IK MIS JE

IK MIS JE
PART 81



Olivia menangis deras di atas makam mamanya. Ia masih tidak percaya apabila hal ini akan terjadi. Sampai sampai olivia pingsan karena tidak kuat menahan kesedihan. Semua pelayat yang melihat hal tersebut langsung di buat panik seketika. Mereka beramai ramai mengangkat badan olivia. Di rumah, keadaan olivia semakin parah karena tiba tiba badan olivia demam. suhu badannya terasa sangat panas. Beruntung ternyata ada seorang pelayat yang berprofesi sebagai dokter. Ia langsung memeriksa olivia dan memberikan olivia obat.


"bagaimana keadaan putri saya dokter ?". "tenang saja tuan vries, keadaan nona olivia baik baik saja , nona olivia hanya merasa terpukul karena di tinggal pergi selamanya oleh ibunya, saya sudah memberikan nona olivia obat penurun panas, sebentar lagi suhu badan nona olivia akan turun dengan sendirinya". "terima kasih pak dokter".


Olivia terlihat masih tertidur pulas. Mungkin lantaran efek samping dari obat yang di berikan pak dokter tadi. Para pelayat satu persatu terlihat berpamitan untuk pulang. Namun ada juga beberapa saudara dari keluarga olivia yang menginap selama semalam di rumah olivia untuk menemani papa olivia dan olivia. Para pelayan juga terlihat sibuk mengatur dan merapikan rumah. sedangkan para pelayan lain sibuk memasak di dapur. Bude marni sendiri terlihat sibuk mengatur dan menyiapkan kamar untuk salah satu sepupu dari papa olivia bernama tante tracy yang menginap di rumah olivia malam ini


"nyonya tracy ini kamarnya sudah saya rapikan". "terima kasih bude marni". "nyonya tracy tunggu sebentar ya bude mau ke dapur dulu mau menyiapkan makan malam untuk nyonya tracy, nanti kalau makan malamnya sudah siap akan saya antar kan langsung makan malamnya ke kamar nyonya tracy". "terima kasih bude". "sama sama nyonya tracy".


Tante tracy terlihat berkeliling kamarnya. Ia merasa kepanasan karena seharian ia belum sempat mandi. Akhirnya ia memutuskan untuk mandi terlebih dahulu sebelum makan malam. Namun ia baru saja teringat bahwa ia lupa membawa baju ganti. Sehingga ia pergi ke luar mencari bude marni untuk meminjam baju ganti


"bude marni, bude marni ". "iya nyonya tracy ada apa ya ?". "bude saya bisa minta tolong sesuatu tidak ?". "bisa nyonya , memangnya nyonya mau minta tolong apa ya ?". "begini bude saya ingin mandi tapi saya lupa kalau saya tidak membawa baju ganti dan kalau saya harus meminta pelayan saya mengambil baju ganti saya di rumah rasanya itu tidak mungkin karena rumah saya jauh di kota".


Bude marni lalu berfikir sejenak


Tante tracy lantas berjalan mengikuti bude marni. Ternyata mereka menuju ruang tamu menemui tuan vries.


"selamat malam tuan vries". "malam bude marni". "tuan vries apakah tuan vries sedang sibuk ?". "tidak bude marni, memangnya ada apa bude marni ?".


Bude marni pun menjelaskan maksud dan tujuannya. Tuan vries pun tersenyum


"oh begitu toh bude marni". "iya tuan".


Tante tracy pun ikut berbicara.


"iya mas saya hanya meminjam bajunya mbak arini semalam saja, saya tau sepertinya ini kurang pantas tetapi cuma badan mbak arini saja yang sama dengan badan saya".