KHILAF

KHILAF
KHILAF EP.71



Alkha dan Kimora kembali ke kantor meninggalkan Dinda yang kesal dengan apa yang di lihat nya.Kimora menunggu di ruangan Alkha sementra Alkha meeting dengan Dinda dan Direktur nya di restoran tadi.


Dinda menatap Alkha dengan kagum,tapi Alkha mengacuhkan nya.Setelah meeting selesai,Dinda mencoba mengajak Alkha untuk ngobrol.


"Kha,tunggu!"panggil Dinda.Alkha masih saja tak menghiraukan nya,malah berjalan keluar restoran.


"Kha,please dengerin dulu penjelasan aku!"pinta Dinda.


"udahlah aku nggak mau denger apa apa lagi dari kamu,jangan pernah ganggu aku lagi!"bentak Alkha.


Allha meninggalkan Dinda dan kembali ke kantor nya.Ketika dia masuk ruangan nya dia mendapati Kimora tertidur di sofa dalam ruangan nya.


"kamu pasti capek"gumam Alkha melihat istri nya terlelap.Setelah kemudian dia ke meja kerjanya kembali bekerja.


Ketika sudah waktu nya pulang Alkha mendekati istri nya untuk membangunkan nya.


"mampir makan dulu ya yang?"tanya Alkha.Kimora hanya mengangguk.


Dan setelah selesai makan mereka ke danau,karena Kimora yang kepengen ke danau.Mereka duduk di pinggir danau dan bercerita.


"pak Alkha,Kimora"ucap Farel yang juga ada di tempat itu.


Alkha dan Kimora menoleh bersamaan.


"kak Farel"gumam Kimora.


Farel pun tersenyum dan mengangguk.Kemudian mereka duduk bersama dan mengobrol,tak lama kemudian Farel berpamitan karena Alkha menatap nya dengan tajam membuat Farel tidak enak hati.


"kamu jahat tahu nggak,kak Farel jadi takut tadi kamu tatap kayak gitu"omel Kimora.


"biarin,masa iya suami ngobrol bareng mantan pacar istri nya"ucap Alkha manyun.


"kamu masih cemburu sama kak Farel?"tanya Kimora.


"tuh manggil nya aja mesra banget kak Farel ,hem panggilan yang sungguh manis"ucap Alkha cemburu.


"astaga,kamu ya yang,aku aja tahu kamu di sukai wanita lain aku nggak marah,nggak cemburu karena aku tahu kamu cinta sama aku"ucap Kimora.


Kimora tersenyum kemudian menyender di bahu suami nya sambil memeluk nya.


"kamu nggak usah khawatir,aku bisa jaga hati aku kok,kan hati aku cuma satu dan itu untuk kamu sayang"ucap Kimora yang membuat Alkha mengembangkan senyuman nya.


Setelah beberapa saat mereka akhir nya pulang karena tadi sudah makan jadi mereka hanya mandi dan berih bersih kemudian bergegas untuk tidur.


"yang"panggil Kimora yang berbaring di samping nya.


"hmm"jawab Kimora menoleh ke suami nya.


"kamu nggak usah terlalu baik deh jadi orang"ucap Alkha.


"kenapa?kamu nggak suka aku baik?kamu mau aku jahat?"tanya Kimora.


"nggak gitu yang,maksud aku kamu jangan terlalu baik ama orang orang yang ingin hancurin rumah tangga kita,contoh nya Silvia sama Dinda,kamu itu terlalu baik jadi mereka selalu ingin mencelakai kamu sayang"ucap Alkha khawatir.


"kamu percaya kalau Tuhan itu ada?"tanya Kimora.Alkha menatap Kimora dan mengangguk.


"tanpa seizin dari Dia,mau ratusan orang sekalipun yang mau mencelakai aku,mereka tak akan mampu"ucap Kimora.


"tapi yang aku khawatir,lihat tadi Dinda hampir bikin kamu jatuh dan melukai anak kita,tapi kamu masih aja belain dia"ucap Alkha memegang oerut Kimora sambil manyun.


Kimora tersenyum kecil ke arah suami nya yang khawatir kepada nya.


"terimakasih sayang karena kamu sudah khawatir sama aku dan anak aku,tapi kamu harus tahu tugas aku hanya berbuat baik kepada siapa pun,termasuk orang yang jahat ke aku,karena yang berhak membalas semua nya adalah Tuhan,kita jangan pernah berhenti berbuat baik meskipun kepada musuh,karena terkadang musuh itu justru bisa menjadi teman yang baik untuk kita"ucap Kimora menjelaskan.


"kayak Silvia sekarang dia kehilangan calon anak nya,karena dulu dia juga berusaha membuat kita kehilangan calon anak kita,mungkin Tuhan ingin dia merasakan sakit seperti yang kita rasakan dulu"ucap Alkha memeluk Kimora.


Kimora mengangguk, "sekarang kamu tahu kan kalau karma itu di bayar tunai,tanpa kita turun tangan Tuhan sudah menunjukan keadilanNya"ucap Kimora.


Alkha tersenyum dan mengecup puncak kepala Kimora,dia bersyukur banget punya istri yang selain cantik juga baik dan punya pemikiran yang jauh ke depan.


"terimakasih kasih Tuhan untuk malaikat yang Engkau kirim buat melengkapi hidup hamba,terimakasih untuk dia yang selalu bisa menenangkan hati hamba,untuk dia yang membuat hamba nyaman,terimakasih dan akan selalu hamba jaga dia" ucap Alkha dalam doa nya sebelum akhir nya dia memejamkan mata nya.