
"Sil lo nggak usah ke sini sini lagi,gue nggak mau Kimora salah paham"ucap Alkha
"kenapa sih Kha?apa yang lo suka dari Kimora?"tanya Silvia.
"gue jelasin lo juga nggak bakal paham,karena lo nggak pernah cinta sama orang ,lo hanya cinta sama uang"ucap Alkha kemudian dia memanggil security untuk membawa Silvia keluar.
"lo tega banget sama gue Kha,gue masih sayang sama lo"teriak Silvia ketika petugas keamanan membawa nya keluar.
Alkha menggeleng gelengkan kepala nya "cerita kita sudah berakhir saat lo ninggalin gue dan nikah sama sahabat gue"ucap Alkha.
Kimora yang baru sampai kantor Alkha kaget ketika melihat Silvia di tarik keluar oleh satpam.
"pak maaf lepasin ya,ini teman saya"ucap Kimora menahan pak satpam untuk tidak menarik Silvia lagi.
"tapi bu,pak Alkha yang nyuruh membawa mbak ini keluar bu"jelas Satpam itu.
"iya nanti saya yang akan bicara sama suami saya"ucap Kimora.
Satpam itu pun mau melepaskan tangan Silvia.
"lo nggak apa apa Sil?"tanya Kimora
"nggak apa apa,makasih ya Ra"ucap Silvia
"iya"jawab Kimora.
"kalau gitu gue duluan ya Ra"pamit Silvia meninggalkan Kimora.
Kemudian Kimora masuk ke kantor Alkha untuk mengantar makan siang.Silvia berbalik dan menatap tajam ke arah Kimora yang di sambut baik oleh karyawan Alkha.
"gue yang seharus nya ada di posisi lo Ra,gue bakal rebut Alkha kembali dari genggaman lo"ucap Silvia.
****
"aku langsung balik kantor ya yang"ucap Kimora mengelap mulut Alkha dari sisa makanan.
"kok buru buru amat sih?"tanya Alkha.
"emang nya mau apa lagi kan kamu udah makan juga"jawab Kimora.
Alkha memeluk Kimora "aku masih kangen di sini bentar ya entar aku anter ke kantor"ucap Alkha manja.
Kimora mengangguk "aku tadi ketemu Silvia di luar di tarik tarik satpam katanya kamu yang suruh?"tanya Kimora.
Alkha mengangguk "iya"jawab nya.
"kenapa?"tanya Kimora.
"karena aku nggak mau istri aku marah lagi karena cemburu"jawab Alkha
"jika masih dalam batas kewajaran aku nggak akan marah juga"jelas Kimora.
Alkha menciumi leher istri nya "jangan ah yang"ucap Kimora.
Alkha tak menghiraukan ucapan Kimora "Alkha" ucap Kimora setengah teriak.
Alkha cengar cengir ketika melihat istri nya melotot.
"kita kan sudah sah jadi suami istri yang"ucap Alkha tersenyum.
"iya aku tahu tapi nggak di kantor juga lah kalau mau ngelakuin itu"ucap Kimora.
"iya sayangku"ucap Alkha mencubit kedua pipi Kimora.
"sudah mau jam 1 ayo antar aku yang, kamu sudah janji"ucap Kimora.
"iya sayang ayo"jawab Alkha menggandenga tangan istri nya.
"iya pak"jawab Mila
"duluan ya Mil"pamit Kimora.
"iya mbak Kimora"jawab Mila tersenyum.
****
"May,dua bulan lagi kita tunangan yuk"ucap Rio
Maya menoleh ke arah Rio "kamu beneran serius mau nikahin aku?"tanya Maya.
Rio mengangguk "iya sayang"jawab Rio.
"Tapi kamu tahu sendiri kan aku anak yatim piatu apa kamu nggak malu?"tanya Maya.
Rio meraih tangan Maya "ngapain aku malu,aku cinta sama kamu,kamu juga cinta sama aku"jawab Rio
Maya terdiam dan menundukan kepala nya.
"gimana kamu nggak?dua bulan lagi kita tunangan?"tanya Rio
"kenapa harus dua bulan lagi?"tanya Maya
"karena aku harus kumpulin uang dulu buat beliin kamu sebongkah berlian"ucap Rio bercanda.
"kamu"ucap Maya tersenyum.
"iya karena dua bulan lagi mama papa aku pulang dari luar kota"ucap Rio.
Maya mengangguk "iya aku mau"jawab nya malu malu membuat Rio mengembangkan senyuman nya.
"lusa ulang tahun Kimora,Alkha minta bantuan kita buat bikin kejutan ke Kimora,kamu mau ikut?"tanya Rio
Maya mengangguk "Alkha juga ngajak aku kok"jawab Maya.
"oh,kita ke sana bareng ya?"tanya Rio
"iya"jawab Maya mengangguk kan kepala.
****
Silvia menunggu Alkha di luar kantor.
"Kha"panggil Silvia ketika Alkha keluar kantor.
"ngapain lagi sih lo?"tanya Alkha kesal.
"aku mau ajak lo makan siang"ucap Silvia
"gie sudah ada janji makan siang bareng sama istri gue"ucap Alkha meninggalkan Silvia.
"kalau gitu gue ikut"ucap Silvia.
"nggak,lo jangan gila,maksud lo apaan sih?lo tahu kan gue suami Kimora,sahabat lo"ucap Alkha yang mulai emosi.
"terus kenapa?dia aja bisa nikah sama lo yang mantan pacar gue,masa gue juga nggak bisa deketin lo mentang mentang dia istri lo"ucap Silvia.
Alkha menggeleng gelengkan kepala tak percaya dengan pemikiran Silvia.Dia mendekat kan bibir ke arah wajah Silvia.
Silvia yang ke geer an mulai tersenyum,tapi kemudian Alkha hanya berbisik ke Silvia "kayaknya lo harus berobat deh ,sebelum gila lo makin parah"bisik Alkha sambil tersenyum kemudian meninggalkan Silvia .
Silvia menoleh ke arah Alkha yang mulai menjauhi nya dengan tatapan tajam "lo lihat aja,lo bakal bertekuk lutut di hadapan gue Kha"ucap Silvia pelan.