
Tanpa sepengetahuan lyra boneka yang di berikan ikbal kepada lyra ternyata sudah di pasang kamera pada bagian matanya. Ikbal meminta bantuan temannya dion untuk memasangkannya. Ikbal sengaja melakukan hal tersebut agar dapat mengawasi lyra dari kejauhan.
"tika harus melihat hal ini , dan lyra harus segera aku selamatkan ".
Esok harinya di saat ikbal akan bersiap siap pergi ke sekolah ia masih sempat mengirimkan pesan wa kepada tante tatik.
Pesan wa ikbal kepada tante tatik
"selamat pagi tante tatik. tante ini dengan ikbal anaknya tante Irna. tante tatik Ikbal mau bertanya ke tante , apa mama masih menginap di rumah tante ? soalnya sampai sekarang mama belum pulang juga tante".
Setelah mengirimkan pesan wa kepada tante tatik, ikbal langsung memacu motornya menuju ke sekolah
Jam pelajaran pertama adalah bahasa indonesia dengan bu titin. namun karena bu titin sedang sakit , jadi ia menitipkan tugas kepada murid murid melalui bu reni. Bu titin memberikan tugas kepada murid murid di kelas ikbal untuk merangkum buku di perpustakaan. Dengan rasa malas seluruh murid murid di kelas ikbal termasuk Ikbal berjalan menuju perpustakaan. Pada saat sedang memilih milih buku, sepasang mata ikbal tertuju kepada sebuah buku yang terlihat sangat familiar di matanya
"bukannya ini buku yang tempo hari di pinjam lyra , seingat ku dia belum sempat mengembalikan buku ini karena esok harinya lyra tidak masuk sekolah ".
Ikbal pun mengambil buku tersebut
"tika , sini cepat". "iya ikbal, memangnya kamu mau menunjukkan video apa sampai sampai kita harus bersembunyi begini ?". "saya berbuat begini supaya tidak di lihat anak anak lain, kamu tau kan kalau anak anak yang lain itu suka bergosip , nanti kalau berita ini tersebar , bisa bisa lyra di jauhi anak anak satu sekolah pada saat ia sudah kembali masuk sekolah nanti ". "iya cepat ,mana video yang kamu mau perlihatkan ke aku".
Ikbal memperlihatkan video tersebut kepada tika. Mungkin di mata lyra wajah suster caroline sangat cantik. Namun di mata orang lain wajah suster caroline sangat menyeramkan. Wajah penuh luka dan bajunya penuh noda darah. luka di perutnya pun terlihat jelas. tika yang pada dasarnya penakut , tentu saja merasa takut melihat hal ini.
"ikbal aku takut ". "tika kita harus segera menolong lyra, lyra dalam bahaya" " kemarin aku sudah menghubungi kakak sepupuku mbak nana, tapi mbak nana bilang dia masih sakit, nanti kalau mbak nana sudah sembuh pasti dia akan datang membantu kita".
Ikbal melihat ada chat yang masuk. ternyata chat itu berasal dari tante tatik
Chat dari tante tatik
"ikbal maaf ya tante baru balas, soalnya tante repot sekali harus membantu kakak sepupu kamu mengurus anaknya, mama kamu tidak menginap di rumah tante. memang beberapa hari yang lalu mama kamu datang ke rumah tante untuk melihat cucu tante , tapi itu hanya sebentar. setelah itu mama kamu pulang".
Ikbal benar benar terkejut. Berarti selama ini mamanya pergi ke mana ? atau jangan jangan mamanya sedang di culik seseorang. Ikbal pun membalas chat dari tante tatik.
"tapi tante kata mama ia sedang menginap di rumah tante ". "benar ikbal tante tidak berbohong , mama kamu tidak menginap di rumah tante, atau jangan jangan ?". "jangan jangan apa tante tatik ?". "jangan jangan mama kamu sedang di culik ikbal".