
"hadeh.. dasar kalian. okey lah. silakan luruskan masalah kalian. aku tidak ingin ikut campur~" ucap kevin di sela sela pembicaraan mereka.
kevin pun pergi meninggalkan marissa dan john berdua saja
risa : "ehm.. john. maaf ya udah ngatain kamu menjijikan"
john : "okey okey gpp. santuy"
risa : "uhhh tp aku masi merasa bersalah. apa lagi kamu udah ngebantuin aku terus dan sekarang malah bikin tania (orang yang mengatai marissa) di skors. bagaimana caraku membalasmu?"
john : "hm... gimana yahhh... yauda, dibalas pakai tubuh mu aja"
risa : "HAH??!! JOHN!GALUCU LAH AMBIGU GUE"
John : "hah? apasih ris? maksud aku kamu jadi pacar aku ajaa"
risa : "oh.. bilang yang jelas dong. bikin ambigu aja"
john : "emg kamu mikir apa hayoo?"
risa : "ughh diem. yauda ayu balik kekelas"
marissa pub membalikan badannya dan jalan menuju kekelas. namun, john menarik tangan marissa dan berkata "jawab dulu dong mau gak jdi pacar aku?"
otomatis marissa terkejut. awalnya ia mengira john hanya bercanda
"hah?! apasi.. ayo balik kekelas" ucap marissa
"ris. kenapa? gamau?" tanya john
"uh.... bukan gamau... tp..aku merasa g cocok untuk jd pacar kamu. apa lagi banyak yg suka denganmu. aku takut makin dijauhi dan di hujat semua orang" jelas marissa
suasana seketika menjadi hening. mereka pun kembali kekelas tanpa mengucapkan kata kata apapun. canggung.
*PULANG SEKOLAH*
"RISA!!" teriak seseorang dari belakang
marissa pun menengok kebelakang dan ternyata itu adalah john yang berlari mengejar marissa yang sedang berjalan pulang.
"hah? ad apa?" tanya marissa
"a..aku! aakuuu akan melindungimu! apapun yang terjadi! aku benar benar mencintaimu bahkan semenjak pertama kali melihatmu dikantin hari itu!" ucap john dengan jujur
"hah? CINTA???!! EH APA? TUNGGU TUNGGU... dikantin??? maksudnya apa? emang sebelum kenal kita pernah ketemu, ya?" tanya marissa yang terkejut
"iya! aku melihat seseorang yang tidak peduli dengan penampilan luar. dan orang itu adalah kau. aku muak melihat orang orang yang hanya melohat penampilan luar dan sok baik didepanku. anu... mamaku...." ucap john
"mama mu? kenapa?" tanya marissa
"uh.. mamaku mencintai seseorang yang menginginkan uang dan mukanya. maka dari itu, semenjak saat itu aku memutuskan untuk mencari pasangan hidupku yang benar benar mencintaiku. bukan hanya ingin uangku dan tampangku saja!" ucap john secara keras
"ugh.. john..." ucap marissa kaget
seketika suasana menjadi hening dan john memutuskan untuk mengantar marissa pulang (mereka pulang jalan kaki karena rumah marissa dan sekolah hanya berjarak 12 menit)
*sesampainya didepan rumah marissa*
risa : "john.. [aku mau]" (ia menggunakan bahasa isyarat)
john : "hah..? aku? aku apa???"
risa : "ugh.. masa harus aku ucap sih?! AKU MAU!!!!
john mulai tersadar dan senang. tanpa sadar, ia memeluk marissa dan berkata "terimakasih".
raisa (adik tiri marissa) melihat marissa dan john yang sedang berpelukan sambil bergandengan tangan. ia merasa kesal dan langsung turun
raisa : "KAK! JANGAN MESRA MESRAAN DIDEPAN RUMAH DONG! KAK JOHN ITU GAMUNGKIN SUKA SAMA LO. NYADAR DIRI KEK" teriak rais
marissa yang mendengar hal itu langsung kaget dan mulai memikirkan hal hal negatife. john tidak suka dengan hal itu lalu mengatakan
"hoo... nanti saat kamu dewasa, gabole mesra yah? lagian kita hanya berpelukan. itu wajar untuk orang yang BERPACARAN, kan?"
raisa yang mendengar hal itu langsung sakit hati dan langsung kembali kedalam rumah dengan malu.
"hahaha. jangan memikirkan hal negatife dong. cintai dirimu sendiri. kamu manis, lho" ucap john
"ih apasih john gausah ngegombal,dah -_-" ucap marissa dengan malu
"okei sampai jumpa besok ya." ucap john
"okeii" balas marissa
*KEESOKAN HARINYA*
ketika ingin membuka pintu, tiba tiba... DORRR!!
HAPPY BIRTHDAY TO YOU.. HAPPY BIRTHDA HAPPY BIRTHDAY~
marissa terkejut mendapat supries dari teman teman sekelasnya "a.. ada apa ini? kenapa kalian mengingat ulang tahunku??"
"DARI JOHN DONGGG" ucap seluruh siswa dikelas
uh.. john. terimakasih. aku benar benar bahagia dan cinta dengan diriku sendiri semenjak bertemu denganmu. hidupku berubah.
hidupku juga berubah semenjak bertemu kamu, risa. aku cinta kamu. terimakasih telah ada di hidupku
TAMAT
AMANAT : CINTAI DIRIMU SENDIRI! TETAP RENDAH HATI DAN JANGAN TERLALU SERING BERPIKIRAN NEGATIFE.