
Setelah menahan beberapa saat akhir nya Dinda menyatakan cinta nya ke Alkha.
"Kha,aku mau jujur ke kamu"ucap Dinda memegang tangan Alkha.Tapi dengan cepat Alkha menghindar.
"jujur masalah apa Din?"tanya Alkha.
"aku sebenar nya suka sama kamu Kha,dari awal kita ketemu"ucap Dinda jujur.
Alkha kaget mendengar ucapan Dinda, "kamu tahu aku udah punya istri dan bentar lagi aku mau punya anak"jawab Alkha tegas.
"tapi aku beneran suka sama kamu Kha,gue rela kok jadi selingkuhan kamu,aku beneran pengen jadi wanita kamu Kha"ucap Dinda.
Alkha berdiri dari tempat duduk nya tapi Dinda menahan tangan Alkha.
"maaf Din,aku nggak bisa terima kamu karena aku sayang banget sama istri aku"ucap Alkha.
"tapi kenapa Kha?apa aku kurang cantik?apa aku kurang seksi?"tanya Dinda.
Alkha menatap tajam ke arah Dinda, "jangan buat aku memandang rendah kamu Din,please"ucap Alkha.
"setelah istri kamu melahirkan dia nggak akan secantik dulu,basan nya juga nggak akan sebagus dulu,kamu pasti akan cepat bosan dengan dia"ucap Dinda masih belum terima Alkha menolak nya.
"dia mau jadi seperti apa aku nggak peduli,karena semua itu pengorbanan dia untuk melahirkan keturunan aku,apa pantas aku membalas pengorbanan nya dengan penghianatan?!"ucap Alkha meninggalkan tempat itu.
"akh,apa sih hebat nya si Kimora itu"geram Dinda menghentakan kaki nya sendiri.
Alkha melajukan mobil nya kembali ke kantor nya, "aku nggak akan ulangi lagi kesalahan aku yang kemarin,aku cinta banget sama kamu sayang"ucap Alkha memandang foto Kimora di atas meja kerja nya.
Setelah kejadian itu Alkha mulai menjaga jarak sama Dinda,karena dia tahu wanita seperti Dinda pasti punya banyak cara buat menjebak nya seperti Silvia.
"tumben lo ajak gue ketemu sama Dinda?"tanya Rio penasaran.Alkha menghela nafas dan bercerita beberapa hari yang lalu Dinda mengatakan cinta kepada nya.
"serius lo?terus lo tolak atau terima?"tanya Rio tersenyum.
"tolak lah,gue nggak akan pernah sakiti Ara lagi,apalagi dia sekarang sedang hamil anak gue,gue jadi semakin cinta"jawab Alkha.
"gila bener dari jaman masih sekolah sampai setua ini pesona lo masih kuat aja ya bro,"ucap Rio geleng geleng kepala.
"tua kepala lo peyang,baru 32 aja di bilang udah tua"dumel Alkha sementara Rio tertawa.
"terus tujuan lo ngajak gue apaan?"tanya Rio.
"karena gue tahu wanita kayak Dinda pasti bakal cri cara buat ngejabak gue"ucap Alkha.
"jadi lo jadiin gue tameng lo?"tanya Rio.
"ya,supaya dia berbalik suka sama lo,lo kan kepengen kan punya istri banyak"jawab Alkha yang langsung mendapat jitakan di kening nya.
"gue setia lah ama Maya,emang lo, nggak kuat tiap kali dapat godaan"ucap Rio tertawa.
"bacot lo!dulu itu gue khilaf sekarang nggak akan asa lagi yang nama nya khilaf"ucap Alkha percaya diri.
****
"aku pulang sayang"ucap Alkha ketika membuka pintu.Kimora yang baru masak hanya menoleh dan menjawab dengan sedikit berteriak.
"makasih sayang"ucap Kimora mencium pipi Alkha kemudian melanjutkan memasak.
Setelah selesai makan malam Alkha membantu Kimora mencuci piring.
"kamu duduk aja biar aku yang beresin"ucap Alkha menuntun Kimora untuk duduk.Setelah selesai mencuci piring Alkha menyusul Kimora yang lagi santai di ruang tamu sedang nonton tivi.
"aduh"erang Kimora.
"kenapa yang?"tanya Alkha langsung duduk di samping Kimora.
"nggak apa yang cuma nih adek kayak nya lagi sepak bola di perut,nendang mulu"jawab Kimora.
"adek kok nendang perut mama terus,adek kangen ya sama papa?"ucap Alkha di depan perut Kimora.
"aukh,nendang lagi"ucap Kimora.
"adek nggak boleh nakal ya,papa sama mama sayang adek"ucap Alkha mengelus perut istri nya.
Kimora tersenyum melihat Alkha, "ih,udah diem dia"ucap Kimora tersenyum.
"yang"lirih Alkha ketika mereka sudah mapan di tempat tidur.
"apa?"tanya Kimora menoleh.
"kamu sama mama bener,Dinda punya perasaan lebih ke aku"ucap Alkha jujur ke Kimora karena dia nggak mau menyembunyikan apapun dari istri nya.
"kok kamu tahu?"tanya Kimora.
"beberapa hari lalu dia menyatakan cinta nya ke aku"jujur Alkha,Kimora langsung menoleh ke arah Alkha.
"terus?"tanya Kimora.
"aku tolak lah,kan aku udah punya kamu"jawab Alkha.
"dia ngomong nggak kenapa bisa suka sama kamu?"tanya Kimora.
"aku nggak nanya dan nggak mau tahu,karena aku nggak akan biarin kesempatan sekecil apapun masuk merusak rumah tangga kita"ucap Alkha.
Kimora menatap Alkha dengan tersenyum, "mungkin karena jiwa playboy kamu belum hilang makanya banyak wanita yang suka sama kamu"ucap Kimora.
"karena pesona suami kamu ini yang bikin semua orang klepek klepek"ucap Alkha bangga.
"idih kepedean"ucap Kimora.
"makanya yang kamu harus sayang sayang suami kamu ini,kalau nggak nanti di embat sama kucing"ucap Alkha tersenyum.
"kalau kamu aku kasih dengan cuma cuma dong ke kucing nya"jawab Kimora tersenyum juga.
"oh,kamu rela suami kamu yang ganteng nya maksimal ini di embat kucing?"tanya Alkha agak kesal.
"ya itu tergantung kamu nya sendiri,mau sama kucing atau sama manusia yang bisa peluk kamu,cium kamu"ucap Kimora menggoda.
"pinter menggoda ya sekarang"ucap Alkha mencium bibir istri nya.