
"Sil" sapa Kimora ketika Silvia saat dia mau meeting di sebuah restoran.
Tapi Silvia hanya menoleh kemudian berlalu.Kimora mengejar Silvia.
"tunggu Sil"seru Kimora menahan tangan Silvia.
"lo mau apa lagi sih"ucap Silvia kesal.
"kok lo marah ama gue?seharusnya kan yang marah itu gue,karena lo selingkuh ama suami gue"ucap Kimora.
"terus lo mau apa?"tanya Silvia ketus.
"gue cuma mau kita jangan musuhan gini lah,kita kan sahabatan dari kecil"ucap Kimora meraih tangan Silvia.
"sahabat?"tanya Silvia tersenyum sinis.
"kita kan emang sahabat Sil dari SD"jawab Kimora.
Silvia tertawa sinis "asal lo tahu gue nggak pernah anggap lo sebagai sahabat sejak lo rebut semua perhatian teman teman gue,sejak lo pindah sekolah waktu itu semua teman teman gue pada ninggalin gue dan lebih milih temenan sama lo"ucap Silvia marah.
"gue nggak pernah rebut perhatian mereka,gue tulus sahabatan ama lo Sil tapi kenapa lo kayak gini ama gue?"tanya Kkmora kesal.
"gue benci ama Ra,karena lo selalu beruntung,lo punya orang tua yang sayang sama lo,sementara orang tua gue ninggalin gue,lo punya sahabat yang bisa nerima lo apa ada nya,sementara sahabat gue hanya ada di saat gue punya,dan ninggalin gue di saat gue nggak punya,dan lagi lo punya Alkha yang meskipun belum sepenuh nya lupa ama gue tapi dia nggak mau ninggalin lo"ucap Silvia marah.
Kimora mendekati Silvia dengan air mata yang mengalir, "Sil,gue tulus sahabatan ama lo,mau lo ada atau nggak gue tetep mau jadi sahabat lo,please kita jangan musuhan ya"lirih Kimora.
"lo masih ingat janji lo waktu SD ?"tanya Silvia.
Kimora mengingat kembali janji nya ke Silvia.Waktu itu Kimora yang baru pindah sekolah hampir di culikoleh sekelompok penjahat,tapi berkat keberaniaan Silvia,Kimora akhir nya bisa terlepas dari penculikan itu.
Tapi saat itu Silvia yang menolong Kimora malah tertabrak motor wakti melarikan diri.Silvia di rawat karena koma beberapa hari.
"makasih ya Sil berkat lo gue terlepas dari penculikan itu dan gue janji bakal penuhi permintaan lo sebagai ganti pengorbanan lo" ucap Kimora waktu itu yang akhirnya membuat mereka jadi sahabat.
"lo ingat janji lo ?"tanya Silvia.
Kimora menunduk dan mengangguk "apa yang lo mau dari gue?untuk mengganti pengorbanan lo waktu itu?"tanya Kimora.
"gue mau lo tinggalinAlkha,biarin Alkha sama gue,gue bakal bahagiain dia"ucap Silvia.
Kimora terbelalak mendengar permintaan Silvia.
"nggak gue nggak mau,gue sama Alkha saling mencintai,gue nggak bakal tinggalin dia"tegas Kimora.
"terserah lo kalau lo emang mau berterima kasih ama gue,itu permintaan gue"ucap Silvia melanglahkan kaki nya.
"lo boleh minta apapun dari gue,tapi jangan minta gue buat ninggalin Alkha,gue nggak bisa"ucap Kimora.
"terserah lo,tapi lo harus ingat kalau waktu itu nggak ada gue mungkin sekarang lo nggak ada di sini"ucap Silvia meninggalkan Kimora.
Pikiran Kimora menjadi kacau,bahkan meeting pun dia nggak fokus.
"kamu kenpa Ra?kamu sakit?"tanya Lidya yang aneh melihat Kimora nggak fokus dalam kerja.
"cuma nggak enak badan aja bos"jawab Kimora.
****
"Kha ntar kalau pulang beli makan sekalian ya,aku nggak masak lagi nggak enak badan" pesan Kimora ke suami nya.
"iya sayang.kamu sakit apa? minum obat belum?" tanya Alkha.Tapi tak dapat balasan dari Kimora.
Alkha yang tahu istri nya sakit langsung buru buru menyelesaikan pekerjaan nya.
"kok buru buru amat kenapa bro?"tanya Rio.
"Kimora sakit gue mau pulang cepet"jawab Alkha.
"sakit apa?"tanya Rio
"nggak enak badan katanya"jawab Alkha.
Setelah kerjaan nya selesai Alkha buru buru pulang dan tak lupa mampir beli makan.
Begitu sampai rumah Alkha langsung berlari karena mendengar istri nya teriak. "kamu kenapa yang?"tanya Alkha memeluk Kimora yang ketakutan.
Kimora tersadar dari tidur nya dia kaget Alkha sufah di samping dan memeluk nya. "ternyata cuma mimpi"gumam nya.
"kamu kenapa sayang?"tanya Alkha kembali.
Kimora menggeleng kemudian memeluk suami nya. "nggak,cuma mimpi buruk"jawab Kimora.
Alkha mencium kening istri nya "nggak usah takut aku ada di sini"ucap Alkha menenangkan Kimora.
Kimora mengangguk dalam pelukan suami nya.
"kenapa aku mimpi penculikan itu lagi ,apa karena tadi aku jadi kepikiran lagi"batin Kimora masih memeluk Alkha.
"makan dulu ya?"tanya Alkha.
Kimora melepas pelukan nya kemudian mengangguk "aku ambilin piring dulu"ucap Kimora berdiri tapi Alkha menahan tangan Kimora.
"biar aku aja yang"ucap Alkha.
"tapi kamu belum ganti baju"ucap Kimora.
"aku ganti baju bentar,sekalian ambil piring untuk kita makan"jawab Alkha.
Kimora tersenyum dan mengangguk.Setelah berganti baju kemudian menyiapkan makan.
"aku makan sendiri aja yang"ucap Kimora ketika Alkha mau menyuapin nya.
"sekali kali biar aku suapin kamu kan lagi sakit"jawab Alkha.
"aku udah nggak apa apa yang"ucap Kimora.
"udah nurut aja"ucap Alkha yang hanya bisa di turuti oleh Kimora.