
saat pulang sekolah di perjalanan , marissa mendengar semua teman temannya menggosip kan tentang dia dan john yang tidak benar
"eh itu marissa. masa john mau sama yang begitu?"
"ih..marissa itu terlalu jablay untuk john"
"eh tau ga tau ga.."
begitulah kata kata yang terdengar oleh marissa.
semakin kesalnya marissa, ia sampai berteriak "AKU DAN DIA TIDAK ADA HUBUNGAN APA APA!!!!" hingga semua orang mendengar. termasuk john dibelakangnya yang sedari dari tadi mengikutinya karena takut marissa di jaili oleh orang yang benci pada marissa.
"begitu tidak suka nya dengan ku kah?" pikir john
tiba2 kevin datang dan mendorong john dari belakang dengan bahunya. john tidak terjatuh. ia kesal karena kevin mendorongnya dan tidak meminta maaf. malah menampakkan wajah meledek
kevin pun mendekati marissa dan menepuk punggung nya.
"hay cewek!" teriaknya
seketika, orang orang yang sedang menggosipi marissa langsung menatap sinis marissa seakan akan marissa itu wanita genit yang mendekati para pria
"hey lihat..kevin si tampan juga didekati olehnya"
"hey..bagaimana si john? marissa mau pilih siapa ya?"
"eh si john kasian tuh hihihi"
"wanita seperti marissa mah musnah saja dari muka bumi ini!"
setiap kata kata menyakitkan seperti itu, terdengar oleh marissa meski orang orang itu berbisik.
kevin lalu merangkak tangannya ke pundak marissa
marissa merasa tidak nyaman dengan perlakuan kevin seperti ini. ia tidak suka digosiipi. lalu ia pun berkata "ehm..kevin..eh anu.. kak, tolong lepaskan"
"oh tidak semuda itu ferguso. jadi, kamu mau gak ke rumahku? ayo kita lakukan hal yang tadi kita bicarakan."
para siswa siswi yang lainpun makin menggosiipi mereka karena perkataan kevin yang membuat mereka salah paham.
"ehm..baiklah. tolong lepaskan kak.." jawab marissa ragu ragu.
kevin pun langsung melepaskan tangannya dari pundak marissa. lalu ia langsung mencubit pipi marissa dan berkata "manis.. oke! jam 11 besok aku tunggu dirumahku sesuai alamat yang kuberikan tadi saat pertemuan pertama kita. besok libur ini kan. kamu dan aku bebas"
"oke...." marissa malu malu karena kevin tiba tiba mencubit nya.
john yang terbakar api cemburu dibelakang, langsung berlari menghampiri marissa dan menggenggam marissa lalu menariknya kabur dari samping kevin dan mengajaknya kabur dan berlari.
"hosh hosh...hosh kak... stop!!! aku ga kuat!! ah.... ha. ha.." pinta marissa
john menjawab "oke oke. jawab pertanyaanku"
"apa?!"
"apa yg kalian bicarakan? kamu.. apakah kamu menjual tubuhmu? kalau kamu tidak punya uang, aku bisa membantumu. bukan seperti ini caranya!"
"apaan sih kak! aku benci kamu!!!"
marissa kesal lalu pergi meninggalkan john
john ter diam di tengah jalan karena bingung dia salah apa tiba tiba marissa marah seperti itu padanya.
memang ya kodrat cowo itu ga peka wkwk
tanpa ia sadari, ia sudah jatuh hati dengan marissa. kalau tidak, kenapa barusan ia cemburu dan menarik tangan marissa?
saat sudah sampai di rumah , marissa langsung berlari kekamar nya dengan kesal dan sedih. ia tidak tau mengapa ia harus sedih karena john. tapi jika kesal, ia tau ia kesal karena john berkata sepeeti itu seakan mengganggab dirinya murahan.
saat sampai dirumah, john juga langsung pergi kekamarnya dan mencari tau di internet penyebab wanita marah. tapi tak ada satupun yang masuk akal.
tapi, ia masih marah pada marissa karena baru beberapa waktu tapi sudah dekat dengan kevin