
Eliana jelas mendengar suara pria yang memanggil suaminya dari mobil di sebelah mereka yang menghadang jalan mereka, mobil itu terus mendesak Loren yang mengemudi dengan berhati hati. Cherry menatap keluar dia melihat pria itu,” siapa dia?” tanya Eliana.
“ Dia saudara angkat ku sayang, dia orang yang kuceritakan sebelumnya,” jelas Loren singkat.
Eliana terus memandangi orang itu dengan tatapan penasaran, dia merasa kesal dan marah pada pria itu namun dia mendapati senyuman licik Tuan Harry yang menatap ke arah mobil mereka. Bukannya takut pada Josh, Eliana malah marah pada pria yang duduk di samping Josh dan menatap ke arah mereka dengan seringai licik seolah insting Eliana mengatakan kalau pria itu bukan ornag baik.
“ Sayang yang duduk disebelahnya itu paman yang kamu bicarakan ya?” tany Eliana memperjelas.
“ Iya, dia tangan kanan Josh, dia berpihak pada josh, mereka sama sama menuduhku sebagai pembunuh ayah dan ibu,” ucap Loren .
“ Aku tidak suka dengan cara dia memandang kalian. Dia mencurigakan,” ucap Eliana tiab tiba.
“ Mereka satu komplotan sayang, sama sama orang jahat, tentu saja kamu tidak nyaman melihat mereka .” ucap Loren.
Sementara itu Josh terus mengemudi dan menghardik mereka dari sebelah mobil, terkadang tiba tiba mendekat dan membuat Loren gugup sambil tertawa dia menghina Loren .
“ Hahahah apa kau takut bajingan, ini hanya peringatan pertama untukmu Loren, selanjutnya aku akan melakuan serangan yang lebih brutal hahahah... lihat saja aku akan menghancurkan semua kebahagiaanmu, akan kulakukan apa pun caranya...” teriak Josh sambil tertawa terbahak bahak.
Loren mengepalkan kedua tangannya, dia takut, panik dan khawatir di saat yang sama, “ Loren, sayang tenanglah, kita akan baik baik saja, kamu percaya pada diri kamu..” Eliana menguatkan suaminya yang tampak ragu.
“ Maafkan aku...” ucap Loren merasa bersalah.
“berkonsentrasilah nak, ayah percaya padamu!" ucap Pak yanto yang turut menghibur Loren.
Eliana menatap ke luar jendela, dia menatap wajah Josh, seketika dia mengingat wajah yang familiar itu, wajah anak lelaki yang dulu pernah dia temui di pemakaman, di tempat dimana ibunya juga disemayamkan,saat itu dia melihat anak yang wajahnya mirip pria itu sedang menangis dan dia menghibur anak itu,” apa itu dia? Tapi kenapa dia jadi jahat?” gumam Eliana sambil terus menatap Josh.
Josh yang sedang mengemudi tiba-tiba di buat terdiam dengan tatapan mata Cherry yang sangat sulit diartikan. Ingatan tentang bagaimana Eliana kecil kala itu menghiburnya membuat dia terdiam dan menurunkan kecepatannya. Eliana, perempuan yang selama ini dia cari ternyata malah menikah dengan saudaranya yang jadi musuhnya sekarang.
Josh menurunkan kecepatannya saat Eliana terus memandanginys seolah mengatakan bahwa dia kecewa melihat Josh tumbuh menjadi pria penuh dendam seperti ini. Tiba tiba Josh menurunkan kecepatannya dan menghentikan permainannya saat tatapan eliana membuatnya merasa terintimidasi.
“ Josh apa yang kau lakukan? Kenapa menghentikan mobilnya, kejar mereka bodoh!!!" teriak tuan Harry, dia bahkan sampai membentak Josh hanya karena pria itu menghentikan kendaraannya saat tuan Harry begitu menikmati permainan seru ini, dia sangat senang melihat orang lain menderita apalagi jika semuanya berada di bawah pengaturannya.
“ Joshh..... apa ini karena perempuan jal4ng itu..” pekik Tuan Harry yang malah keluar dari kendalinya karena marah dnegan sikap Josh yang lemah terhadap wanita.
Josh terkejut saat tuan Harry justru membentaknya hanya karena masalah kecil itu.
“paman sejak kapan kau berhak memerintahku SIALAN!!" Josh membentak tuan Harry kembali, dia sangat kesal dengan sifat semena mena pria yang bukan siapa siapa itu.
Tuan Harry terdiam saat sadar dengan apa yang dia lakukan,” ehh hahahha..aku hanya terlalu bersemangat, maafkan paman Josh, habisnya kau tiba tiba menghentikan kecepatan mobilmu jadi aku....”
“ sialan, diamlah atau kuturunkan kau di jalanan ini!!" kesal josh yang malah terbawa emosi dan kekesalannya.
“ sabar dan tenang Harry, tak masalah , ini demi takhta dan semua harta Kiriye,” batinnya yang membangkitkan percaya dirinya lagi.
“ Lihat saja apa yang akan kulakukan setelah ini, kalian berdua akan mati di tanganku , namun sebelum itu kalian akan melihat wanita itu melayaniku dan kubunuh di depan mata kalian anak-anak sialan tak tau diri!!” umpat tuan Harry di dalam hatinya.
Josh tidak lagi melakukan pengejaran, tatapan mata Cherry tadi membuatnya merasa kalut dan kacau.
"hentikan pengejaran, kembali ke markas!" pria itu berbicara melalui earphone yang terhubung dengan anak buahnya.
Setelah pengejaran yang begitu sengit itu, Josh dan seluruh anak buah nya yang dihajar habis-habisan oleh anak buah Loren dan Xavier kembali ke markas dengan sisa kekuatan yang mereka miliki.
Tuan Harry adik dari mendiang tuan Kiriye, orang yang ambisius dan sangat pencemburu, dia akan melakukan apa saja untuk mendapatkan keinginannya termasuk membunuh kakaknya dan kakak iparnya. Tujuannya hanya satu , yaitu menguasai kekuatan besar Kiriye, beberapa kali dia mencoba untuk mempengaruhi Josh, namun pria itu sulit untuk bergeming. Hingga dia memfitnah Loren dan menjadikan pria itu sebagai kambing hitam untuk membuat Josh panas hati.
Dia memberikan bukti palsu tentang pembunuh kedua orangtuanya, menyalahkan Loren atas apa yang terjadi dengan tuan dan nyonya Kiriye. Hal ini membuat Josh naik pitam, dia berhasil dipermainkan oleh tuan Harry demi kepentingan pria licik itu.
Fakta paling mengejutkan adalah bahwa yang membunuh orang tua Loren dan Josh adalah tuan Harry sendiri, dia menjebak mereka di dalam sebuah rumah dengan mengatakan bahwa dia akan memberitahu siapa Loren sebenarnya, identitas anak yang mereka didik seperti anjing pemburu itu.
Namun nyatanya setelah mengungkap identitas Loren, pria itu membunuh mere berdua dan membakar rumah itu. Meninggalkan jejak Loren disana dan membuat Loren menjadi pembunuh kedua orangtuanya.
Tuan Harry menatap pasukan yang babak belur kerena kalah jumlah itu, dia mengeraskan rahangnya karena lagi-lagi rencananya tidak berhasil.
"sialan seharusnya kita pakai lebih banyak anak buah!!" geram Tuan Harry yang sejak tiba di markas tak bisa tenang karena Josh menyerah dan akan buat mereka kalah tanding.
Josh tak peduli dengan umpatan pria itu, dia naik ke kamarnya di lantai dia dan memilih mengurung diri.
Tuan Harry tak bisa menerima kekalahan," Satu-satunya cara adalah menculik wanita itu, ya aku akan menghancurkan mereka berdua dengan menculik wanita itu, mereka akan melihat kekuatan Harry yang sesungguhnya, lihat saja, aku pasti berhasil!!!" gumam Tuan Harry.
Sementara itu, Loren dan yang lain kini bernafas lega, Mereka dikawal ketat oleh anak buah menuju kediaman keluarga Park. Loren tak bisa membiarkan ayah dan istrinya tinggal di rumah lama, hal ini terllau berbahaya.
"Sayang kita mau kemana?" tanya Eliana.
"Ke rumah nenek Luna, akan lebih aman jika kita tinggal disana aku terlalu takut membiarkan kalian tinggal di rumah lama, " jelas Loren.
.
.
.
like, vote dan komen 🤗