Heaven Road

Heaven Road
7. Mentari esok masih bersinar 7



Walaupun sama-sama berada di ranah Alam Dewa, namun perbedaan kekuatan antara Xu Feng dengan Gong Liwei dan Su Pengfei begitu kentara. Terdapat dinding pemisah kekuatan yang begitu kentara antara ranah Alam Dewa tahap puncak dengan ranah Alam Dewa tahap awal. Hal itu membuat Xu Feng yang harus meladeni Gong Liwei serta Su Pengfei yang merupakan ranah Alam Dewa tahap awal tidak merasa tertekan. Malahan dirinya terlihat bisa mendominasi pertarungan antara ketiga orang ranah Alam Dewa tersebut.


"Tuan Su.. Kita harus menghancurkan formasi pelindungnya! Formasi itu benar-benar merepotkan..." Ucap Gong Liwei yang kedua tangannya telah terbalut bongkahan berlian. Bongkahan berlian tersebut sangatlah keras, bahkan lebih keras dari baja sekalipun. Namun pukulan yang selama ini dirinya berikan tidak pernah bisa menyentuh tubuh Xu Feng.


"Kau benar... Tapi menghancurkan formasi pelindung itu juga tidak mudah. Menghancurkan formasi itu butuh teknik tingkat tinggi yang mengorbankan banyak Qi." Balas Su Pengfei yang kini berdiri di samping Gong Liwei. Dua buah cambuk yang terbuat dari darah miliknya melilit di kedua tangannya. Cambuk darah tersebut seakan menjadi perpanjangan tangan Gong Liwei.


"Hahaha... Mana kesombongan kalian yang tadi kalian perlihatkan? Kini kalian bagaikan dua ekor tikus yang tengah ketakutan." Xu Feng yang masih melayang di udara menatap kedua lawannya di atas tanah dengan tatapan meremehkan.


"Tua bangka ini..." Su Pengfei menggigit giginya sendiri menahan kesal atas ucapan dari Xu Feng. Seumur hidup baru kali ini dirinya merasa begitu diremehkan oleh seseorang.


"Kau akan menelan kata-katamu di neraka!" Su Pengfei menarik cambuk darah miliknya kembali ke dalam tubuhnya. Dirinya mengeluarkan satu talisman dari cincin dimensi miliknya, membuat segel tangan dan menggigit ujung ibu jari miliknya. Satu tetes darah keluar dari ibu jarinya dan dirinya menempelkan satu tetes darah tersebut ke talisman yang melayang di hadapannya.


"Tekhnik rahasia... Iblis penjaga!"


Talisman di hadapan Su Pengfei mengeluarkan cahaya keunguan. Cahaya tersebut semakin terang hingga akhirnya meredup dan berubah menjadi satu lingkaran hitam pekat. Dari dalam lingkaran hitam tersebut muncul sepasang tangan hitam. Sepasang tangan hitam yang seakan sedang berusaha menarik tubuhnya dari dalam lingkaran tersebut.


"Aaarggh..." Satu raungan keras menggema dalam kegelapan malam ketika sang pemilik tangan hitam keluar dari dalam lingkaran hitam seutuhnya. Satu sosok berwarna hitam dengan berbagai corak merah darah di sekujur tubuhnya kini tengah melayang beberapa centimeter di atas tanah.


"Ini..." Bukan Xu Feng yang terkejut, melainkan Gong Liwei yang berdiri di samping Su Pengfei yang tidak bisa menahan rasa ketakutan. Sosok setinggi dua meter yang baru saja dipanggil oleh Su Pengfei tersebut memancarkan aura kematian yang begitu mendalam. Dari keberadaannya sosok hitam itu saja, insting Gong Liwei berteriak untuk meminta tubuhnya segera meninggalkan tempatnya berdiri.


"Tidak buruk... Bisa memanggil satu iblis untuk membantumu bertarung. Tapi apa kamu yakin itu akan membantu?" Xu Feng nampak tidak terkejut melihat kemunculan iblis yang dipanggil oleh Su Pengfei. Dirinya sudah menjelajahi hampir seluruh benua Kura-kura Raksasa. Keberadaan tentang iblis tentu sudah dirinya ketahui. Dan tentu saja dirinya juga pernah bertarung dengan sosok yang bernama iblis tersebut.


"Besar mulut! Kita lihat apa mulutmu itu masih bisa membual?" Su Pengfei yang sudah mengatur nafasnya setelah melakukan satu pemanggilan kini bersiap menyerang. Dirinya sangat percaya diri dengan bantuan iblis penjaga miliknya Xu Feng akan bisa dikalahkan.


"Kau serang dari jauh... Aku akan menghancurkan pelindungnya!" Ucap Su Pengfei sebelum maju menyerang beserta iblis penjaga miliknya.


Gong Liwei pun mengangguk singkat. Dirinya mengeluarkan sejumlah Qi untuk bersiap melancarkan serangan jarak jauh.


Trang...


Trang...


Beberapa kali Su Pengfei memberikan serangan dengan pedang miliknya, namun serangan tersebut selalu membentur sebuah bola pelindung yang melindungi Xu Feng. Bola pelindung yang mengelilingi Xu Feng bagaikan sebuah perisai yang mustahil untuk ditembus.


Namun berbeda dengan serangan Su Pengfei. Serangan dari iblis penjaga Su Pengfei selalu Xu Feng hindari. Xu Feng tidak pernah sekalipun berusaha menghalau atau menepis serangan iblis penjaga secara langsung. Xu Feng pernah berhadapan dengan seorang iblis, dan menghalau serangan iblis secara langsung adalah suatu tindakan yang fatal.


"Dia selalu menghindari serangan dari iblis penjaga..." Gong Liwei merasa melihat satu titik kelemahan dari bola pelindung Xu Feng. Dirinya pun langsung menyiapkan satu serangan pamungkas sembari menunggu jeda waktu yang tepat untuk menyerang.


"Kau memang hebat... Bisa membaca situasi dengan tepat..." Su Pengfei tidak menduga Xu Feng bisa mengetahui kemampuan dari iblis penjaga miliknya dengan selalu menghindari serangan dari iblis penjaga.


Namun Su Pengfei justru senang dengan hal tersebut. Dengan Xu Feng yang terus menghindari serangan dari iblis penjaga miliknya, Su Pengfei yakin akan ada satu celah besar yang bisa dimanfaatkan oleh dirinya maupun Gong Liwei.


"Teknikmu ini memang merepotkan... Tapi kamu lupa satu hal... Kalian masuk ke dalam wilayahku, itu artinya aku masih punya banyak mainan di lengan bajuku..." Meskipun sedikit tersudutkan karena harus terus menghindari serangan iblis penjaga Su Pengfei, Xu Feng tidak panik. Dirinya lah yang membangun wilayah Sekte Air terjun berantai, ada begitu banyak hal yang sudah dirinya persiapkan di balik wilayah Sekte Air terjun betantai.


"Tarian Naga air terjun!" Xu Feng mengeluarkan Qi dalam jumlah besar. Dengan beberapa segel tangan dirinya mengeluarkan salah satu teknik kuat miliknya.


Air dari air terjun yang secara normal turun ke bawah kini berbelok dengan sendirinya. Aliran air terjun tersebut keluar dari jalurnya dan melayang ke udara. Ujung air terjun tersebut membentuk sebuah kepala naga yang terbuat dari air.


"Hoooargh...." Satu raungan terdengar ketika ujung kepala naga terbentuk sempurna. Meskipun hanya terbuat dari air, naga yang dikendalikan oleh Xu Feng tersebut nampak begitu mencekam dan mengerikan.


"Terimalah!" Xu Feng mengarahkan naga miliknya untuk menyerang iblis penjaga Su Pengfei. Besarnya kepala naga dan cepatnya serangan Xu Feng membuat iblis penjaga Su Pengfei tidak bisa menghindari serangan Xu Feng. Iblis penjaga Su Pengfei tertelan ke dalam mulut naga dan hanyut dalam aliran air yang membawanya.


Xu Feng tidak berhenti disitu, dirinya mengarahkan kepala naga untuk menjadikan Su Pengfei target selanjutnya. Su Pengfei yang sudah siap dengan serangan Xu Feng tentu tidak bodoh. Dirinya mengeluarkan Qi dalam jumlah besar untuk bergerak menghindari serangan dari Xu Feng.


"Gong Liwei! Cepat bantu aku!" Su Pengfei mengumpat kepada rekannya yang hanya diam memandang dirinya dikejar-kejar oleh naga air milik Xu Feng.


Gong Liwei yang masih terpaku karena melihat teknik Xu Feng akhirnya sadar dari keterpakuannya. Dirinya membentuk satu segel tangan untuk mengaktifkan teknik yang sudah dirinya persiapkan sedari tadi.


"Tinju Berlian!"


Dari kepalan tangan Gong Liwei muncul seonggok kristal berwarna putih yang nampak seperti berlian. Gong liwei mengumpulkan Qi dalam jumlah besar dan melesatkan kedua tinjunya ke arah naga air Xu Feng.


Dua bongkahan kristal berdiameter tiga meter melesat dengan cepat. Menabrak kepala naga air yang masih mengejar Su Pengfei.


"Hem... Spirit root yang unik... Sepertinya ini akan sedikit merepotkan." Gumam Xu Feng yang melihat naga airnya bisa ditahan oleh teknik Gong Liwei.


"Aku benar-benar harus totalitas sekarang." Gumam Xu Feng sembari mengeluarkan pancaran aura Qi yang sangat besar. Membentuk sebuah segel tangan untuk mengeksekusi satu tekhnik terhebat miliknya.


"Badai kematian!"