
...Suster nia tidak percaya dengan apa yang sedang ia lihat sekarang. Nampak eyang murni sedang memandangnya dengan wajah pucat pasih namun dengan senyum yang misterius. Suster nia bergidik ketakutan...
..."suster nia kenapa kok tiba tiba pucat begitu melihat eyang ?"....
...Tiba tiba lidah eyang murni menjulur ke bawah. Namun keanehan lainnya muncul. lidah eyang murni semakin lama semakin turun. lidah eyang murni bertambah panjang. Tidak mungkin manusia normal memiliki lidah sepanjang itu. lidah tersebut bahkan kini turun ke tanah. Suster nia ingin melarikan diri namun apa ada kedua kakinya sama sekali tidak sanggup untuk berlari. Kini suster nia dan eyang murni saling berpandangan. Eyang murni menatap wajah suster nia yang terlihat seperti orang lapar. Eyang murni pun membisikan sesuatu kepada suster nia...
..."suster aku lapar, aku boleh tidak makan suster , aku sudah lama tidak mencicipi daging manusia apalagi daging manusia yang cantik seperti suster nia, pasti daging suster sangat enak dan empuk ?"...
...Eyang murni mengatakan hal tersebut sambil lidahnya menjilat pipi suster nia. Antara rasa jijik bercampur ketakutan membuat suster nia langsung pingsan seketika....
1 jam kemudian
...Suster nia tersadar dari pingsannya. namun pemandangan pertama yang dapatkan adalah ia melihat beberapa security sedang menjaga di sekitar nya. Pada saat suster nia akan menggerakkan kedua tangganya ia baru saja menyadari bahwa kedua tangan dan kakinya dalam keadaan terikat. Suster nia yang melihat hal tersebut merasa kebingungan sekaligus bercampur rasa ketakutan yang sangat besar. Sementara itu para security yang melihat suster nia sudah telah tersadar dari pingsannya langsung terkejut. Mereka saling bertatap sambil saling berbicara...
..."abang suster nia sudah sadar ". "iya otang, otang kamu tolong jaga suster nia sebentar ya , saya mau panggil dokter rio"....
..."mohon maaf bang sebelumnya, bukannya saya menolak perintah abang tetapi bang jujur saya tidak mau berduaan dengan suster nia , saya masih trauma dan takut bang, bagaimana kalau abang saja yang jaga suster nia di sini , biar saya saja yang mencari dokter rio". "ha dasar penakut kamu, kamu kan laki laki , kamu tenang saja ini suster nia yang asli , suster nia sudah sadar"....
...Pria yang di panggil dengan nama otang tersebut terlihat masih ragu ragu...
..."jujur bang saya masih takut sekali , abang tidak lihat bekas gigitan dari suster nia ini di tangan saya, abang saja yang jaga suster nia ya, abang kan lebih jago ketimbang saya , takutnya pada saat abang pergi suster nia tiba tiba kesurupan lagi, nanti saya di gigit lagi bang". "iya sudah terserah kamu saja , sudah sana cepat kamu pergi cari dokter rio". "iya bang, terima kasih bang"....
...mas otang segera berlari mencari dokter rio. Sementara itu security yang di panggil Abang tadi masih terlihat berjaga jaga di depan pintu. Suster nia ya tanpa sengaja mendengar percakapan mereka sedikit kebingungan....
SUSTER NIA POV
..."apa tadi aku kesurupan dan menyerang mas otang ? bukannya tadi sebelum saya pingsan malah saya yang mau di serang eyang murni ?"....
...Suster nia ingin bertanya kepada sang security yang ada di depannya ini tentang apa yang sebenarnya terjadi padanya tadi pada saat ia sedang kesurupan, sampai sampai ia menggigit tangan mas otang tetapi ia mengurungkan niatnya karena badannya benar benar di sangat lemas dan ia tidak kuat harus mengeluarkan tenaganya lagi untuk berbicara panjang lebar....