IK MIS JE

IK MIS JE
Part 110



Security senior yang sedari tadi menjaga suster nia yang di ketahui ternyata bernama abang tomy terkejut melihat suster nia kembali pingsan. Abang tomy mencoba mendekati suster nia secara perlahan. Jujur sekalipun ia terlihat sangat kuat dan pemberani, apalagi ia juga adalah salah satu security senior yang paling di takuti dan di hormati di rumah sakit ini namun tetap saja Abang tomy adalah seorang manusia biasa yang mempunyai rasa akut. Apalagi sebelumnya dengan mata kepalanya sendiri ia melihat suster nia yang kesurupan


Flashback pada saat suster nia kesurupan


Suster nia kesurupan versi abang tomy


Pada saat mang otang melewati suatu kamar pasien, samar samar ia mendengar suara seorang nenek nenek tengah berteriak ketakutan meminta tolong. Dengan panik mang otang mencari sumber suara tersebut. Dan berapa terkejutnya mang otang melihat seorang pasien di kamar tersebut bernama eyang murni sedang di gigit telinganya hingga nyaris putus oleh suster nia . Mang otang segera berlari mencari bantuan dan pada saat itu ia bertemu dengan abang tomy dan dokter rio. Dengan wajah pucat dan ketakutan mang otang menceritakan kejadian yang ia lihat. Namun karena masih sangat ketakutan membuat kalimat kalimat yang keluar dari mulut mang otang jadi tidak karuan dan membuat dokter rio dan bang tomy kebingungan.


"otang kamu ini ngomong apa sih ? bicaramu itu tidak jelas , bikin saya pusing saja". "begini bang tomy , dokter rio itu telinga di gigit , ada yang gigit telinga".


Dokter rio mencoba mencerna maksud dari mang otang


Mang otang segera berlari menuju kamar eyang murni . Dan berapa terkejut nya mereka ketika melihat telinga eyang murni sudah putus di gigit oleh suster nia. Mereka melihat ke arah suster nia. Wajah terutama bibir suster nia penuh dengan darah. Suster nia segera meludah dan membuang potongan telinga eyang murni yang di gigitnya tadi. Abang tomy, mang otang dan dokter rio langsung muntah melihat hal tersebut. Sementara eyang murni langsung pingsan seketika bersimbah darah. Suara kegaduhan tersebut memancing para dokter lain dan perawat dan berdatangan. Mereka terkejut melihat keadaan suster nia dan eyang murni yang sudah tidak karu karuan. Suster nia yang marah langsung menyerang mang otang. Mang otang segera melawan namun ia mengigit mang otang hingga berdarah. bang tomy segera menarik suster nia , seorang dokter lainnya juga ikut memegang suster nia sementara itu dokter rio mencoba menyadarkan suster nia dengan membacakan doa doa. Suster nia kembali berontak. dalam keadaan setengah sadar suster nia berkata


"dia di sana , pergi sekarang".


Belum sempat dokter rio bertanya lebih lanjut kepada roh yang sedang berada di dalam tubuh suster nia , suster nia tiba tiba pingsan. Beberapa security dan dokter segera berlari untuk mengangkat dan mengamankan suster nia dan juga untuk menolong eyang murni


Kembali ke saat sekarang


Abang tomy terus memperhatikan suster nia. Jujur ia masih sangat ketakutan dan mual setiap mengingat peristiwa tadi. Ia merasa mual setiap mengingat bagaimana suster nia mengigit telinga eyang murni sampai putus. Abang tomy memperhatikan bekas darah yang masih berada dan menempel pada mulut dan baju suster nia. Yang bisa lakukan sekarang hanya menunggu otang dan dokter rio datang