I Want to Be Loved

I Want to Be Loved
pdkt



marissa kembali ke kesadarannya bahwa ia tidak boleh mencintai lelaki. ia langsung bersikap dingin dan jutek begitu John menanyai namanya. "bukan urusanmu" kata marissa. john merasa terpukul dan malah ingin mengetahui marissa lebih dalam lagi. marissa pun langsung melewati john dan bersikap dingin. namun, john tak pantang menyerah. ia tetap mengikuti marissa. "APAAN SIH! BERHENTI MENGIKUTIKU!!!" marah marissa. john terkejut dan merasa bersalah. "baiklah kalau itu yang kamu mau. aku sebenarnya adalah kakak kelasmu. tidak wajarkah kalau kakak kelas ingin mengenal adik kelas? begitu tidak maunya kamu kah sampai marah kepadaku?" jawab dingin John. marissa kaget akan perkataan john. lalu john langsung berputar balik badan dan pergi meninggalkan marissa. "NAMAKU MARISSA!" teriak marissa. karna ia takut john akan menggosipinya besok sebagai adik kelas yang sombong, maka ia memberitahu namanya. john menoleh kembali dan tersenyum.



deg deg *suara jantung marissa



sesampaimya di rumah, marissa teringat akan perkataan john barusan." Bagaimana ini? aku takut john marah padaku. bagaimana kalau aku digosipin sati sekolahku!!" itulah yang ada dipikiran marissa sampai malam hingga membuatnya tidak bisa tertidur,



haha dasar marissa ga peka ya 🤣



keesokan harinya


karna ia memang sangat benci digosipin. apa lagi oleh john. john itukan terkenal di sekolah karna ketampanan nya, pasti semua orang akan memihaknya. dalam perjalanan marissa kesekolah, marissa tidak sengaja bertemu dengan amaraisa (raisa panggilannya) yaitu adiknya yang sedang mendekati john. "ko johnn pulang sekolah kita makan ice cream sambil kencan yuukk?" kata raisa. "baiklah." jawab john. mendengar perkataan john, marissa makin yakin bahwa john memang bukan anak baik. marissa berpikir bahwa john adalah lelaki playboy yang hanya menjadikan hati wanita sebagai mainan!



marissa sangat membenci raisa, adiknya. karna ia merasa raisa sering menyusahkan ibundanya. raisa tidak pernah berpikir bahwa mereka sedang kesusahan. tapi malah sering pergi shopping. raisa juga sering mengambil apa yang bukan haknya. seperti mengambil pacar marissa dahulu. marissa mempunyai mantan yang bernama kevin. kevin adalah anak yang alim. ya begitu... namun kevin ternyata selingkuh kepada raisa. hal itu diketahui oleh marissa. saat itu, kevin langsung berkata kepada marissa ia hanya memanfaatkan marissa karna marissa pintar.



saat pulang sekolah*


marissa melihat john dan raisa berjalan ke arah rumahnya marissa sambil makan ice cream. john tak sengaja melihat marissa dibelakangnya lalu berkedip. "apa apaan sih maksud." kata marissa sebal. raisa juga melihat kakaknya, marissa di belakang mereka. karna raisa ingin membuat marissa iri dengan barang miliknya, raisa langsung menggandeng erat tangan john. john merasa jijik dan melepaskannya. "aduh! kakak, karna kakak ice creamku jatuh! apa ini yang kaka sebut pacaran? pacaran itu ga bakal saling menyakiti pasangannya!" marah raisa. john pun menjawab dengan dingin dan jutek "sejak kapan kita pacaran? aku tak akan sudi berpacaran dengan ibu ibu yang dandanannya menor sepertimu dan manja". marissa tertawa kecil mendengar hal itu. raisa menjadi marah lalu kabur. sekarang, hanya tinggal ada john dan marissa. akhirnya, mereka berdua memutuskan untuk pulang bersama meskipun canggung. "ehmm.. kak jangan gosipin aku yah"


pinta marissa. "lah? sejak kapan aku pandai. bergosip? aku hanya pandai dalam 3 hal. mau tau?" tanya john. marissapun menjawab apa kak? "pertama, aku pandai dalam pelajaran. kedua, aku pandai olahraga. dan ketiga, aku hanya pandai melihatmu, marissa."