IK MIS JE

IK MIS JE
PART 37



"mas gani , aku tau bagaimana caranya kita bisa menemukan om kuswan dan mbah darsa, pakai gelang ini mas gani". "apa maksudmu ikbal ?".


Ikbal pun menjelaskan kepada mas gani tentang kalung pemberian dari om kuswan. Mas gani kini sudah mengerti dan akan meminta bantuan ardi untuk menerawang melalui media gelang ini


"ardi coba kamu pegang gelang ini , dan kamu terawang di mana keberadaan om kuswan dan mbah darsa ". "baik gani".


Mas ardi segera mengambil gelang tersebut dan mencoba menerawang di mana keberadaan om kuswan. Mas ardi pun mendapat gambaran di mana jalan yang tadi di lewati oleh om kuswan


"gani aku sudah tau di mana mereka menyekap om kuswan dan mbah darsa, ayo ikuti saya".


Mereka bertiga menyusuri jalan yang sama yang seperti di dalam gambaran mas ardi. dan mereka pun sampai di depan kastil yang sama persis dengan penerawangan mas ardi


"kita harus bagaimana , sangat tidak mungkin bagi kita untuk melewati mereka". "atau bagaimana kalau kita langsung menantang mereka untuk berduel dengan kita ?". "jangan , itu sama saja kita mencari mati "


Setelah sekian lama berfikir akhirnya mereka menemukan cara agar mereka dapat masuk ke dalam kastil tersebut


"bagaimana kalau kita mengalihkan perhatian mereka". "maksudnya mas gani ?". "aku akan membuat keributan untuk mengalihkan perhatian mereka , sementara kamu dan ardi akan masuk ke dalam untuk menyelamatkan om kuswan dan mbah darsa".


"apa kamu sudah gila gani , ini sangat berbahaya, kamu bisa mati kalau melawan para genderuwo itu sendirian , aku sama sekali tidak setuju dengan ide gila dari kamu ini". "lalu apa kamu memiliki ide lain, kita sudah tidak punya banyak waktu lagi ardi , kita ini sedang berburu dengan waktu".


Dengan terpaksa mas ardi menyetujui ide dari mas gani


"gani sahabatku berhati hatilah , setelah saya berhasil menyelamatkan om kuswan dan mbah darsa , aku akan kembali untuk membantumu melawan para pasukan genderuwo itu". "terimah kasih ardi".


Mereka bertiga memulai rencana mereka. mas gani mendatangi para genderuwo yang sedang menjaga pintu kastil dan menantang mereka


"kalian semua, tunjukkan di mana kalian sembunyikan om kuswan dan mbah darsa ". "siapa kamu wahai manusia yang sangat sombong dan angkuh ?". "tidak perduli siapa saya , tujuan saya kemari hanya untuk membebaskan om kuswan dan mbah darsa". "oh maksud kamu seorang manusia dan seorang arwah gentayangan yang sedang kami tawan di dalam kastil ini". "iya mereka berdua". "jangan mimpi kamu". "ini peringatan terakhir dari saya ". "memangnya kamu mau apa , memangnya manusia lemah seperti kamu bisa berbuat apa". "kita saling bertarung , kalau saya menang kalian harus menunjukkan di mana kalian menyembunyikan om kuswan dan mbah darsa berada . "tapi kalau tidak ?". " kalau tidak maka aku bersedia menjadi budak kalian". " menarik sekali tawaran darimu , baiklah kami terimah tantangan dari dirimu".


Mereka memulai pertarungan sementara ikbal dan mas ardi diam diam menyelinap masuk ke dalam kastil


Sementara itu mbak nana dan tante tatik mulai mendapat gangguan gaib. Tetapi mbak nana berusaha untuk tetap tenang. Mbak nana juga berusaha untuk menenangkan tante tatik. Sepertinya pagar pelindung yang di buat om kuswan untuk tante tatik mulai menghilang


Ikbal dan mas ardi akhirnya berhasil masuk ke dalam kastil. Namun mereka berdua sangat bingung harus mencari om kuswan dan mbah darsa dari mana, karena tempat ini sangat luas. Mas ardi kembali mencoba untuk menerawang. Namun entah mengapa kali ini mas ardi tidak mendapat gambaran apa apa. Seperti ada yang berusaha untuk menghalang halangi mas ardi