IF I STAY

IF I STAY
CHAPTER 2



Setelah 1 minggu menikah,


Rania pindah ke USA bersama sang suami, setelah pulang dari masa Honeymoon mereka.


Kepergian Rania membuat Renesya merasakan untuk pertama kalinya, jauh dengan saudari yang selama ini menyayangi dirinya.


Menyedihkan memang ditinggal saudari yang sangat menyayangi diri Renesya.


Tetapi kesedihan itu perlahan menghilang, ketika Renesya selalu mendapatkan kabar bahagia dari sang Kakak.


Kabar tentang hari hari bahagia sang kakak, selalu menjadi obat kerinduan bagi Renesya yang kala itu masih berusia 18th.


Bagaimana tidak terlihat bahagia. Rania menjadi seorang istri pengusaha muda yang sukses.


Sesekali Renesya bersama Ayah dan Ibunya mengunjungi Rania di Luar Negeri.


Saat itu Renesya melihat sendiri kehidupan kakaknya yang sangat bahagia dari hasil perjodohan orang tuanya.


Hidup berlimpah harta, suami yang selalu ada untuknya, dan menikmati hidup tanpa ada kekangan.


Rania tetap dapat menikmati masa mudanya, berkumpul dengan teman teman sosialitanya tanpa harus terkekang dengan ikatan pernikahan. Itulah kehidupan Rania saat baru membina rumah tangga.


Setelah 1 tahun berlalu, kebahagian pernikahan Rania bertambah satu. Rania dikaruniai seorang Anak Laki Laki oleh Sang Maha Kuasa.


Seorang bayi laki laki lahir dengan sehat dan sempurna. Bayi itu diberi nama Ethan. Ethan Anthony Khiel.


Hari hari bahagia Rania menjadi daftar panjang yang tersimpan di memory Renesya tentang sebuah pernikahan.


Renesya berharap suatu saat nanti dirinya bisa membina rumah tangga, sebahagia kakaknya.


Kini Renesya sudah memasuki umur 20th.


Dan kejadian 2 tahun lalu terulang,


Renesya dijodohkan dengan anak sahabat Orang tuanya.


Dengan seorang laki laki yang baru berusia 23th.


Laki laki yang baru saya mendapatkan gelar sarjana nya.


Hal ini tentu berbeda dengan kakaknya, yang menikahi seorang pria yang berumur 10 tahun lebih tua.


Dan Renesya usia 25th keatas adalah usia ideal bagi seorang pria untuk dikatakan matang, dalam membina sebuah keluarga.


Tetapi Kenyataan berkata lain. Saat ini Renesya dihadapkan kepada seorang Laki laki yang akan berperan menjadi seorang PRIA.


Pernikahan ini akan tetap berlangsung, Dan...


SAH!


kini Renesya dan Evan Malik sudah resmi menjadi sepasang Suami dan Istri.


Dalam rona bahagia, didalam hati kecil Renesya bertanya "Apakah pilihanku sudah tepat. Untuk setuju Menikah dengan seseorang pilihan dari Orang tuaku ? "


Akankah pernikahan ini berhasil atau kah ??!


***


Resepsi Pernikahan yang sangat Mewah merupakan gambaran pesta pernikahan Renesya dan Evan.


Sangat banyak tamu yang hadir. Bukan hanya keluarga dan kerabat, dari keluarga besar Renesya dan Evan.


Beberapa petinggi Negeri juga ikut hadir merayakan hari bahagia sang ke dua mempelai


Nampak semua orang bersuka cita memberikan selamat atas pernikahan kedua Pasangan ini.


Dekorasi Mewah, Makanan bintang 5 tersedia melimpah, Penyanyi ibu kota serta MC papan atas juga ikut mengisi acara memeriahkan hari Pernikahan ini.


Ya, Ini memang terlihat berlebihan. Tapi tidak bagi Orang tua Renesya, Lukman dan Kinanti Wijaya memang sengaja memeriahkan pernikahan Putri Bungsu kesayangannya mereka.


Tak terasa, kini waktu menunjukan pukul jam 9 malam.


Tampak suasana gedung mulai sepi. Sudah tidak ada tamu undangan yang datang.


Wajah lelah sehabis berpesta terlihat jelas di wajah Evan.


Sesekali Evan melonggarkan dasi yang melekat indah di lehernya.


Begitu juga Renesya yang hanya duduk terlelah di kursi pelaminan.


Sesekali Renesya mencuri pandang menatap Evan suaminya.


Dilihatnya seorang pria muda juga tampan dengan postur tubuh jangkung, dan berbadan bidang, tengah berdiri di bersanding bersama dirinya di pelaminan.


Ketika Evan berbicara, bibirnya yang sedikit berwarna merah muda mungil itu selalu menyelipkan senyum ramah kepada siapapun yang menyapanya.


"Tuhan, diakah pria yang Kau pilihkan untukku? Pria yang Kau pilih untuk bersamaku menjalani sisa kehidupan ku?"


- Fall in Love -