KHILAF

KHILAF
KHILF EP.56



**maaf reader kalau up nya lama,karena saya beberapa hari ini sakit**


Maya dan Kimora pulang ke rumah Kimora dengan perasaan puas.


"gue senang banget deh Ra,lo berani lawan Silvia kayak tadi"ucap Maya senang.


Kimora mengambil minum dan memberi nya ke Maya "karena gue rasa Silvia udah sangat keterlaluan tadi May"jawab Kimora meminum minuman nya.


"sekali kali emang harus di gituin tuh orang,soal nya nggak tahu diri banget"ucap Maya mendukung tindakan Kimora.


"gue juga heran kok dia segitu nya ama gue,padahal gue selalu anggep dia sebagai sahabat"ucap Kimora merasa sedih.


"alah udahlah Ra nggak usah di pikirin,dia cuma iri aja ama lo"jawab Maya.


"pada seneng banget kelihatan nya?"sahut Alkha yang baru pulang dari kantor.


Kimora dan Maya menoleh karena kaget.


"udah pulang?"tanya Kimora mendekat dan mencium tangan suami nya.


"iya"jawab Alkha mencium kening istri nya.


"ehem"Maya berdehem.


"sakit lo?ke dokter sana!"ucap Alkha ikut duduk di ruang tamu.


"eh Kha,lo tahu nggak tadi Kimora nampar Silvia"ucap Maya memberitahu Alkha.


"serius?kenapa?"tanya Alkha.


"karena dia udah keterlaluan banget menurut aku"jawab Kimora pelan.


"keterlaluan gimana?"tanya Alkha pelan pula.


"dia bilang katanya kalian kehilangan calon anak kalian itu karena karma dari Kimora yang suka rebut milik orang,padahal kan itu cuma pikiran Silvia doang yang iri sama Kimora"ucap Maya kesal.


"dia ngomong gitu?"tanya Alkha agak kaget.


Kimora dan Maya mengangguk bersamaan.


"dia juga ngomong kalau Kimora nggak bisa bahagiain lo karena nggak bisa ngasih keturunan buat lo"lanjut Maya masih kesal.


Alkha menoleh ke istri nya yang menunduk.


"kamu nggak usah dengerin Silvia,aku bahagia sama kamu,dan ingat kamu bukan nya nggak bisa hamil lagi tapi cuma sulit untuk hamil lagi,jadi kamu jangan patah semangat,asalkan kita berdoa dan berusaha kita pasti akan mendapatkan nya,masih ada Tuhan"ucap Alkha memeluk Kimora untuk menenangkan istri nya.


Kimora mengangguk dan balas memeluk suami nya.


"betul itu Ra,semangat"sahut Maya menyemangati.


"lo tumben belum pulang jam segini?"tanya Alkha ke Maya ketika melirik jam sudah menunjukkan pukul 17.00 WIB.


"nunggu Rio gue,mau cari cincin buat nikahan kita"jawab Maya.


"tadi gue lihat Rio ama cewek sewaktu pulang kantor"goda Alkha.


"nggak usah manas manasin gue lo,nggak mempan"ucap Maya tersenyum.


"serius gue,kalau nggak percaya tanya aja ndiri ntar"ucap Alkha.


"sialan lo"ucap Alkha menendang kaki Maya kemudian beranjak.


"mau kemana?"tanya Kimora.


"mau mandi,kamu nggak masak yang?"tanya Alkha.


Kimora menggeleng "ntar katanya mau di traktir Maya sekalian di ajak cari cincin"jawab Kimora.


"oh,ya udah aku mandi dulu,kamu mau ikut nggak yang,mandi bareng?"tanya Alkha tersenyum.


Kimora tersenyum kecil melirik ke Maya yang melotot.


"nggak,aku udah mandi tadi"jawab Kimora tersenyum.


"nggak usah pamer deh kalian,mesra mesraan mulu"ucap Maya sewot.


"biarin orang istri istri gue ndiri,sah di mata hukum dan agama,lo kok sewot ,jangan jangan lo ketularan Silvia ya?"tanya Alkha mengerutkan dahi.


"amit amit"ucap Maya mengetuk kening nya sendiri.


"udah ah kamu buruan mandi sana sayang!"suruh Kimora.


Alkha mengangguk menurut perintah istri nya kemudian menuju kamar untuk mandi dan ganti baju.


Setelah beberapa saat Alkha kembali ke ruang tamu dan gabung sama istri dan sepupu istri nya.


"mau aku bikinin teh atau kopi yang?"tanya Kimora ketika Alkha kembali ke ruang tamu.


"teh aja yang,tapi gula nya sedikit aja"jawab Alkha.


"ntar nggak manis kalau gula nya sedikit?"tanya Kimora polos.


"asal minum nya sambil lihatin senyum kamu pasti jadi manis"ucap Alkha gombal.


"astaga,sadar woi ada orang di sini,mesra mesraan mulu dari tadi"ucap Maya sewot.


Kimora tersenyum menoleh ke Maya yang masih ngomel ngomel.


"lagian lo tuh harus nya sadar orang kalau lagi berduaan yang ketiga nya tuh setan"ucap Alkha.


Maya melempar babtal sofa ke Alkha.


"jadi lo kira gue setan?"tanya Maya ngomel.


"apaan sih May lempar lempar suami gue"ucap Kimora mengelus muka Alkha.


"sakit yang tiupin"rajuk Alkha semakin membuat Maya kesal.


"haduh bisa gila gue"ucap Maya menyeringai.


"makanya buruan suruh Rio buat halalin lo"ucap Kimora tersenyum.


"apaan,Rio aja udah punya yang lain"ucap Alkha menggoda Maya.


Maya menendang kaki Alkha kemudian beranjak ke teras buat nungguin Rio,daripada di dalam lihat Alkha dan Kimora mesra mesraan mulu membuat Maya pengen cepet cepet di halalin.