IK MIS JE

IK MIS JE
part 43



Sementara itu ikbal dan para rombongannya sudah hampir berhasil keluar dari pulau emas namun ternyata lagi dan lagi mereka di hadang oleh para pasukan genderuwo.


" berhenti kalian para manusia".


Ikbal dan para rombongannya benar benar sangat terkejut. namun olivia berusaha menenangkan mereka


"tenang mas ikbal mereka tidak memiliki niat jahat".


Salah satu dari para genderuwo tersebut menghampiri ikbal


"tenang saja kita tidak akan menangkap dan menahan kalian lagi tetapi kami ke mari atas perintah raja dan ratu kami yang ingin menemui kalian secara baik baik".


Tentu saja ikbal dan para rombongannya sama sekali tidak percaya akan hal tersebut namun lagi lagi olivia berusaha meyakinkan ikbal dan rombongannya untuk percaya kepada mereka


"mas ikbal percayalah kepada mereka, mereka tidak ingin menangkap dan menyakiti mas ikbal dan teman teman yang lain, raja dan ratu hanya ingin bertemu dengan mas ikbal, lagipula firasat saya mengatakan ada sesuatu yang ingin sang ratu sampaikan kepada mas ikbal, percayalah kepada saya".


Setelah berdiskusi bersama om kuswan dan mas gani akhirnya mereka setuju untuk untuk bertemu dengan sang raja dan sang ratu.


"baiklah kami setuju". " bagus , ikuti kami".


Mereka pun berjalan menuju istana. Sesampainya di istana mereka di sambut oleh raja dan ratu genderuwo. Begitu melihat sang ratu dalam sekejap ikbal, mas gani, mas ardi dan om kuswan terpesona dengan kecantikan sang ratu yang sangat luar biasa. Pantaslah apabila sang raja sampai menjebak sang ratu agar bisa menikahi ratu. Dan sepertinya sang raja mengetahui hal tersebut.


"sudah ku tebak kalian akan terpesona dengan kecantikan istriku".


"tenang saja saya tidak akan marah, semua orang yang melihat wajah istri saya memang akan sangat terpesona, aku sudah terbiasa menghadapi hal seperti ini".


Sang ratu hanya tersenyum mendengar pujian dari sang suami. Pandangannya pun teralihkan kepada ikbal dan para rombongan.


"ikbal ada yang ingin saya tanyakan kepadamu". "hormat saya kepada yang mulia sekiranya apa yang ingin yang mulia tanyakan kepada saya ?". "ikbal apakah kamu seorang pribumi ? kamu berasal dari hindia belanda kan ?".


Mendengar kalimat tersebut membuat ikbal sedikit kebingungan. Namun ikbal baru teringat sesuatu. Mungkin maksud dari yang mulia adalah apakah ikbal orang Indonesia. Maklum sang ratu terlahir di masa kolonial belanda yang di mana waktu itu indonesia masih bernama hindia belanda. Dan pribumi adalah sebutan untuk orang orang Indonesia asli


"iya ratu tapi kini hindia belanda sudah berganti nama menjadi indonesia yang mulia".


Sang ratu terdiam


"kamu benar ikbal, ternyata sudah 100 tahun aku berada di alam ini berdasarkan hitungan alam manusia, maafkan aku". " tidak apa apa yang mulia".


Sang raja melihat ke arah ikbal. Sang raja merasa keheranan, bagaimana mungkin anak laki laki sekurus dan semuda ikbal bisa mengalahkan para anak buahnya. walaupun ikbal memang tidak mengalahkan para genderuwo sendirian melainkan di bantu juga oleh mas ardi, mas gani dan om kuswan. Tetapi sang raja mengakui bahwa wajah yang di miliki ikbal benar benar manis khas remaja seusianya , persis seperti apa yang di katakan para putri duyung di danau


"apa benar kamu yang bernama ikbal ?". "benar yang mulia". "ternyata kamu masih sangat muda, wajah kamu juga sangat manis". "terima kasih yang mulia". "sesungguhnya aku sudah melupakan semua masalah yang terjadi di antara kita, ku harap nak ikbal dan teman teman serta paman nak ikbal mau memaafkan kami".


Ikbal pun melirik ke arah om kuswan dan mas gani. Kini giliran om kuswan selaku yang paling tertua di antara mereka semua yang angkat bicara


"saya mewakili semua anak anak di sini sudah memaafkan semua kesalahan pahaman yan terjadi di antara kita yang mulia".