak mencintai aku?"gumam Alkha lagi meneteskan air mata nya.