ICE & FIRE IMMORTALITY

ICE & FIRE IMMORTALITY
SNOW & FLAMES



“Hah?” Yi Cai terkejut dan sontak mengerjapkan kedua matanya. “Apa barusan, aku menjelajahi ingatan orang lain? Siapa dia? Kenapa aku masuk ke dalam ingatannya?” Yi Cai bertanya-tanya penuh keheranan tatkala dia melihat sesuatu yang menurutnya tak berhubungan dengannya. “Mungkinkah … ini ingatan salah seorang penduduk desa terlantar ini?” Akhirnya, logikanya tertuju pada satu hal yang baru-baru dia alami.


“Benar, pemuda bernama Xiao Fan yang kau lihat dalam ingatanmu itu adalah makhluk yang saat ini mengendalikan energi jahat dan mengumpulkannya. Sebelum kau mengalahkannya, kau harus lebih dulu mengatahui asal-usulnya,” ujar suara asing itu.


“Hufftt … .” Yi Cai menghela nafas beratnya. “Kasihan sekali. Awalnya, dia hanya ingin menyelamatkan keluarganya. Tapi, dia yang terlalu lugu dan mempercayai perkataan yang belum benar-benar terbukti. Di sisi lain, aku mengasihaninya. Akan tetapi, di sisi lain aku juga harus menghentikan perbuatannya. Dia tidak boleh terus-terusan berjalan di jalan yang salah dan dijadikan sebagai boneka perantara yang dimanipulasi karena obsesinya sendiri,” tutur Yi Cai.


“Kau harus menghentikannya, sebelum dia menjadi-jadi. Kita belum tahu siapa identitas pria tua yang kau lihat di dalam ingatan pemuda itu. Namun, dia sudah pasti memiliki tujuan yang tidak bisa disepelekan. Dia menipu pemuda bernama Xiao Fan itu, sehingga Xiao Fan sendiri tak sadar jika dia telah dikendalikan oleh kejahatan,” ujarnya.


Ketika Xiao Fan telah bersedia untuk meminta bantuan sang pria tua untuk menyelamatkan dirinya dari lumpur hisap, pria tua itu pun memberikan sejumlah kekuatan spiritual ke dalam tubuh Xiao Fan.


Kekuatan spiritual yang diberikan oleh pria tua itu bukanlah sembarang kekuatan spiritual. Tatkala diberikannya merasuki tubuh Xiao Fan dan mengalir lewat peredaran darahnya, Xiao Fan telah kehilangan hati nuraninya. Harapannya untuk menyelamatkan keluarganya berubah menjadi sebuah obsesi yang berbahaya.


Energi spiritual jahat telah merajai dan mengendalikan tubuhnya, sekan dia telah kehilangan kontrol terhadap tubuhnya sendiri. Hati nuraninya telah ternodai oleh energi jahat yang mencuci bersih kebaikan dalam dirinya. Xiao Fan berubah menjadi makhluk kuat yang tak terkendali. Obsesi dalam dirinyalah yang mengendalikan kesadaran hati nuraninya.


Setelah pria tua itu berhasil mengubah Xiao Fan menjadi makhluk mengerikan, dia membisikkan bagaimana cara agar dia dapat menyelamatkan keluarganya dan mengembalikan desa tempatnya tinggal seperti semula.


Dia memberitahu agar Xiao Fan mengumpulkan 199 manusia. Kemudian, cara agar dia dapat menyelamatkan keluarganya dan mengembalikan segalanya seperti semula, yakni dengan cara menyerap kering darah manusia yang berhasil dia kumpulkan.


Sejauh ini, Xiao Fan telah berhasil mengumpulkan sekitar 100 manusia dan menyerapnya hingga kering. Sebelum ambisinya terwujud, Xiao Fan tidak akan pernah berhenti untuk mengumpulkan manusia dan menyerapnya hingga kering.


“Meskipun kesadaran hati nuraninya dikendalikan, tetapi harapan mustahil dalam dirinya yang membuat dirinya terjerat dalam obsesi berbahaya dan merugikan orang lain. Dia juga tidak hanya memerangkap siapa yang datang ke desa ini, tetapi dia juga mencari beberapa penduduk lain untuk memenuhi obsesinya itu. Itulah mengapa, tindakan iblisnya ini harus segera dihentikan,” cetusnya.


Sejenak Yi Cai memikirkan detail lain dan saling menghubungkannya. Akhirnya, dia teringat tentang pengungsi yang menghilang dari tenda pengungsian.


“Kau tidak punya banyak waktu lagi. Dia telah menyerap darah kalian dalam jumlah banyak. Jika terus berlanjut, kalian akan kehilangan darah kalian. Baiklah, aku akan membantumu untuk mengalahkannya,” cetusnya.


“Bagaimana caranya?” Belum sempat Yi Cai menyelesaikan perkataannya, tiba-tiba tubuhnya terasa memanas dan mendingin secara bergantian. Dan hal itu tentu saja menyiksanya.


Yi Cai tak berdaya, dan semakin merasakan penderitaan melebihi sebelumnya. Energi Qi dalam tubuhnya tak seimbang. Sesaat panas, sesaat kemudian terasa beku dan menggigil, layaknya dua elemen tengah beradu di dalam tubuhnya. Elemen api seperti membakar seluruh tubuhnya, lalu disusul rasa dingin yang membekukan.


“Tahanlah sebentar lagi. Kedua energi dalam tubuhmu sebentar lagi akan menyatu. Setelah membara, membeku, maka sebentar lagi akan mencair. Setelah mencair, kedua elemen itu akan menyatu,” ujarnya.


Snow dan Fire, gabungan dari kedua energi dalam tubuh Yi Cai. Salju adalah energi milik roh pelindungnya yang berwujud naga es. Sedangkan Api adalah energi spiritual yang Yi Cai budidayakan selama ini.


Untuk menutupi identitas istimewanya, Yi Cai mengira bahwa ia harus berlatih kultivasi yang bertolak belakang. Dan pilihannya adalah elemen api. Namun, dia tidak mengira bahwa kedua energi dalam tubuhnya akan disatukan. Es dan api adalah elemen yang bertolak belakang. Jika digunakan secara bersamaan, hanya akan menjadikannya kultivator bodoh karena setelah es menyerang, api akan melelehkannya.


Di sisi lain jika api yang digunakan, es akan memadamkannya. Oleh sebab itu, keduanya saling disatukan dan dinetralkan menjadi batu kristal air. Akhirnya, Yi Cai mulai merasakan energi di dalam tubuhnya saling menyatu.


“Air?” gumam Yi Cai ketika dia merasakan kesejukan energi yang mengalir di dalam tubuhnya. Tidak panas seperti elemen api, dan tidak membekukan seperti es.


“Benar, kau harus menggunakan energi air itu sebaik-baiknya. Kau ingat, kelereng spiritual tingkat 4 milik monster roh yang kau simpan? Kelereng spiritual itu akan menampung energi air dalam tubuhmu agar tak ada yang mengetahuinya. Ingatlah! Kau tidak boleh sembarangan menggunakan energi air itu. Energi air akan beraksi ketika energi es dan api dalam tubuhmu melemah,” ujarnya.


“Energi air? Sepertinya, air terlalu lemah untuk dikatakan hebat dari kedua energi gabungan. Bukankah antara es dan api, keduanya lebih kuat daripada air?” Yi Cai tak mengerti alasan mengapa dikatakan bahwa energi gabungan dalam tubuhnya yang berelemen air lebih kuat dari 2 energi yang terpisah.


“Air adalah elemen terbanyak dan terkuat di dunia. Elemen air di Dunia Continent sangatlah luas dan luas. Dunia kita menampung banyak air, langit menjatuhkan air, tubuh kita membutuhkan air, dan juga, kita tak akan bisa hidup tanpa air. Air dapat memadamkan api, tetapi api tidak bisa membakar air selain mendidihkannya dan membuat air semakin kuat. Bahkan, air pun dapat mencairkan bongkahan es. Hingga pada akhirnya, bongkahan es tetap kembali ke wujud aslinya menjadi air. Jadi, jangan meremehkan elemen air yang kau anggap lemah. Semakin tenang, semakin mencurigakan dan memusnahkan,” jelasnya.