IK MIS JE

IK MIS JE
PART 35



Di suatu rumah yang sederhana terlihat ada seorang kakek kakek yang sedang mempersiapkan sebuah ritual


"sudah cukup , kini saatnya aku untuk turun tangan langsung".


Di tengah tengah perjalanan, ikbal dan om kuswan di hadang sekawanan genderuwo


"berhenti kalian semua".


Melihat para sekawanan genderuwo yang berbadan besar tentu saja membuat ikbal ketakutan setengah mati. Namun ia tetap berpura pura terlihat berani


"mau apa kalian datang kemari ?". "maafkan kami semua tuan tuan tapi kami tidak ingin berbuat yang macam macam , kami hanya ingin melewati tempat ini saja , saya ingin mengantarkan tuan tuan ini menuju kediaman tuan saya yaitu tuan van de beek".


Sekumpulan genderuwo tersebut menatap ikbal dan om kuswan dengan penuh kecurigaan


"kami memiliki firasat bahwa salah satu dari kalian sedang mencuri buah emas milik raja kami".


Sekali lagi mbah darsa berusaha meyakinkan para genderuwo bahwa mereka tidak memiliki niat yang macam macam


"benar tuan tuan genderuwo yang terhormat, ijinkanlah kami untuk sekedar lewat di jalan ini , kami benar benar harus menuju kediaman tuan van de beek , karena ini menyangkut hidup seseorang yang tidak bersalah ".


Para genderuwo mendekati ikbal dan om kuswan. Mereka memeriksa tas dan kantong baju milik om kuswan dan ikbal. Dan ternyata di temukan sebiji buah emas di dalam tas ikbal


"kalian semua berbohong , dasar manusia manusia sialan , untung kami tidak langsung percaya kepada kalian semua".


Ikbal benar benar terkejut sekaligus merasa heran kenapa bisa ada sebiji buah emas di dalam tasnya


Om kuswan akhirnya turun tangan untuk membela ikbal


"tuan tuan genderuwo yang terhormat , tapi apa yang di katakan anak ini memang benar , sedari tadi kami benar benar berjalan lurus , tanpa mengambil apa apa di sini".


Sekumpulan genderuwo tersebut tetap tidak percaya


"kalian bertiga harus kami tangkap untuk menghadap raja kami".


Mereka bertiga yang sudah tau akan nasib mereka nanti apabila di bawa menghadap raja genderuwo pun menolak untuk di bawa pergi


"kami tidak ingin kalian bawah kepada raja kalian, kami tidak mencuri emas milik kalian". "jangan macam macam kalian , ikut kami atau". "atau apa ? ,saya tidak takut sama sekali terhadap kalian semua"


Habis sudah kesabaran para genderuwo menghadapi om kuswan. Namun target utama mereka adalah ikbal. Sehingga mereka tetap berusaha membawa ikbal. Namun usaha mereka di halang halangi oleh om kuswan


"jangan macam macam kalian , jangan berani berani kalian menangkap anak ini". "memangnya apa yang kamu bisa perbuat manusia rendah".


Pada saat mereka akan menangkap ikbal, om kuswan segera melawan mereka


"cukup lepaskan anak itu sekarang , lawan saya kalau kalian berani ". " menarik juga , baiklah akan kami terimah tantangan dari manusia seperti dirimu".


Om kuswan kini harus melawan para pasukan genderuwo demi melindungi ikbal. Walaupun sebenarnya om kuswan orang yang sangat kuat tetapi kalau ia harus melawan lima genderuwo sekaligus tentu saja ia tidak sanggup. Dan pada akhirnya pertarungan di menangkan oleh para pasukan genderuwo. pada saat mereka akan menangkap ikbal tiba tiba ada seorang gadis cantik berambut pirang yang berlari sangat cepat yang terlebih dahulu menangkap tangan ikbal dan membawa lari ikbal. Sebelum ikbal berjalan jauh samar samar ia masih mendengar suara om kuswan


"ikbal kembalilah ke alam kita , minta bantuan pada seseorang , om percaya kamu pasti bisa".