IK MIS JE

IK MIS JE
PART 94



Tante tracy sampai di tempat yang sangat misterius. Tempat yang sangat gelap , dingin dan aneh. Tempat ini Seperti di hutan namun pohon pohon di sini terlihat sangat aneh. Pohon pohon di sini memiliki bentuk dan ukuran yang aneh. Seakan akan tante tracy sedang berada di alam atau dimensi lain. Di tengah kebingungannya, samar samar tante tracy mendengar suara misterius memanggilnya


"nyonya tracy akhirnya kamu datang juga".


Tante tracy terkejut bercampur ketakutan


"siapa itu ?".


Suara misterius tersebut kembali memanggil tante tracy


"nyonya jangan takut padaku, kemari lah , aku sama sekali tidak memiliki niat jahat terhadap nyonya".


Di antara sadar tidak sadar, seakan akan tante tracy sedang terhipnotis, sepasang kaki tante tracy berjalan dengan sendirinya melangkah pelan menuju suara tersebut


"bagus nyonya , terus mendekat ke arahku nyonya".


Tante tracy terus berjalan pelan hingga ia sampai di depan pintu batu misterius


"nyonya sekarang keluarkan benda misterius yang nyonya ambil dari lemari tuan vries".


Tante tracy menuruti perintah suara misterius tersebut. Ia mengeluarkan sesuatu dari kantongnya.


"sekarang nyonya dekatkan benda tersebut ke arah lubang kunci pintu ini".


Tante tracy menuruti perintah suara misterius tersebut. Dan dalam sekejap benda misterius tersebut berubah menjadi kunci berwarna emas


"nyonya sekarang dengarkan perintahku, tolong nyonya buka pintu batu ini dengan kunci yang nyonya sedang pegang itu"


Nyonya tracy yang sudah terkena hipnotis dan sihir dengan pasrah saja mengikuti semua perintah dari sang pemilik suara misterius.


"baik tuan".


Nyonya tracy pun membuka pintu batu tersebut dan dalam sekejap pintu batu tersebut pun terbuka.


"terimah kasih banyak nyonya tracy".


Ketika pintu terbuka ada sebuah cahaya merah misterius keluar dari pintu tersebut dan cahaya merah dalam sekejap berubah wujud menjadi iblis tua bangka berwajah buruk rupa. Melihat hal tersebut rante tracy yang tadinya masih dalam keadaan terhipnotis dalam sekejap tersadar


Tante tracy yang melihat wajah buruk rupa dari sang iblis langsung ketakutan setengah mati. Ia nyaris pingsan di tempat saking takutnya. Sang iblis terlihat sangat bahagia karena sudah bebas dari penjaranya sekaligus senang karena melihat wajah tante tracy yang sangat ketakutan


"hahahahaha sebelumnya saya ingin mengucapkan terima kasih kepada nyonya yang sudah mau membantu saya keluar dari penjara sialan ini".


Tante tracy berjalan mundur sambil gemetaran


"siapa kamu ? apa maumu ? dan mengapa aku bisa ada di sini ?".


Sang iblis tua tersebut berjalan pelan mendekati tante tracy


"siapa saya, sepertinya pertanyaan itu harus nyonya tanyakan langsung kepada sepupu nyonya tuan vries, mengapa nyonya bisa kemari itu karena memang saya yang memang memanggil nyonya kemari untuk membebaskan saya dan apa mau saya kepada anda ".


Sang iblis tua tidak melanjutkan kalimatnya. Ia hanya tersenyum misterius ke arah nyonya tracy


"apa maumu ? saya tidak mengenalmu, biarkan aku pergi dari sini".


Mendengar permohonan Tante tracy, membuat iblis tua tersebut tertawa sangat keras misterius


"asal nyonya tau, nyonya sekarang sudah tidak berada di alam nyonya, nyonya sedang berada di alam lain , sekalipun saya membebaskan dan membiarkan nyonya pergi dari sini, tentu saja nyonya tidak akan bisa pulang ke alam nyonya".


Mendengar hal tersebut tentu saja membuat tante tracy semakin panik. Tante tracy menangis ketakutan


"hiks hiks hiks, aku mohon mbah ,tolong kembalikan aku kembali ke alamku".


Si iblis tua tersebut hanya tersenyum misterius melihat tante tracy


"oh maaf nyonya, aku tidak bisa mengembalikan nyonya kembali ke alam nyonya, karena aku masih membutuhkan bantuan dari nyonya ".


Tante tracy merasa keheranan mendengar pernyataan dari sang iblis tua


"apa maksud mbah ? bukannya aku sudah membantu mbah keluar dari tempat misterius tersebut ?".


San iblis tua bangka tersebut kembali tertawa. Dari suaranya tersebut seakan akan ia sedang menyimpan rencana jahat kepada tante tracy


"hahahaha , asal nyonya tau , saya masih membutuhkan nyonya di sini".